Puncak acara Semercu Sahabat Bumi Vol. 2 in Collaboration with Owrite Goes to Campus yang digelar di Universitas Mercu Buana, Kamis 25 Juni 2026, berlangsung meriah.
Rangkaian kegiatan resmi ditutup dengan penampilan spesial solois muda Erlangga Saputra yang berkolaborasi bersama Semetras Band, grup musik yang beranggotakan mahasiswa dari berbagai program studi di Fakultas Teknik Universitas Mercu Buana.
Penampilan kolaboratif tersebut menjadi penutup seluruh rangkaian agenda yang telah berlangsung sepanjang acara.
Sebelum penampilan musik, panitia lebih dahulu menggelar babak final sejumlah kompetisi, mulai dari News Anchor hingga Debat Mahasiswa.
Selain itu, panitia juga mengumumkan para pemenang berbagai lomba kreatif yang meliputi Poster, Video Iklan Layanan Masyarakat, Video Jurnalistik, dan Fotografi.
Seluruh kompetisi tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menampilkan kreativitas sekaligus meningkatkan kemampuan di bidang komunikasi dan media.
Seminar Bahas Efisiensi Energi Berkelanjutan
Tidak hanya menghadirkan kompetisi dan hiburan, Semercu Sahabat Bumi Vol. 2 juga menggelar seminar bertema “Efisiensi Energi”.
Seminar menghadirkan dua narasumber, yakni Wakil Rektor Universitas Mercu Buana Prof. Rizki Briandana, M.Comm., Ph.D., serta Ketua Program Studi Teknik Mesin Universitas Mercu Buana Ir. Muhammad Isradi, S.T., M.T., Ph.D.
Dalam pemaparannya, keduanya menekankan pentingnya efisiensi energi melalui perubahan perilaku masyarakat, pemanfaatan inovasi teknologi, serta kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia industri, dan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung transisi menuju energi berkelanjutan.
Usai tampil bersama Semetras Band dan penyanyi Akbar, Erlangga membagikan kabar terbaru mengenai perjalanan karier musiknya.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana itu mengungkapkan bahwa dirinya tengah mempersiapkan extended play (EP) berjudul Rendjana yang akan segera dirilis dalam waktu dekat.
EP Rendjana adalah proyek solo saya yang menceritakan perjalanan emosi seorang anak kota, dari berharap sampai akhirnya berdamai. Sosok Rendjana menjadi simbol harapan dan tujuan yang ingin saya capai,”
ujar Erlangga.
Makna di Balik EP Rendjana
Penyanyi berusia 21 tahun tersebut menjelaskan bahwa nama Rendjana dipilih sebagai simbol sosok perempuan yang bersinar.
Menurut Erlangga, karakter tersebut merepresentasikan harapan, perasaan, sekaligus tujuan yang ingin diwujudkan melalui karya-karya musiknya.
EP Rendjana nantinya akan berisi enam lagu yang saling terhubung dalam satu alur cerita. Seluruh materi lagu ditulis sendiri oleh Erlangga, sementara proses produksinya dikerjakan bersama produser Oli Lazuardi dan gitaris Sulung.
Erlangga mengungkapkan bahwa pengerjaan EP tersebut memerlukan waktu yang cukup panjang. Hal itu karena proses kreatif tidak hanya berfokus pada penulisan lagu, tetapi juga penyusunan konsep serta narasi agar seluruh lagu memiliki keterkaitan cerita yang utuh.
Dengan proyek Rendjana, Erlangga berharap dapat menghadirkan karya yang mampu mewakili perjalanan emosional sekaligus menjadi identitas musikal dalam perjalanan karier solonya.
















