Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 26 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / RI Harus Waspada, Kasus Maduro Bukti Negara Adidaya Tak Tunduk Hukum Internasional
Internasional

RI Harus Waspada, Kasus Maduro Bukti Negara Adidaya Tak Tunduk Hukum Internasional

owrite-adi-briantikadusep-malik
Last updated: Januari 4, 2026 5:11 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Dusep Malik
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Follow:
8 bulan lalu
Share
Presiden Donald Trump dan Presiden Nicolas Maduro. (Sumber: Unsplash/Library of Congress)
Presiden Donald Trump dan Presiden Nicolas Maduro. (Sumber: Unsplash/Library of Congress)
SHARE

Sabtu dini hari, 3 Januari 2026, pasukan elite Amerika Serikat Delta Force, mencokok Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, di Istana Miraflores, Caracas. Penangkapan atas dugaan perdagangan narkoba. 

Daftar isi Konten
  • Respons Venezuela 
  • China Kecam Tindakan Trump

Maduro dan Cilia telah diterbangkan keluar Venezuela dan kini berada dalam tahanan AS, kemungkinan menuju New York untuk pengadilan. Kejadian dinilai bukan sekadar penegakan hukum lintas negara. Lebih dari itu, aksi sepihak Washington ini merupakan pesan simbolik yang mengerikan bagi dunia yaitu hukum internasional tidak lagi berlaku di hadapan kepentingan negara adidaya.

Dosen Hubungan Internasional, Universitas Pelita Harapan, Edwin Tambunan membedah insiden ini sebagai preseden berbahaya yang harus diwaspadai oleh negara-negara berkembang, termasuk Indonesia. Narasi pemberantasan narkoba yang dibangun AS hanyalah selubung dari motif dominasi yang gagal dicapai lewat jalur diplomasi.

Ia berpendapat ada dua makna penangkapan Maduro. Secara subjektif, AS membangun legitimasi tindakannya dengan menempatkan Maduro sebagai kriminal, bukan kepala negara. Tuduhan narco-terrorism (terorisme narkoba) digunakan sebagai pintu masuk untuk mengabaikan kedaulatan Venezuela atas nama pertahanan diri.

Pertama, makna subjektif. Dalam perspektif AS, penangkapan dilakukan karena Maduro dianggap sebagai pelaku kejahatan. Salah satu tuduhan yang disampaikan adalah Maduro terlibat narcoterrorism yang mengganggu kepentingan keamanan AS. Terkait hal ini AS merasa punya dasar hukum melakukan penangkapan tanpa menghormati kedaulatan Venezuela karena dilakukan sebagai self-defense,”

ucap Edwin kepada owrite, Minggu, 4 Januari 2026. 

Meskipun publik tahu bahwa tindakan ini dilakukan karena AS gagal “menundukkan” Venezuela dan oposisi yang didukung AS tetap belum mampu mengambil alih kekuasaan. Penangkapan Maduro bisa dianggap sebagai peringatan keras bagi siapa pun yang “berani” berseberangan dengan Washington.

Makna yang kedua bersifat simbolik. Penangkapan terhadap Maduro menjadi pesan kuat kepada seluruh negara musuh-musuh AS bahwa negara adidaya ini sanggup melakukan cara apa pun apabila kepentingannya terganggu. Di luar kepentingan ekonomi, politik, dan keamanan di balik alasan yang disampaikan AS, pesan simbolik ini merupakan tujuan penting dari tindakan penangkapan,”  

jelas Edwin.

Menyadari situasi seperti ini, maka tidak ada cara lain bagi negara-negara yang berhubungan dengan AS, termasuk Indonesia, ataupun musuh AS untuk lebih berhati-hati menavigasi hubungan mereka. Hukum, rezim, dan organisasi internasional tidak akan berdaya untuk menghentikan aksi negara besar seperti AS jika kepentingannya terganggu. 

Edwin berkata mengandalkan negara besar lain juga tidak akan sepenuhnya menghentikan agresi. Pengalaman di Ukraina dan Venezuela menunjukkan hal ini. Ukraina luluh lantak meski mengandalkan AS dan Eropa Barat, sementara Venezuela hanya bisa gigit jari meski mencoba meraih dukungan dari Rusia dan Tiongkok.

Respons Venezuela 

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez.
Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez. (Sumber: Youtube/TeleSURE)

Setelah penangkapan, Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez menegaskan Maduro adalah presiden satu-satunya di Venezuela. Pernyataan ini muncul setelah Donald Trump mengatakan, bahwa ia adalah pemimpin baru negara tersebut, setelah Maduro ditangkap oleh pasukan AS.

Lebih lanjut Rodríguez mengatakan, pemerintah siap “membela” Venezuela, setelah Trump menyatakan AS bakal “mengendalikan” negara tersebut; dan ia menyerukan agar warganya tetap tenang dan bersatu; mengecam agresi bersenjata terhadap negaranya; dan menambahkan bahwa dewan pertahanan negara telah diaktifkan. 

China Kecam Tindakan Trump

Gambar Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh DEA AS.
Gambar Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh DEA AS. (Sumber: Istimewa)

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa Beijing menyatakan keprihatinan serius atas tindakan AS yang secara paksa menangkap Presiden Nicolas Maduro dan istrinya serta memindahkan mereka keluar negeri. 

Langkah AS tersebut jelas melanggar hukum internasional dan norma-norma dasar dalam hubungan internasional serta tujuan dan prinsip-prinsip Piagam PBB. Cara AS mengirim pasukan untuk menangkap Presiden Maduro dan istrinya adalah salah dan ditentang oleh sejumlah negara.

China menyerukan kepada AS untuk memastikan keselamatan pribadi Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, segera membebaskan mereka, menghentikan upaya penggulingan pemerintah Venezuela, dan menyelesaikan masalah melalui dialog dan negosiasi,”

kata juru bicara China dikutip dari Global Times.

Tindakan hegemonik AS tersebut secara serius melanggar hukum internasional dan kedaulatan Venezuela, serta mengancam perdamaian dan keamanan di Amerika Latin dan kawasan Karibia. China dengan tegas menentangnya. 

Kami menyerukan kepada AS untuk mematuhi hukum internasional dan tujuan serta prinsip-prinsip Piagam PBB, dan berhenti melanggar kedaulatan dan keamanan negara lain,”

kata juru bicara tersebut.
Tag:berita pilihanDonald Trumpindustri minyaknarkotikaNicolas MaduroSpillVenezuela
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Viral Video Rombongan Bus Serbu Jakarta Jelang Demo 27 Agustus, Polisi Cek Tol dan Temukan Fakta Ini
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi bus di jalan tol.
1
Asap Karhutla Bikin Palembang Sesak: 9.313 Kasus ISPA Tercatat hingga Agustus 2026
By Syifa Fauziah
Pengendara memakai masker saat pembagian masker gratis di simpang empat RS Charitas Palembang, Sumatera Selatan, Senin (24/8/2026).
2
Demo 27 Agustus 2026 di DPR/MPR: Ini Daftar Aliansi dan Tuntutannya
By Ani Ratnasari
Peserta aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta melakukan aksi damai di depan Gedung Parlemen, Jakarta,
3
Saat Bantuan Menipis di Pengungsian: Gempa NTT Buka Borok Penanganan Bencana
By Syifa Fauziah
Sejumlah pengungsi beraktivitas di tenda pengungsian mandiri di Pota, Sambi Rampas, Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (23/8/2026).
4
Empat Kali Terjerat Narkoba, Revaldo Ungkap Alasan Mengejutkan Kembali Pakai Sabu
By Rahmat Baihaqi
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Nasriadi.
5

BERITA LAINNYA

Sumber foto: X/@562side
Internasional

4 Orang Hilang di Jeju Ditemukan Meninggal, Polisi Diduga Tutup Kasus Tanpa Cek Korban

Dalam kurun tiga hari, empat orang yang sebelumnya dilaporkan hilang di Pulau…

Ani RatnasariAmin-Suciady-Owrite
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
5 jam lalu
Foto udara saat terjadi kebakaran lahan di kawasan Gunung Bahagia, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Internasional

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Makin Parah, Malaysia dan Brunei Dorong ASEAN Turun Tangan

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan kembali…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Pasukan Garda Revolusi Iran
Internasional

Garda Revolusi Iran Siapkan Skenario Hadapi ‘Perang Ekonomi’ Baru Trump

Garda Revolusi Iran menegaskan sudah menyiapkan sejumlah langkah untuk menghadapi tekanan ekonomi…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Jalur Selat Hormuz kembali dibuka untuk semua kapal yang melintas.
Internasional

Iran Ultimatum Kapal di Selat Hormuz, Pelanggar Terancam Denda hingga Disita

Iran perketat pengawasan terhadap kapal yang melintas di Selat Hormuz. Kapal yang…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up