Olahraga merupakan salah satu aktivitas yang digemari banyak orang. Terlebih lagi dengan jenisnya yang makin beragam, mulai dari padel, golf, tenis, lari, dan masih banyak lagi.
Olahraga sendiri bisa dilakukan kapan saja. Bahkan tidak sedikit dari mereka yang menyempatkan olahraga pada malam hari usai pulang bekerja.
Lantas apakah boleh olahraga pada malam hari? Mengingat malam hari waktu untuk mengistirahatkan tubuh.
Influencer sekaligus Praktisi Kesehatan, dr Tirta mengatakan olahraga di malam hari boleh saja dilakukan, namun batasnya dua jam sebelum tidur.
Nah kalau usia 30 tahun ke atas paling gak minimal lima jam (sebelum tidur),”
seperti dikutip dari akun TikTok @tirtacipeng, Kamis 27 November 2025.
Dokter Tirta menjelaskan jeda waktu olahraga dengan tidur itu harus diperhatikan, karena untuk memberi jeda jantung beristirahat.
“Misalnya selesai olahraga jam 11 malam, detak jantungnya baru normal dua jam setelahnya,”
dr Tirta.
Hal senada juga disampaikan oleh dokter spesialis ilmu kedokteran olahraga RS Universitas Indonesia DR dr. Listya Tresnanti Mirtha SpKO, yang menyarankan untuk menghentikan olahraga malam 1-2 jam sebelum tidur.
Hal itu bertujuan agar tetap mendapatkan kualitas tidur yang baik dan mencegah cedera pada sesi latihan berikutnya dan penyakit lain akibat kurang tidur.
Jangan sampai ganggu jam tidur karena setelah selesai olahraga badan nggak pengen tidur,”
dr. Listya seperti dikutip dari website FKUI.
Nanti akan begadang karena efeknya olahraga dapat meningkatkan hormon senang, jadi akan bersemangat melakukan sesuatu,”
dr Listya.
Sementara itu, dr Listya menyebut waktu optimal tubuh untuk melakukan latihan fisik yang berat adalah pada jam dua siang hingga enam sore.
