Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Internasional / Menlu Sugiono Beda Sikap dengan Purbaya, Kapal di Selat Malaka Tak Bisa Dipajaki
Internasional

Menlu Sugiono Beda Sikap dengan Purbaya, Kapal di Selat Malaka Tak Bisa Dipajaki

iren natania longdongdusep-malik
Last updated: April 24, 2026 5:28 pm
Natania Longdong
Dusep Malik
Share
Menteri Luar Negeri RI Sugiono
Menteri Luar Negeri RI Sugiono (Foto: OWRITE/Natania Longdong)
SHARE

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono angkat suara terkait penetapan pajak bagi kapal yang melintas di Selat Malaka. Menurut Sugiono, Indonesia tidak berada pada posisi untuk mengenakan biaya pajak tersebut, seperti skema serupa yang ditetepkan Iran pada Selat Hormuz.

Pernyataan Sugiono tersebut berseberangan dengan wacana Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang membuka potensi untuk mengambil pajak dari kapal-kapal yang melewati Selat Malaka. 

Sugiono menekankan, sebagai negara kepulauan, Indonesia terikat pada hukum internasional, seperti Konvensi Hukum Laut PBB (UNCLOS) yang menjadi dasar pengakuan status Indonesia sebagai negara kepulauan.

Dalam sejarahnya, pengakuan sebagai negara kepulauan itu juga disertai semacam kesepakatan. Bahwa, negara kepulauan tidak mengambil tol atau fee dari pelayaran yang melintas,”

kata Sugiono kepada wartawan usai menggelar pertemuan ke-8 Joint Commission for Bilateral Cooperation (JCBC) bersama Menlu Filipina Maria Theresa Lazaro, di Gedung Kemlu RI, Jakarta, dikutip, Jumat, 24 April 2026. 

Indonesia Dukung Prinsip Kebebasan Pelayaran

Menlu menilai bahwa Indonesia mendukung prinsip kebebasan pelayaran, mengingat posisi RI sebagai negara perdagangan yang bergantung pada kelancaran arus logistik global.

Kita juga berharap ada perlintasan yang bebas, ini adalah komitmen banyak negara untuk menciptakan pelayaran yang bebas, netral, dan saling mendukung. Jadi Indonesia tidak pada posisi untuk melakukannya, tidak benar,”

ujarnya.

Lebih jauh, seluruh kebijakan pemerintah terkait jalur pelayaran internasional juga akan selalu selaras dengan hukum internasional.

Seluruh kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Indonesia terkait jalur pelayaran internasional. Termasuk di Selat Malaka, akan selalu sejalan dengan hukum internasional, khususnya UNCLOS,”

beber Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang secara terpisah.

Ia menambahkan, stabilitas dan keamanan jalur pelayaran global menjadi prioritas Indonesia sebagai negara pantai, sebab Selat Malaka merupakan salah satu jalur pelayaran paling strategis bagi perdagangan dan rantai pasok dunia.

Menurutnya Indonesia akan terus mengedepankan pendekatan berbasis hukum internasional serta koordinasi dengan negara-negara terkait guna menjaga stabilitas kawasan. 

Indonesia akan memastikan jalur pelayaran global tetap aman, terbuka, dan stabil,”

tegasnya.
Tag:Jalur PelayaranPajakPurbayaSelat HormuzSelat MalakaSugiono
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByNatania Longdong
News Reporter
Follow:
Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat tahun meliput untuk Viva.co.id, Liputan6.com, dan Tirto.id, ia dikenal lewat reportase mendalam soal bisnis, pertambangan, dan dampak kebijakan energi terhadap masyarakat.
dusep-malik
ByDusep Malik
Redaktur
Follow:
Seorang senior editor di OWRITE Media, yang fokus pada pemberitaan seputar Bisnis, Ekonomi, Politik dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
2
Golkar Tuduh PDIP Main Dua Kaki, Pengamat Curiga Ada Data yang Belum Dibuka ke Publik
By Rahmat Tunny
Pengamat politik, Ujang Komaruddin.
3
Janji Kompensasi Mandalika Diduga Zonk, ITDC dan Dinas Perkim Loteng Dilaporkan ke KPK
By Rahmat Baihaqi
LSBH NTB melaporkan dugaan korupsi relokasi pemukiman Mandalika kepada KPK, 22 Juni 2026.
4
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
5

BERITA LAINNYA

Presiden Donald Trump
Internasional

Pedas! Trump Sindir Israel Cuma Robohkan Gedung, Hizbullah Tetap Tak Bisa Lenyap

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kecewa terhadap manuver Israel terhadap kelompok…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
2 jam lalu
Krisis ekonomi picu kerusuhan di Bolivia dengan tentara dilibatkan pemerintah.
Internasional

Negara Kacau! Bolivia Kerahkan Militer dan Tetapkan Darurat Nasional Usai Gelombang Protes

Harapan agar krisis ekonomi dan sosial di Bolivia bisa berakhir damai hanya…

Hardani TriyogaAmin-Suciady-Owrite
By
Hardani Triyoga
Amin Suciady
18 jam lalu
Presiden Amerika Serikat Donald Trump
Internasional

Panas! Trump Siap Tagih Dunia di Selat Hormuz Jika Kesepakatan dengan Iran Berantakan

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim tak akan ada pungutan biaya…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
19 jam lalu
Presiden AS Donald Trump. (Sumber: X/@WhiteHouse)
Internasional

Perang Kata Trump vs Meloni Meledak, Italia Murka Usai PM Dituding Memohon Foto

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melancarkan serangan verbal terhadap Perdana…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
21 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up