Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 23 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / Kasus Es Gabus Sudrajat Disorot DPR, Tak Cukup Minta Maaf!
Megapolitan

Kasus Es Gabus Sudrajat Disorot DPR, Tak Cukup Minta Maaf!

hadi-febriansyah-owriteAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Januari 28, 2026 10:17 am
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
Share
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah
Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah. (Foto: Dokumentasi Parlemen)
SHARE

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menegaskan bahwa penyelesaian kasus dugaan fitnah terhadap penjual es gabus bernama Sudrajat (50), tidak boleh berhenti pada permintaan maaf dari oknum Bhabinkamtibmas dan Babinsa yang terlibat.

Daftar isi Konten
  • Sanksi Etik dan Disiplin Harus Ditegakkan
  • Peringatan Keras untuk Aparat
  • Alami Intimidas dan Kekerasan Fisik
  • Hasil Lab Es Gabus Aman Dikonsumsi

Menurutnya, langkah tersebut tidak cukup untuk menghadirkan keadilan bagi korban. Pria yang kerap disapa Abduh menilai, tuduhan bahwa es gabus yang dijual Sudrajat berbahan spons dan tidak layak konsumsi telah mencederai martabat korban.

Apalagi, tudingan itu terbukti keliru setelah hasil uji laboratorium Polres Metro Jakarta Pusat menyatakan produk tersebut aman dikonsumsi.

Ditegaskan Abduh, bahwa peristiwa tersebut tidak hanya melukai secara psikologis, tetapi juga berdampak langsung pada mata pencaharian Sudrajat sebagai pedagang kecil.

Saya menilai, penyelesaian kasus Pak Sudrajat tidak cukup hanya dengan permintaan maaf. Jika dibiarkan selesai sebatas itu, saya khawatir akan muncul banyak korban serupa dari kalangan rakyat kecil yang dirugikan akibat arogansi aparat dan tidak memperoleh keadilan,”

ujar Abduh.

Sanksi Etik dan Disiplin Harus Ditegakkan

Meski oknum aparat telah menyampaikan permohonan maaf, Abduh menekankan bahwa pimpinan institusi terkait tetap berkewajiban menindaklanjuti kasus ini secara objektif dan transparan.

Ia menilai, sanksi etik dan disiplin perlu dijatuhkan sesuai aturan agar tidak menjadi preseden buruk di kemudian hari. Menurutnya, ketegasan institusi sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mencegah penyalahgunaan kewenangan di lapangan.

Selain penindakan internal, Abduh yang juga anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI mendorong agar Sudrajat mendapatkan pendampingan hukum apabila ingin menempuh jalur pidana.

Saya mendorong para advokat, termasuk figur-figur yang memiliki keberpihakan kepada rakyat kecil, untuk mendampingi Pak Sudrajat agar ia mendapatkan keadilan dari negara,”

ujar Politisi Fraksi PKB ini.

Ia menilai, proses hukum diperlukan agar nama baik korban dapat dipulihkan secara utuh. Menurut Abduh, bahwa kerugian yang dialami Sudrajat baik materiil maupun immateriil patut mendapat perhatian dan pertimbangan ganti rugi.

Harus ada bentuk tanggung jawab negara atas perbuatan oknum aparat yang melanggar ketentuan hukum. Ini penting untuk memulihkan harkat dan martabat Pak Sudrajat sebagai warga negara,”

kata Abduh.

Peringatan Keras untuk Aparat

Abduh mengingatkan seluruh aparatur negara, khususnya jajaran Polri dan TNI agar tidak bersikap arogan dan tidak menyalahgunakan kewenangan terutama terhadap masyarakat kecil.

Ditegaskannya, bahwa Bhabinkamtibmas dan Babinsa seharusnya berperan menjaga kondusifitas, melakukan koordinasi, dan bertindak profesional.

Untuk mencegah kasus serupa terulang, ia meminta peningkatan literasi hukum, HAM, dan keadilan bagi aparat yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Peningkatan kapasitas dan pemahaman hukum aparat di tingkat bawah sangat penting agar kehadiran negara benar-benar menjadi pelindung, bukan justru menakutkan rakyat,”

ujar Abduh.

Alami Intimidas dan Kekerasan Fisik

Peristiwa yang dialami Sudrajat terjadi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu 24 Januari 2026. Ia didatangi oleh anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa saat sedang berjualan.

Ia dituduh menjual es gabus berbahan spons. Bahkan, es dagangannya diremas hingga cairan tumpah dan sisanya dipaksa masuk ke mulut korban. Sudrajat mengaku mengalami kekerasan fisik dan intimidasi yang membuatnya trauma.

Begini, dia (aparat) beli es kue (es gabus). Kata polisi, ‘Bang es kue, Bang, beli empat.’ Terus dibejek-bejek, terus dilempar kena saya es kuenya,”

kata Sudrajat.

Saya digampar, ditonjok semua, ditendang. Ditendang pakai sepatu bot (boots). Saya sampai terpental ditendang. Enggak ada minta maaf sama sekali semuanya, enggak ada,”

tambahnya.

Padahal, Sudrajat telah berulang kali menjelaskan bahwa es yang dijualnya adalah es kue asli.

Hasil Lab Es Gabus Aman Dikonsumsi

Belakangan, kedua aparat yang terlibat yaitu Aiptu Ikhwan Mulyadi dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, dan Heri dari Babinsa Kelurahan Utan Panjang, telah menyampaikan permintaan maaf.

Hasil uji laboratorium Polres Metro Jakarta Pusat memastikan, es gabus Sudrajat aman untuk dikonsumsi.

Keduanya berdalih tindakan tersebut dilakukan sebagai respons atas laporan masyarakat terkait dugaan makanan berbahaya.

Tag:babinsabhabinkamtibmasDPREditoriales gabussudrajat
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Follow:
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Trending di OWRITE
Wacana Prabowo-Gibran Dua Periode di Tengah Kesulitan Rakyat: Tak Punya Nurani dan Mabuk Kekuasaan!
By Hardani Triyoga
pemerintah dalam menghormati jasa para pendahulu dan pemimpin bangsa yang dinilai telah memberikan kontribusi besar bagi negara.
1
Viral! BEM UBK Ngaku Terima Uang Usai Temui Gibran di Istana, Mahasiswa Murka
By Hardani Triyoga
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].
2
Episode Drama Baru Kasus MBG: Kepala BGN Nanik Deyang Masuk ‘Bidikan’ Kejagung
By Rahmat Baihaqi
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar (kiri) berbincang dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang (kanan) saat mengikuti rapat koordinasi peningkatan kualitas program Makan Begizi Gratis (MBG) dan dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terpencil di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
3
Dilaporkan Soal Dugaan Korupsi Rp20 M, ITDC Ngaku Cuma Sediakan Lahan di Mandalika
By Rahmat Baihaqi
Kawasan Sirkuit Mandalika.
4
Pakar Bongkar Siapa yang Paling Diuntungkan dari Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara
5

BERITA LAINNYA

Ilustrasi airsoft gun.
Megapolitan

Alasan ‘Koboi’ Adam Deni Petantang-Petenteng Bawa Beceng Bikin Geleng

Selebgram Adam Deni Gearaka (30) berulah dua kali berturut-turut saat mendatangi sebuah…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
9 jam lalu
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung
Megapolitan

Pasang Ambisi Jadi Kota Sinema, Pemprov DKI Beri Insentif Pajak 50 Persen untuk Film Nasional

Pemprov DKI Jakarta mulai menyiapkan langkah serius untuk mewujudkan Jakarta sebagai kota…

Ani RatnasariIvan OWRITE
By
Ani Ratnasari
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Ilustrasi hujan
Megapolitan

BMKG: Cuaca Jakarta 23 Juni 2026, Sebagian Wilayah Hujan Ringan

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah DKI Jakarta…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno saat membacakan sambutan dalam Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta memperingati HUT ke-499 Jakarta
Megapolitan

Setahun Menuju Usia 500 Tahun, Jakarta Pasang Target Jadi Kota Global

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta bukan sekadar seremoni tahunan.…

Ani RatnasariSyifa Fauziah
By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
1 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up