Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 21 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Sedot Lemak Apakah Berbahaya? Kenali Risiko dan Efek Sampingnya
Kesehatan

Sedot Lemak Apakah Berbahaya? Kenali Risiko dan Efek Sampingnya

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
Last updated: Agustus 20, 2026 4:00 pm
By
Ossid Duha Jussas Salma
ByOssid Duha Jussas Salma
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
2 jam lalu
Share
Ilustrasi mengukur lingkar perut
Ilustrasi mengukur lingkar perut (Foto: unsplash B Y G)
SHARE

Kasus penangkapan seorang terduga bos narkoba Kampung Bahari kembali menjadi sorotan. Pria yang disebut MR alias “Bos Gendut” sebagai pimpinan jaringan narkoba tersebut ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) saat sedang menjalani prosedur sedot lemak di sebuah klinik kecantikan.

Daftar isi Konten
  • Sedot Lemak
  • Efek Samping
  • Resiko Komplikasi
  • Bukan Pengganti Olahraga

Penangkapan tersebut membuat prosedur sedot lemak ikut menjadi sorotan. Pasalnya, sedot lemak merupakan salah satu prosedur yang cukup populer untuk menghilangkan lemak di area tubuh tertentu dan membentuk kontur tubuh.

Namun, di balik hasil yang diharapkan, prosedur ini tetap merupakan tindakan medis yang memiliki risiko.

Lantas, apakah sedot lemak sebenarnya berbahaya? Apa saja risiko dan efek samping yang mungkin terjadi setelah menjalani prosedur ini.

Dilansir dari laman Kementrian Kesehatan (09 Agustus 2022), simak penjelasannya.

Sedot Lemak

Sedot lemak atau liposuction merupakan prosedur medis untuk mengangkat lemak dari bagian tubuh tertentu, seperti perut, paha, pinggul, lengan, bokong, atau leher.

Baca juga:
Tak Hanya Manis dan Segar, Ini Khasiat Buah Naga bagi… Buah naga menjadi salah satu buah yang cukup mudah ditemukan dan banyak…
Rutin Berjemur di Pagi Hari, Ini Lima Manfaat Berjemur di… Berjemur di pagi hari menjadi salah satu kebiasaan sederhana yang dapat memberikan…
Manfaat Pijat untuk Tubuh, Bukan Sekadar Menghilangkan Pegal Pijat kerap menjadi pilihan banyak orang untuk meredakan pegal setelah beraktivitas seharian.…
  • Tak Hanya Manis dan Segar, Ini Khasiat Buah Naga bagi Kesehatan
  • Rutin Berjemur di Pagi Hari, Ini Lima Manfaat Berjemur di Pagi Hari…
  • Manfaat Pijat untuk Tubuh, Bukan Sekadar Menghilangkan Pegal

Prosedur ini bertujuan membentuk tubuh agar terlihat lebih proporsional, bukan sebagai cara utama untuk menurunkan berat badan. Karena merupakan tindakan medis, sedot lemak tetap memiliki risiko.

Efek Samping

Sedot lemak bisa dilakukan dengan aman jika dilakukan oleh dokter yang kompeten dan di fasilitas kesehatan yang memadai.

Namun, bukan berarti prosedur ini bebas dari efek samping. Adapun efek samping yang mungkin terjadi setelah sedot lemak yaitu sebagai berikut:

1.   Bengkak dan memar termasuk efek yang cukup umum setelah sedot lemak. Kondisi ini terjadi karena jaringan tubuh mengalami trauma selama proses penyedotan lemak. Namun keluhan tersebut akan berangsur membaik selama masa pemulihan.

2.  Kulit bergelombang atau mengendur. Hasil sedot lemak tidak selalu membuat kulit menjadi rata. Pada beberapa orang, kulit justru bisa terlihat bergelombang atau mengendur, terutama jika elastisitas kulit kurang baik.

Ketakutan Naik Berat Badan Bisa Jadi Tanda Anoreksia, Ini Penjelasannya

3.   Cairan dapat terkumpul di area yang menjalani sedot lemak. Kondisi ini bisa menyebabkan munculnya benjolan atau pembengkakan sehingga perlu diperiksa oleh dokter jika tidak kunjung membaik.

4.  R risiko infeksi dan perdarahan. Risiko ini dapat diminimalkan dengan pemeriksaan sebelum operasi dan perawatan luka yang tepat setelah tindakan.

5.   Dkasus yang lebih serius, lemak atau darah dapat masuk dan menyumbat pembuluh darah. Jika gumpalan tersebut mencapai paru-paru, kondisi ini dapat mengganggu pernapasan dan bahkan mengancam nyawa.

6.   Sedot lemak membutuhkan anestesi atau obat bius. Pada sebagian orang, obat tersebut dapat menimbulkan reaksi tertentu sehingga kondisi kesehatan pasien perlu diperiksa sebelum menjalani prosedur.

Resiko Komplikasi

Menurut American Society of Plastic Surgeons (ASPS), penyedotan lebih dari 5.000 mililiter atau 5 liter dalam satu prosedur termasuk large-volume liposuction dan membutuhkan perhatian khusus karena risiko komplikasinya dapat meningkat.

Namun, angka 5 liter bukan berarti menjadi batas aman yang berlaku sama untuk setiap orang. Penelitian yang dianalisis ASPS menunjukkan bahwa risiko juga berkaitan dengan berat badan.

Karena itu, jumlah lemak yang dapat diambil perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing pasien.

ASPS juga menjelaskan bahwa 5 liter yang dimaksud merupakan total cairan yang disedot keluar, bukan selalu 5 liter lemak murni. Cairan tersebut dapat terdiri dari lemak, darah, cairan anestesi, dan cairan lainnya.

Bukan Pengganti Olahraga

Sedot lemak bukan prosedur yang sepenuhnya bebas risiko. Namun, risiko tersebut dapat ditekan jika dilakukan berdasarkan pemeriksaan dokter, menggunakan fasilitas medis yang memadai, dan ditangani tenaga medis yang kompeten.

Yang perlu diingat, sedot lemak juga bukan pengganti olahraga dan pola makan sehat. Prosedur ini lebih ditujukan untuk mengurangi lemak di bagian tubuh tertentu yang sulit dihilangkan.

Karena itu, sebelum memutuskan menjalani sedot lemak, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk mengetahui manfaat dan risiko yang sesuai dengan kondisi tubuh.

Tag:Efek SampingKesehatan TubuhResiko KomplikasiSedot Lemak
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Lampu Hijau di Rumah Sakit Ternyata Punya Makna Mengharukan, Ada Kaitannya dengan Donor Organ?
By Ani Ratnasari
Hospital Seberang Jaya, Pulau Pinang, Malaysia
1
Benarkah Campur Minyak Kayu Putih ke Bensin Bikin BBM Lebih Hemat? Ini kata Ahli
By Syifa Fauziah
Ilustrasi BBM dicampur (Gambar ilustrasi dibuat oleh AI)
2
Prabowo Belum Bisa Lepas dari Bayang-bayang Jokowi, Ini Penyebabnya
By Hardani Triyoga
Presiden RI Prabowo Subianto diapit Presiden ke-7 RI Jokowi dan Wapres Gibran Rakabuming Raka.
3
Prabowo Diapit Jokowi-Gibran: Tiga Tafsir di Balik Momen Akrab di Istana
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (ketiga kanan) membacakan naskah Proklamasi pada Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Ke-81 Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta
4
Bukan Rp5 Juta Per Unit, Segini Besaran Insentif Motor Listrik dari Prabowo
By Anisa Aulia
Presiden Prabowo Subianto di Peluncuran Motor Listrik Nasional (Molinas). (Sumber: YouTube BPMI)
5

BERITA LAINNYA

Pemain Bayern Munich Jamal Musiala
Kesehatan

Jamal Musiala Alami Kejang Absans hingga Kolaps di Lapangan, Kenali Gejala dan Penyebabnya

Pemain Bayern Munich Jamal Musiala membagikan kondisi yang mengkhawatirkan terkait kesehatannya. Pesepak…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
22 jam lalu
Tim Kesehatan menangani wabah Ebola
Kesehatan

Wabah Ebola di Kongo Makin Mematikan, Tewaskan 2.325 Orang dan Lampaui Wabah 2018-2020

Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo kembali menggila. Menurut data pemerintah, penyakit…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
23 jam lalu
Ilustrasi menimbang berat badan
Kesehatan

Ketakutan Naik Berat Badan Bisa Jadi Tanda Anoreksia, Ini Penjelasannya

Ketakutan terhadap kenaikan berat badan terkadang membuat seseorang membatasi makanan secara berlebihan.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
Ilustrasi saat terkena penyakit usus buntu
Kesehatan

Tiga RS Indonesia Beda Diagnosis Usus Buntu dengan Penang, Dokter Ungkap Fakta yang Jarang Diketahui

Baru-baru ini jagat media sosial dihebohkan dengan pengakuan seorang influencer bernama Fahira…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up