Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 16 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Kekerasan Daycare: Ancaman Serius Masa Golden Age
Kesehatan

Kekerasan Daycare: Ancaman Serius Masa Golden Age

owrite-adi-briantikaSyifa Fauziah
Last updated: April 30, 2026 3:03 pm
Adi Briantika
Syifa Fauziah
Share
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi (tengah) bersama Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia (kiri) dan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini (kanan) menyampaika keterangan saat konferensi pers pengungkapan kasus dugaan kekerasan dan penelantaran terhadap anak oleh Daycare Little Aresha di Mapolresta Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/4/2026). Sebanyak 53 anak diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta dan saat ini Polresta Yogyakarta menatapkan 13 tersangka terkait kasus tersebut.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi (tengah) bersama Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia (kiri) dan Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Diyah Puspitarini (kanan) menyampaika keterangan saat konferensi pers pengungkapan kasus dugaan kekerasan dan penelantaran terhadap anak oleh Daycare Little Aresha di Mapolresta Yogyakarta, Yogyakarta, Senin (27/4/2026). Sebanyak 53 anak diduga menjadi korban kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta dan saat ini Polresta Yogyakarta menatapkan 13 tersangka terkait kasus tersebut. (ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/agr)
SHARE

Psikolog Meity Arianty menyoroti kasus dugaan kekerasan di taman penitipan anak (daycare) yang terjadi di Yogyakarta dan Aceh. Insiden tersebut menunjukkan standar keamanan dan kualitas pelayanan kurang memadai.

“Kekerasan atau malapraktik di daycare belakangan ini menunjukkan urgensi evaluasi menyeluruh terhadap standar keamanan dan kualitas layanan pengasuhan anak. Bukan hanya di Yogyakarta tapi di seluruh kota,”

ujar Meity kepada Owrite.id.

Secara psikologis, insiden semacam ini bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan ancaman serius terhadap pembentukan kepercayaan dasar dan kesejahteraan emosional anak pada masa golden age yang dapat berdampak jangka panjang. 

“Publik perlu melihat ini sebagai momentum bagi para pengelola untuk memperketat seleksi kompetensi pengasuh, serta transparansi komunikasi dengan orang tua guna memastikan bahwa lembaga pengasuhan benar-benar menjadi lingkungan yang aman, suportif, dan bebas dari segala bentuk tekanan bagi tumbuh kembang anak,”

jelas Meity.

Namun, hal yang penting adalah peran negara untuk memberi hukuman kepada pelaku agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi.

“Ini kasus bukan pertama kali, seingat saya. Sudah sering terjadi namun hanya viral sesaat, setelah itu tidak jelas kasusnya, paling dibuat untuk menutupi kasus negara yang lebih penting. Selama negara tak memberikan efek jera, jangan harap kejadian seperti ini gak terulang lagi,”

terang Meity.

Daycare ‘Little Aresha’, yang berlokasi di kawasan Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta, jadi perbincangan publik lantaran petugasnya melakukan kekerasan fisik pada anak-anak. Dari total 103 anak yang terdaftar, 53 anak terbukti menjadi korban kekerasan. Lantas, 13 orang yang terlibat dalam praktik tersebut kini jadi tersangka.

Selain di Yogyakarta, kejadian seperti ini juga terjadi pada Daycare Baby Preneur (DBP) di Lamgugob, Aceh. Sebuah video dari CCTV beredar di X yang memperlihatkan perlakuan kasar terhadap anak-anak, mereka tampak dipukul, ditarik, dijewer, hingga dilempar. Video tersebut memunculkan kemarahan publik.

Tag:acehAnakDaycareKekerasan anakPsikologisYogyakarta
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Trending di OWRITE
Anggaran Boros MBG Dibongkar, Insentif Rp6 Juta untuk Semua Dapur Bakal Disikat Habis
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
1
Jurus Bahlil Kurangi Elpiji-Bensin: Usulkan Rp1,45 Triliun demi Kompor & Motor Listrik
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) berjabat tangan dengan anggota Komisi XII DPR usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
2
AS-Iran Berdamai, Purbaya Sebut Dana Subsidi APBN Bisa Dialihkan demi Program Prabowo
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) bersama Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara (kanan) bersiap menyampaikan konferensi pers APBN KiTa edisi Juni 2026 di Jakarta, Jumat (5/6/2026).
3
Tiga Pejabat Prabowo ‘Diusir’ Mahasiswa UGM, Teriakan Revolusi Menggema!
By Rahmat Tunny
Tiga Menteri Prabowo saat diskusi di UGM. (Sumber: Ig @jogjastudent)
4
Anggota DPR Curhat ‘Hilang Wibawa’ Gegara RKAB, Bahlil: Saya Enggak Bisa Digertak!
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah) melambaikan tangan usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Kemasan rokok standar
Kesehatan

Kemasan Rokok dan Vape Bakal Berubah, Kemenkes Ingin Kurangi Daya Tarik bagi Anak

Kemasan rokok dan vape yang selama ini identik dengan warna mencolok dan…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
3 jam lalu
Ilustrasi obat
Kesehatan

Kemenkes Pastikan Harga Obat BPJS Tak Naik Meski Dolar Menguat

Nilai tukar rupiah yang berfluktuasi terhadap dolar Amerika Serikat belakangan memunculkan kekhawatiran…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
22 jam lalu
Ganjar Pranowo fisioterapi
Kesehatan

Usai Lari 21K di Jakarta Marathon, Ganjar Pranowo Jalani Fisioterapi, Apa Manfaatnya?

Mantan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, mengikuti ajang BTN Jakarta International Marathon…

Hilwa UrwatulSyifa Fauziah
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Syifa Fauziah
24 jam lalu
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin
Kesehatan

Menkes Budi: Makan Sambil Main HP Kebiasaan Terburuk, Nilainya 0 dari 10

Makan sambil main handphone sudah menjadi kebiasaan masyarakat. Padahal kebiasaan itu memberi…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
4 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up