Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 29 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras
Megapolitan

Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 14, 2026 5:26 pm
Adi Briantika
Ivan
Share
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto
AKabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc)
SHARE

Polri menegaskan keseriusan dalam mengusut tuntas aksi teror penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan tim gabungan yang terdiri dari Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tengah bergerak cepat memburu pelaku.

Penyelidikan dari Polres Jakpus dan Dit Krimum PMJ saat ini masih melakukan penyidikan dengan scientific investigation (investigasi berbasis ilmiah) untuk menemukan pelaku. Perkara ini menjadi prioritas dan konsentrasi Mabes Polri dan Polda Metro Jaya,”

kata Budi dalam keterangannya, Sabtu, 14 Maret 2026.

Sebagai langkah awal pengusutan, kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian saat penyerangan tersebut berlangsung.

Saksi yang sudah diperiksa dua orang. (Mereka adalah) warga sekitar yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut,”

ujar Budi.

Terkait identifikasi pelaku, khususnya pelat nomor sepeda motor yang digunakan oleh dua orang tak dikenal tersebut, kepolisian saat ini tengah mengumpulkan dan mendalami rekaman kamera pengawas di sepanjang jalur pelarian pelaku.

Budi menegaskan proses identifikasi visual tersebut merupakan bagian integral dari metode investigasi ilmiah yang sedang berjalan.

Insiden bermula pada pukul 23.37 WIB, Kamis, 12 Maret. Saat itu, Andrie yang sedang mengendarai sepeda motornya di Jalan Salemba I tiba-tiba dihampiri oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai motor berlawanan arah.

Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung menyiramkan air keras ke arah Andrie hingga membuat baju yang dikenakannya meleleh.

Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku yang menggunakan helm dan penutup wajah langsung kabur memacu kendaraannya ke arah Jalan Salemba Raya.

Akibat siraman tersebut, Andrie mengalami luka bakar tingkat primer sebesar 24 persen dan masih dirawat di RSCM Jakarta.

Ujian Indonesia

Sementara itu, Komisioner Komnas Perempuan. Sondang Frishka menyoroti posisi strategis Indonesia di kancah internasional.

Ia menyebut kasus ini menjadi ujian bagi komitmen penegakan HAM di Tanah Air.

​Indonesia yang pada tahun 2026 ini terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB memiliki kewajiban untuk memimpin kepatuhan negara anggota PBB terhadap prinsip-prinsip HAM.

Kewajiban itu terutama harus dibuktikan dengan menyelesaikan pelanggaran HAM yang terjadi di dalam negeri, dan dalam hal ini kasus penyerangan berupa penganiayaan fisik terhadap salah seorang pembela HAM di Indonesia,”

ucap Sondang.

Negara wajib melindungi korban sesuai amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 serta Deklarasi PBB tentang Pembela HAM Tahun 1998.

Tag:Andrie YunusBudi HermantokontrasPenyiraman Air KerasPeriksa Saksipolisi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kereta jarak jauh
Nasional

Dari Bintaro hingga Bekasi Timur: Rangkaian Tragedi Kereta Api yang Tak Pernah Usai

Pada Senin malam, 27 April 2026, duka kembali menyelimuti jalur kereta api Indonesia. Tabrakan berantai yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur menambah…

By
Ani Ratnasari
Syifa Fauziah
8 Min Read
Aksi perompak/bajak laut Somalia, saat mendekati kapal yang melintas di tengah laut
Nasional

4 WNI Disandera Perampok di Perairan Somalia, Kapten Asal Gowa Jadi Korban

Empat warga negara Indonesia (WNI) menjadi korban penyanderaan oleh perompak di perairan Hafun, Somalia. Salah satu korban adalah Kapten Ashari Samadikun (33) yang berasal dari Gowa, Sulawesi Selatan. Insiden ini…

By
Ani Ratnasari
Ivan
3 Min Read
Ilustrasi Sekolah di DKI Jakarta
Megapolitan

Pemprov DKI Gelontorkan Dana Rp253,6 Miliar, Gratiskan 103 Sekolah Swasta di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen pemerintah daerah guna menghadirkan pendidikan gratis melalui pembiayaan sekolah swasta. Program ini akan dimulai pada tahun ajaran 2026/2027 dengan sebanyak 103 sekolah swasta…

By
Ani Ratnasari
Ivan
6 Min Read

BERITA LAINNYA

KA Argo Bromo Tabrak KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur. (Sumber: Istimewa)
Megapolitan

Pro-Kontra Usulan MenPPPA Pindahkan Gerbong Wanita, Netizen: Dikira Cowok Kebal Ditabrak Kereta?

Usulan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Arifah Fauzi untuk mengubah…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
17 jam lalu
potongan Instagram Story akun Instagram @darwansyahtj
Megapolitan

Kisah Pilu Ibu Muda jadi Korban Tewas Tragedi KRL di Hari Pertama Kerja Usai Cuti Melahirkan

Tragedi kecelakaan maut antara KRL Commuter Line dengan KA Argo Bromo Anggrek…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
18 jam lalu
Ilustrasi Hujan
Megapolitan

Prakiraan Cuaca 29 April 2026: Jakarta Hujan Ringan, Kepulauan Seribu Hujan Sedang

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan
18 jam lalu
KA Argo Bromo Anggrek Seruduk KRL Commuter Line di Bekasi Timur. (Sumber: Istimewa)
Megapolitan

Karyawan Kompas TV Jadi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Tim Dokkes RS Polri Kramatjati telah mengidentifikasi 10 jenazah korban kecelakaan Kereta…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteAmin Suciady
By
Rahmat
Amin Suciady
18 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up