Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran, Abbas Araghchi, memperingatkan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup kecuali aset Iran senilai US$11 triliun, yang dibekukan dapat dicairkan.
Selat Hormuz akan tetap diblokir sampai aset Iran senilai US$11 triliun yang dibekukan dilepaskan. Jika tidak ada proposal yang diajukan dalam 48 jam ke depan, gencatan senjata dapat berakhir,”
kata Araghchi, dikutip dari News18, Jumat, 24 April 2026.
Permyataan Araghchi mengisyaratkan potensi runtuhnya gencatan senjata jika tuntutan tidak dipenuhi dengan segera.
Diketahui, pemerintahan Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan untuk mencairkan aset Iran senilai US$20 miliar sebagai bagian dari negosiasi yang sedang berlangsung dengan Teheran.
Para pejabat berharap kesepakatan untuk mengakhiri perang dapat diselesaikan, paling cepat akhir pekan ini, meskipun masih ada beberapa perbedaan pendapat.


