Harga minyak dunia turun 0,35 persen pada perdagangan Senin, 4 Mei 2026. Penurunan ini terjadi karena para pelaku pasar menanggapi pengumuman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, untuk membebaskan kapal-kapal yang terjebak akibat penutupan Selat Hormuz, meski ketegangan antara AS dan Iran masih berlanjut.
Dilansir dari CNBC, harga minyak mentah Brent turun 0,35 persen menjadi US$107,77 per barel. Sedangkan harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS turun 0,57 persen menjadi US$101,31 per barel.
The United Kingdom Maritime Trade Operations mengatakan pada Senin, ada kapal tanker terkena proyektil di utara kota Fujairah, di Uni Emirat Arab, yang menegaskan bahaya bagi kapal-kapal yang berlayar di Timur Tengah.
Trump dalam postingannya di Truth Social pada Minggu mengatakan, AS akan berusaha untuk membebaskan kapal kargo yang terdampar akibat penutupan Selat Hormuz sejak dimulainya perang Iran.
Dikenal sebagai ‘Project Freedom’, upaya ini utamanya akan berfokus pada evakuasi kapal sipil berbendera negara-negara yang tidak terlibat dalam konflik dari jalur perairan tersebut, agar mereka dapat melanjutkan aktivitas bisnisnya dengan bebas dan lancar. Operasi ini direncanakan dimulai pada Senin.
Dukungan militer AS untuk Project Freedom akan mencakup kapal perusak rudal berpemandu, lebih dari 100 pesawat terbang berbasis darat dan laut, platform tak berawak multidomain, serta 15.000 personel militer,”
kata Komando Pusat AS tak lama setelah pengumuman Trump.
Pelaku pasar juga akan mencermati keputusan OPEC+ yang menyetujui peningkatan produksi minyak sebesar 188.000 barel per hari, dalam pertemuan pertama kartel tersebut sejak keluarnya anggota utamanya, Uni Emirat Arab.




