Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 30 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • Korupsi
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Hype / Viral Tampil Tanpa Hijab di YouTube, Penyanyi Iran Parastoo Ahmadi Dihukum 74 Kali Cambuk
Hype

Viral Tampil Tanpa Hijab di YouTube, Penyanyi Iran Parastoo Ahmadi Dihukum 74 Kali Cambuk

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
Last updated: Juni 29, 2026 6:02 pm
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Follow:
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
3 jam lalu
Share
Parastoo Ahmadi
Parastoo Ahmadi (Foto: YouTube/Parastoo Ahmadi)
SHARE

Penyanyi Iran Parastoo Ahmadi dilaporkan dijatuhi hukuman 74 kali cambuk setelah tampil tanpa mengenakan hijab dalam sebuah konser yang disiarkan melalui kanal YouTube pribadinya. Putusan tersebut memicu kecaman dari organisasi hak asasi manusia dan komunitas seni internasional yang menilai hukuman itu sebagai bentuk pembatasan kebebasan berekspresi. 

Kejadian tersebut bermula ketika dirinya bernyanyi dalam sebuah konser yang berlangsung pada Desember 2024 di sebuah caravanserai di Iran. Dalam penampilan berdurasi sekitar 27 menit itu, Ahmadi membawakan sejumlah lagu, termasuk lagu patriotik Az Khoone Javanane Vatan (From the Blood of the Youth of the Homeland), tanpa mengenakan hijab. Video tersebut kemudian viral dan telah ditonton jutaan kali di YouTube miliknya.

Baca juga:
5 Potret Lamaran Asnawi Mangkualam dan Yuriska Patricia, Tampil Serasi… Pesepak bola Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, resmi melangkah ke jenjang yang lebih…
Kenapa Banyak Orang Memilih Nikah Sama Bule? Ini Alasan, Tantangan,… Pernikahan antara warga negara Indonesia (WNI) dengan warga negara asing (WNA) atau…
Pasar Asemka, Surga Belanja Alat Tulis yang Wajib Dikunjungi Usai… Kawasan Kota Tua selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata favorit…
  • 5 Potret Lamaran Asnawi Mangkualam dan Yuriska Patricia, Tampil Serasi dengan Nuansa…
  • Kenapa Banyak Orang Memilih Nikah Sama Bule? Ini Alasan, Tantangan, dan Aturan…
  • Pasar Asemka, Surga Belanja Alat Tulis yang Wajib Dikunjungi Usai Wisata Kota…

Melansir dari The Guardian, pengadilan di Kota Qom menjatuhkan hukuman 74 cambukan kepada Ahmadi. Selain itu, delapan anggota tim produksi yang terlibat dalam konser tersebut juga dilaporkan menerima hukuman serupa, disertai larangan bepergian ke luar negeri selama dua tahun serta larangan berkegiatan di bidang seni dalam periode yang sama. Otoritas Iran menyebut pertunjukan tersebut sebagai konten yang tidak bermoral dan melanggar norma hukum maupun agama. 

Kasus ini kembali menyoroti ketatnya aturan berpakaian bagi perempuan di Iran. Sejak Iranian Revolution, perempuan diwajibkan mengenakan hijab di ruang publik, sementara penyanyi perempuan juga menghadapi berbagai pembatasan, termasuk larangan tampil solo di depan audiens campuran. 

Direktur Advokasi Center for Human Rights in Iran yang berbasis di Amerika Serikat Bahar Ghandehari mengecam putusan tersebut. Ia menyebut hukuman cambuk terhadap Ahmadi hanya karena bernyanyi dan tampil tanpa hijab menjadi bukti bahwa situasi hak asasi manusia di Iran belum mengalami perubahan.

Hukuman 74 cambukan terhadap Parastoo Ahmadi menunjukkan bahwa kondisi HAM di Iran tetap memprihatinkan, meskipun pemerintah berupaya membangun citra yang lebih baik di mata dunia,”

ujarnya.

Menuai Pro dan Kontra

Pengacara hak asasi manusia dari Dadban Legal Center, Moein Khazaeli, menilai putusan tersebut tidak memiliki dasar hukum yang kuat. Menurutnya, hukum pidana Iran tidak mengkriminalisasi aktivitas perempuan yang bernyanyi, bermusik, maupun mempublikasikan karya musik.

Khazaeli juga menegaskan bahwa hukuman cambuk terhadap seniman maupun warga sipil tidak hanya menjadi persoalan hukum domestik, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran serius terkait kewajiban Iran dalam menghormati hak asasi manusia internasional. Berbagai organisasi HAM internasional bahkan menganggap hukuman cambuk sebagai bentuk penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi.

Putusan itu turut memicu reaksi dari sejumlah tokoh seni Iran di pengasingan. Aktris Iran-Inggris, Nazanin Boniadi, menyebut vonis tersebut menjadi pengingat bahwa aparat Iran masih mempertahankan praktik represif terhadap perempuan dan kebebasan berekspresi.

Sementara itu, aktris Iran Setareh Maleki mengaku penampilan Ahmadi memberikan semangat perlawanan bagi banyak perempuan Iran. Menurutnya, keberanian Ahmadi tampil tanpa hijab meski mengetahui risiko yang akan dihadapi menjadi simbol perjuangan perempuan Iran untuk mempertahankan hak mereka.

Bagi seniman yang menolak tunduk pada sensor di Iran, menjalani kehidupan sehari-hari saja sudah merupakan bentuk perlawanan,”

kata Maleki.
Tag:DicambukParastoo Ahmadipenyanyi Iran
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Hilwa Urwatul
ByHilwa Urwatul Wutsqa
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang hadir di OWRITE untuk meramu isu-isu sosial menjadi bacaan yang ringan dan relatable.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
‘Magnet’ Politik Jokowi Sudah Luntur, Safari di Lampung jadi Alarm untuk PSI dan Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden ketujuh Joko Widodo (tengah) menyapa relawan saat menghadiri Rakorda DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di kota Bandar Lampung, Lampung, Sabtu (27/62026).
1
Prosesi Adat Jokowi Injak Kepala Kerbau Tuai Tafsir, Pengamat: Perang Politik Lawan PDIP!
By Rahmat Tunny
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menginjak kepala kerbau saat menghadiri prosesi adat di Lampung. (Sumber: Istimewa)
2
Malam Reuni Bareng SBY-JK, Pagi Roy Suryo Langsung Jalani Sidang Gugat Kapolda Metro Jaya
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo gugat Kapolda Metro dan Jaksa Agung terkait penangkapan paksa dirinya kasus pencemaran nama baik Presiden Ke-7 Joko Widodo ke PN Jaksel.
3
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir
By Ani Ratnasari
Ilustrasi cuaca panas ekstrem di Eropa.
4
Profil Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad yang Kini Jadi Komisaris PT Krakatau Posco
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Mufli Budi Ananda (Sumber foto: Threads @gisalamri)
5

BERITA LAINNYA

Lamaran Asnawi dan Yuriska
Hype

5 Potret Lamaran Asnawi Mangkualam dan Yuriska Patricia, Tampil Serasi dengan Nuansa Adat Bugis Modern

Pesepak bola Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, resmi melangkah ke jenjang yang lebih…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
13 jam lalu
Ilustrasi kamar Hotel. (Sumber: Mercure Bandung City Centre)
Hype

Hotel Indonesia Bangkit, Wisatawan Asing Rela Bayar Lebih Mahal demi Liburan di RI

Setelah mengalami penurunan selama tiga bulan berturut-turut pada pertengahan tahun, industri perhotelan…

Syifa FauziahHardani Triyoga
By
Syifa Fauziah
Hardani Triyoga
13 jam lalu
Percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia
Hype

Bukan Lagi Soal Teknologi, Layanan Purna Jual Jadi Kunci Percepatan Kendaraan Listrik di Indonesia

Percepatan penggunaan kendaraan listrik di Indonesia dinilai tidak lagi bergantung pada inovasi…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
Petugas menggiring tersangka kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan berat Taufik Hidayat (tengah) setibanya di Polda Jabar, Bandung, Jawa Barat
Hype

Kasus YTR Bandung Jadi Pengingat, Psikolog Ungkap Tanda-Tanda Abusive Relationship yang Sering Diabaikan

Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29) di Kabupaten…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
13 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up