Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Sabtu, 13 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Gawat! Ancaman Perang Bergeser ke Selat Malaka, Militer AS Incar Kapal-kapal Iran
Internasional

Gawat! Ancaman Perang Bergeser ke Selat Malaka, Militer AS Incar Kapal-kapal Iran

dusep-malik
Last updated: April 19, 2026 2:59 pm
Dusep Malik - Redaktur
Share
Selat Malaka yang menjadi jalur perdagangan strategis di dunia. (Sumber: Google Maps)
Selat Malaka yang menjadi jalur perdagangan strategis di dunia. (Sumber: Google Maps)
SHARE

Langkah militer Amerika Serikat (AS) dalam konflik dengan Iran kini semakin agresif dan memasuki babak baru yang lebih luas. Mereka mengancam tak lagi terbatas beroperasi di Timur Tengah, dan coba lakukan penindakan terhadap kapal-kapal yang terafiliasi Iran yang merambah hingga kawasan Indo-Pasifik, termasuk jalur strategis Selat Malaka.

Daftar isi Konten
  • AS Mengulang Strategi Serupa Saat Hadapi Venezuela
  • Rantai Pasok Energi Global Semakin Terhambat

Ketua Gabungan Kepala Staf Militer AS, Jenderal Dan Caine, menegaskan bahwa pihaknya siap memburu kapal mana pun yang terhubung dengan Iran, bahkan di luar zona konflik utama.

Kami juga melakukan intersepsi maritim serupa di kawasan Pasifik terhadap kapal-kapal yang sebelumnya meninggalkan wilayah tersebut sebelum blokade dimulai,”

ujar Caine dikutip dari CNN pada Minggu, 19 April 2026.

Ancaman ini menandai eskalasi signifikan, di mana operasi militer AS tidak lagi bersifat regional, melainkan global. Target utamanya adalah apa yang disebut sebagai “dark fleet” yaitu armada tanker bayangan yang digunakan untuk mengangkut minyak Iran secara ilegal di tengah sanksi internasional.

Menurut laporan industri pelayaran, kawasan Indo-Pasifik terutama perairan sekitar Selat Malaka menjadi salah satu titik konsentrasi terbesar aktivitas kapal-kapal tersebut.

Kondisi ini memicu kekhawatiran baru, mengingat Selat Malaka merupakan salah satu jalur perdagangan paling sibuk di dunia, sekaligus titik vital bagi distribusi energi global.

AS Mengulang Strategi Serupa Saat Hadapi Venezuela

Analis maritim dan mantan perwira Angkatan Laut AS, Charlie Brown, menyebut pola operasi ini bukan hal baru. Ia menilai Washington kemungkinan akan mengulang strategi serupa yang pernah diterapkan terhadap Venezuela.

AS sebelumnya sudah mencegat kapal tanker yang dikenai sanksi jauh dari wilayah Venezuela, termasuk di Samudra Hindia,”

kata Brown.

Menurutnya, operasi serupa sangat mungkin dilakukan di perairan internasional yang memberi ruang gerak lebih bebas bagi militer AS.

Indikasi eskalasi ini juga terlihat dari pergerakan kapal militer AS. Salah satunya adalah USS Miguel Keith, kapal besar jenis expeditionary sea base, yang terpantau bergerak menuju Selat Malaka setelah sempat singgah di Singapura.

Kapal ini memiliki fungsi strategis, mulai dari operasi khusus hingga penanggulangan ranjau laut, yang mengindikasikan kesiapan AS dalam menghadapi potensi konflik maritim yang lebih luas.

Rantai Pasok Energi Global Semakin Terhambat

Di sisi lain, situasi di Selat Hormuz tetap menjadi titik panas utama. Jalur ini disebut sangat padat dan krusial bagi lalu lintas energi global, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewatinya.

Ketegangan yang terus meningkat antara AS dan Iran membuat jalur tersebut berulang kali ditutup dan dibuka secara sepihak, memicu gangguan besar terhadap rantai pasok energi global.

Dengan meluasnya operasi hingga Indo-Pasifik, konflik ini kini tak lagi sekadar perebutan pengaruh regional, melainkan berpotensi menjadi konfrontasi global yang berdampak langsung pada jalur perdagangan internasional, termasuk yang melintasi wilayah Indonesia.

Tag:As-IranIndo-pasifikMiliter ASperangSelat Malakatimur tengah
Share This Article
Email Salin Tautan Print
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Zaskia Adya Mecca Turun ke Jalan, Bagikan Logistik Gratis untuk Mahasiswa Demo di Bundaran HI
By Syifa Fauziah
Zaskia Adya Mecca
1
Daftar 5 Pemain Bergaji Tertinggi di Piala Dunia 2026, Siapa Rajanya?
By Hadi Febriansyah
Cristiano Ronaldo jalani Piala Dunia keenam dalam kariernya
2
Polemik UU Polri Baru, Feri Amsari Beberkan Dampak yang Dinilai Berbahaya bagi Negara
By Hardani Triyoga
Pakar hukum tata negara Feri Amsari.
3
Bantah Sengaja Bikin Sinyal Demo ‘Indonesia Bangkrut’ Jadi Lemot, Polisi: Karena Kebanyakan Orang
By Rahmat Tunny
Aksi 'Menuju Indonesia Bangkrut', 12 Juni 2026, di Jakarta.
4
Pertamax Green Makin Mahal, Bioetanol Tak Bikin BBM Lebih Murah dan Ramah APBN
By Natania Longdong
Petugas melayani pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Pertamina Jalan Veteran, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/6/2026). (Sumber: Antara Foto/Aprillio Akbar/nz)
5

BERITA LAINNYA

Internasional

Trump Klaim Perang AS-Iran Kelar Dalam Waktu Dekat, Teheran: Jangan GR, Belum Sepakat

Pemerintah Iran mengatakan belum mencapai keputusan akhir mengenai kesepakatan untuk mengakhiri konflik…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Natania Longdong
Adi Briantika
20 jam lalu
Grup Band BTS asal Korea Selatan. (Sumber: IG @bts.bighitofficial)
Internasional

Fenomena Bangtan-nomics! Konser BTS yang Diklaim Dongkrak PDB Korea Selatan

Pada Jumat, 12 Juni 2026, puluhan ribu penggemar BTS atau Army akan…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
21 jam lalu
Gempa bumi berkekuatan 7,8 skala Richter di lepas pantai Mindanao. (Foto: Istimewa).
Internasional

Gempa Maut Filipina Picu Krisis Kemanusiaan, Ribuan Warga Kehilangan Rumah

Tim pencarian dan penyelamatan di Filipina, pada Kamis, 11 Juni 2026 masih…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Ilustrasi pasukan IRGC Iran tutup Selat Hormuz.
Internasional

Selat Hormuz Ditutup Total, Iran Keluarkan Peringatan Keras untuk Semua Kapal

Komando militer gabungan tertinggi Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz sepenuhnya, pada Kamis,…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up