Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Menguak Kematian Ayatollah Ali Khamenei, Israel Retas CCTV Jalan Iran hingga Gunakan AI
Internasional

Menguak Kematian Ayatollah Ali Khamenei, Israel Retas CCTV Jalan Iran hingga Gunakan AI

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: Maret 5, 2026 1:30 pm
Iren Natania
Dusep
Share
Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei. (sumber foto: X/Mohamed Warsame)
SHARE

Kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, pada Sabtu, 28 Februari 2026, masih menjadi pertanyaan mengenai taktik dari Israel untuk menghabisi pemimpin Iran tersebut. 

Daftar isi Konten
  • Penetrasi Jangka Panjang
  • Israel Menunggu Kesempatan yang Tepat

Pasalnya, segudang pemboman dan berbagai kematian pejabat tinggi Iran, kerap kali dilakukan Israel tanpa ada tanda-tanda penyerangan. 

Menurut sebuah laporan The Financial Times, kamera lalu lintas di jalan-jalan Teheran, menjadi salah satu kunci dari bagaimana Israel membidik Khamenei dengan ‘pas’.

Kamera-kamera tersebut ternyata telah diretas selama bertahun-tahun lalu, dan memungkinkan Israel untuk memetakan kota secara detail, menetapkan pola pergerakan, dan membangun gambaran yang kompleks tentang apa yang terjadi di dalam ibu kota musuh. Hal ini diungkapkan secara langsung oleh seorang pejabat anonim Israel.

Meski demikian, peretasan kamera-kamera di jalanan Teheran hanyalah satu bagian dari sistem pembunuhan yang jauh lebih kompleks. The Financial Times melaporkan hal yang lebih rinci, Israel menggunakan “mesin produksi target” bertenaga AI yang mampu memproses sejumlah besar data. 

Dari mesin tersebut, tercipta intelijen visual, intelijen manusia, intelijen sinyal, komunikasi yang dicegat, citra satelit, dan banyak lagi. Hasilnya adalah lokasi yang sangat tepat dalam bentuk koordinat grid 14 digit. 

Penetrasi Jangka Panjang

Melansir dari CNN Internasional, Kamis, 5 Maret 2026, kuantitas informasi yang sangat besar itu membutuhkan komputer canggih untuk memproses, mengurutkan, dan menganalisis data guna mendapatkan apa yang diinginkan Israel, yakni target atau seseorang yang mereka incar.

Sistem tersebut, yang dibuat selama dekade terakhir, membutuhkan tim yang terdiri dari beberapa orang untuk memvalidasi rekomendasi serangan dan menyempurnakan prosesnya,”

kata sumber tersebut, termasuk para ahli teknologi, analis data, dan insinyur.

Hal ini menambah apa yang telah berulang kali ditunjukkan Israel sebagai penetrasi jangka panjang ke lingkaran dalam Iran, yang memungkinkan Israel untuk membunuh puluhan ilmuwan dan pejabat nuklir terkemuka Iran selama bertahun-tahun, mencuri arsip nuklir negara itu, dan membunuh pemimpin politik Hamas di Teheran. Bagi Israel, sistem ini telah terbukti efektif sebelumnya.

Pada awal perang 12 hari antara Israel dan Iran pada Juni tahun lalu, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengerahkan kemampuan yang sama dalam serangan pembuka, menurut pejabat Israel kedua. Serangan itu menewaskan perwira militer berpangkat tertinggi Iran, kepala Korps Garda Revolusi Islam elit, dan seorang ajudan dekat Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Pada Sabtu pagi, ketika AS dan Israel melancarkan serangan gabungan besar-besaran terhadap Iran, sistem tersebut digunakan sekali lagi.

Target utama adalah Pemimpin Tertinggi Iran yang kini telah meninggal, Ali Khamenei, yang menurut para pejabat Israel merasa rentan pada siang hari. 

Israel Menunggu Kesempatan yang Tepat

Menteri Pertahanan Israel Katz, sebelumnya mengatakan bahwa Israel tidak memiliki kesempatan untuk menargetkan pemimpin tertinggi pada bulan Juni, karena kemungkinan besar ia berlindung di bunker bawah tanah dan tidak bersuara.

Kini muncul kesempatan untuk menyingkirkan bukan hanya Khamenei, tetapi juga para pemimpin keamanan dan militer tertinggi Iran, beberapa di antaranya merupakan pengganti mereka yang telah dibunuh Israel pada bulan Juni.

Meskipun AS dan Iran terlibat dalam negosiasi mengenai program nuklir Teheran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu percaya bahwa pembicaraan tersebut pasti akan gagal.

Pemerintahan Trump juga diklaim telah menawarkan jawaban yang berubah-ubah tentang apa yang diinginkannya dari pembicaraan tersebut, tetapi Israel memperjelas bahwa mereka merasa tidak akan pernah ada cukup titik temu untuk mencapai kesepakatan, dan tentu saja bukan kesepakatan yang dapat diterima oleh Netanyahu, yang telah melobi dengan keras menentang perjanjian nuklir Iran sebelumnya.

Bagi pemimpin Israel yang paling lama menjabat, yang telah menghabiskan sebagian besar karier politiknya untuk mengkhotbahkan kepada dunia tentang bahaya Iran yang memiliki senjata nuklir, saatnya untuk Israel bertindak pun telah tiba. Netanyahu bertemu dengan Presiden Donald Trump di Gedung Putih pada 11 Februari. Diskusi pribadi antara kedua pemimpin tersebut berlangsung hampir tiga jam, dan mereka hanya merilis satu foto.

Seperti yang dilaporkan CNN sebelumnya, pembicaraan tersebut bukan tentang negosiasi Iran yang sedang berlangsung. Sebaliknya, yaitu tentang apa yang terjadi ketika pembicaraan tersebut gagal. 

Netanyahu menyampaikan kepada Trump informasi intelijen baru tentang kemampuan militer Iran.  Pertemuan tersebut menyusul serangkaian diskusi militer dan intelijen tingkat tinggi antara AS dan Israel ketika rencana serangan gabungan AS-Israel mulai terlihat jelas.

Pada Jumat sore, 27 Februari 2026, pukul 15.38 Waktu Bagian Timur, Trump memberikan perintah yang memulai serangan pembuka. Pesan tersebut berbunyi, “Operasi Epic Fury disetujui. Tidak ada pembatalan. Semoga berhasil,” menurut pejabat tinggi AS, Jenderal Dan Caine.

Ini adalah serangan siang hari berdasarkan peristiwa pemicu yang dilakukan oleh Pasukan Pertahanan Israel, yang dimungkinkan oleh Komunitas Intelijen AS,”

ungkap Caine.

Meskipun dia tidak memberikan rincian lebih lanjut, kemungkinan besar dia merujuk pada serangan Israel yang menewaskan Khamenei dan banyak pemimpin tertinggi Iran, yang dilaporkan juga memanfaatkan intelijen Amerika untuk menentukan lokasi pemimpin tertinggi Iran di kompleks kediamannya.

Dalam beberapa jam, Israel mulai optimis tentang hasil serangan itu, bahkan tanpa mengetahui secara pasti bahwa Khamenei telah meninggal.

Konfirmasi itu datang pada Minggu pagi, ketika stasiun televisi pemerintah Iran mengumumkan bahwa: “Pemimpin Tertinggi Iran telah mencapai kesyahidan.”

Tag:AIAS-Israel vs IranAyatollah Ali Hosseini KhameneiCCTVEditorialiranIsrael
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
dusep-malik
ByDusep
Redaktur
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Aktivis KontraS Andrie Yunus. (Sumber: Amnesty International)
Hukum

Senjata Makan Tuan, Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus Alami Luka Bakar di Wajah

Anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Serda Edi Sudarko, turut terdampak dan mengalami luka bakar di wajah saat mengeksekusi Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie…

By
Rahmat
Syifa Fauziah
3 Min Read
Wajah 4 terdakwa penyiraman air keras Andrie Yunus ditampilkan di ruang sidang pengadilan militer
Hukum

Dari Ngopi hingga Penyiraman Air Keras: Awal Mula Serangan ke Aktivis KontraS Terkuak di Persidangan

Berawal Dari Obrolan Ngopi Di Mess Denma BAIS TNI, Berhujung Pada Perencanaan Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Oditur Militer mengungkapkan awal terjadinya perencanaan penyiraman air keras Wakil Koordinator Komisi Untuk…

By
Rahmat
Syifa Fauziah
4 Min Read
Petugas melayani calon penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta
Megapolitan

Usai Insiden Bekasi Timur, Ini Rute KA dari Gambir dan Pasarsenen yang Dibatalkan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyampaikan bahwa hingga Rabu, 29 April 2026, sejumlah perjalanan kereta api dari wilayah Daop 1 Jakarta dibatalkan. Hal ini dilakukan sebagai penyesuaian…

By
Iren Natania
Ivan
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Internasional

Trump Tolak Proposal Iran, Negosiasi Buntu di Tengah Blokade Selat Hormuz

Upaya untuk mengakhiri konflik antara Iran dan AS menemui jalan buntu pada…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
3 jam lalu
Lebih dari 250 warga India yang mengaku keturunan dari suku alkitabiah mendarat di Bandara Ben Gurion, Israel
Internasional

Mengaku Keturunan Suku Alkitabiah, Ratusan Warga India ‘Diterbangkan’ jadi Warga Israel

Lebih dari 250 warga India yang mengaku keturunan dari suku alkitabiah mendarat…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
2 hari lalu
Logo FBI. (Sumber: Unsplash/ David Trinks)
Internasional

Seorang WNI Ditangkap di Thailand Usai Nipu Warga AS Senilai Rp172,2 Miliar

Polisi Thailand telah menangkap seorang warga negara Indonesia (WNI) setelah menjadi buron…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
2 hari lalu
Upacara Kehormatan UNIFIL untuk Kopral Rico yang Gugur di Lebanon
Internasional

Prajurit TNI Keempat yang Gugur, UNIFIL Beri Penghormatan Terakhir untuk Kopral Rico

United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara kehormatan atas gugurnya…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up