Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 17 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • Purbaya
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Surat Kemlu ke Kemhan Bocor, Akses Udara Militer AS Seret RI ke Konflik Laut China Selatan
Internasional

Surat Kemlu ke Kemhan Bocor, Akses Udara Militer AS Seret RI ke Konflik Laut China Selatan

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: April 23, 2026 10:05 am
Natania Longdong
Dusep Malik
Share
Pesawat Militer AS KC-46A Pegasus. (Sumber: AF.Mil)x
Pesawat Militer AS KC-46A Pegasus. (Sumber: AF.Mil)
SHARE

Polemik pembukaan wilayah udara untuk militer Amerika Serikat (AS) semakin memanas, setelah Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI justru memperingatkan Kementerian Pertahanan (Kemhan), bahwa usulan tersebut berisiko melibatkan Indonesia dalam potensi konflik di Laut China Selatan.

Daftar isi Konten
  • Pentagon Klaim Bentuk Kemitraan Pertahanan dengan RI
  • Indonesia Ada di Titik Strategis Laut China Selatan
  • Prabowo Klaim Bersahabat dengan Semua Negara

Sebuah surat dari Kemlu, yang ditandai dengan tulisan mendesak dan rahasia, dikirim pada awal April menjelang pertemuan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan mitranya dari AS, Pete Hegseth, di Washington, menurut dua pejabat RI yang tidak diketahui namanya.

Surat tersebut mendesak Kementerian Pertahanan untuk menunda kesepakatan akhir dengan Washington. Meski demikian, tidak jelas apakah usulan penerbangan lintas wilayah tersebut dibahas oleh Hegseth dan Sjafrie.

Melansir dari Bangkok Post, Kamis, 23 April 2026, dua pejabat Indonesia mengatakan proposal tersebut dijadwalkan akan ditandatangani pada pertemuan Hegseth dan Sjafrie.

Pentagon Klaim Bentuk Kemitraan Pertahanan dengan RI

Pernyataan Pentagon yang menyusul pertemuan tersebut juga mengatakan kedua negara telah membentuk kemitraan kerja sama pertahanan utama dan mencantumkan sejumlah cara di mana kedua negara akan membangun hubungan pertahanan, tetapi tidak menyebutkan penerbangan lintas udara.

Seorang pejabat AS, yang berbicara dengan anonim, mengatakan bahwa hanya karena penerbangan lintas udara tidak disebutkan dalam pernyataan tersebut, bukan berarti hal itu tidak dibahas secara pribadi.

Pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pembicaraan itu mengatakan bahwa kemitraan tersebut mencakup modernisasi militer dan peningkatan kapasitas, pelatihan dan pendidikan militer profesional serta latihan dan kerja sama operasional.

Pernyataan itu mengatakan bahwa proposal AS untuk memberikan akses pesawat militer Amerika di atas wilayah udara Indonesia juga sedang ditinjau dengan cermat.

Hal itu masih memerlukan diskusi lebih lanjut melalui mekanisme teknis dan prosedur nasional yang berlaku,”

kata Kementerian Pertahanan Indonesia dalam sebuah pernyataan beberapa waktu lalu.

Indonesia, kata Kemhan, telah melakukan sejumlah penyesuaian dengan mempertimbangkan kedaulatan negara dan kepentingan nasional.

Indonesia Ada di Titik Strategis Laut China Selatan

Diketahui, Indonesia terletak secara strategis di titik masuk selatan Laut China Selatan, di mana ia mengendalikan Kepulauan Natuna, dan menyeimbangkan hubungan dekat dengan China dan Amerika Serikat.

China mengklaim bahwa pihaknya juga berdaulat atas hampir seluruh Laut Cina Selatan, meskipun ada klaim yang tumpang tindih oleh Filipina, Brunei, Malaysia, dan Vietnam.

Surat dari Kementerian Luar Negeri menyatakan bahwa proposal AS harus ditanggapi dengan hati-hati karena akan memungkinkan Washington untuk memaksimalkan pengawasan dan pengintaian menggunakan perairan dan wilayah Indonesia. Hal ini, kata Kemlu, dapat memengaruhi hubungan dengan mitra strategis lainnya di kawasan tersebut, termasuk Tiongkok.

Surat itu juga menyebutkan bahwa kesepakatan dengan AS akan memberikan kesan bahwa Indonesia terlibat dalam aliansi yang berimplikasi pada peningkatan risiko keamanan nasional, karena menempatkan Indonesia sebagai target potensial dalam situasi konflik regional.

Laporan tersebut mencatat bahwa sejumlah pesawat militer AS telah melakukan operasi pengawasan di Laut Cina Selatan sebanyak 18 kali antara Januari 2024 hingga April 2025, yang merupakan pelanggaran terhadap perairan teritorial dan wilayah udara Indonesia.

Namun, protes dari Indonesia terkait operasi ini belum pernah mendapat tanggapan yang layak dari AS.

Prabowo Klaim Bersahabat dengan Semua Negara

Sebagai informasi, Indonesia memiliki kebijakan luar negeri non-blok dan Presiden Prabowo Subianto telah berjanji untuk bersahabat dengan semua negara.

Indonesia juga adalah anggota kunci dari inisiatif Dewan Perdamaian Presiden Donald Trump, dan telah berkomitmen untuk mengirimkan kontingen pasukan terbesar untuk pasukan stabilisasi yang diusulkan oleh badan tersebut di Gaza.

Presiden Prabowo juga tetap dekat dengan Beijing. Kunjungan luar negeri pertamanya sebagai presiden pada tahun 2024 adalah ke Beijing, dan ia menghadiri parade militer yang diselenggarakan oleh Presiden Xi Jinping akhir tahun lalu, di mana ia difoto bersama Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

AS dan Australia juga akan bergabung dengan Filipina untuk latihan maritim gabungan kedua mereka di Laut Cina Selatan tahun ini, di tengah ketegangan dengan Cina di jalur perairan yang disengketakan tersebut.

Tag:chinaKedaulatan UdaraKemhanKemluLaut China SelatanMiliter ASWilayah Udara
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Prabowo Ngaku Terbuka pada Kritik, Pengerahan TNI saat Demo Mahasiswa Jadi Sorotan
By Rahmat Tunny
Pasukan TNI ikut melakukan penghadangan kepada mahasiswa yang akan melakukan aksi demonstrasi di Bundaran HI.
1
Ricuh Diskusi UGM dan Cap Pengkhianat Reformasi, Substansi Kritik Mahasiswa Jangan Dikaburkan
By Hardani Triyoga
Mahasiswa geruduk acara diskusi di UGM yang dihadiri Budiman Sudjatmiko.
2
Jokowi Mau Safari Politik Bareng PSI, Politikus PDIP: Sebaiknya Bertaubat Saja
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi)(sumber: Tangkapan layar dari siaran YouTube PSI)
3
Tanpa Ikon Pemersatu, Gerakan Mahasiswa Saat Ini Tak Sehebat Reformasi 1998
By Rahmat Tunny
Aksi demonstrate mahasiswa UI di Jan. MH. Thamrin, Jakarta Pusat.
4
Harga Emas Hari Ini 17 Juni 2026: Antam dan Global Kompak Berkilau
By Syifa Fauziah
Ilustrasi Emas Antam
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi Presiden AS Donald Trump dan Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei. (Foto: AI).
Internasional

Iran Menang Telak, AS Harus Cabut Sanksi dan Wajib Bayar Kompensasi Fantastis

Wacana berakhirnya konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali jadi sorotan…

Rahmat Tunny OWRITEHardani Triyoga
By
Rahmat Tunny
Hardani Triyoga
1 hari lalu
Gambar ilustrasi perang Iran vs Amerika
Internasional

Selat Hormuz Bakal Dibuka, AS Siap Lepas Rp427 Triliun untuk Iran dalam Deal Bersejarah

Media Iran melaporkan rincian draf nota kesepahaman berisi poin-poin penting kesepakatan perdamaian…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Serangan Israel ke Beirut Bikin Trump Geram, Nasib Damai Iran-AS Dipertaruhkan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mengkritik serangan Israel di Beirut, Lebanon.…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 hari lalu
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump
Internasional

Bocoran Draf Deal Rahasia AS-Iran Terungkap, Trump Sindir Keras Netanyahu

Media-media Iran mulai mengungkap isi draf nota kesepahaman antara Iran dan Amerika…

Hardani TriyogaSyifa Fauziah
By
Hardani Triyoga
Syifa Fauziah
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up