Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 7 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Megapolitan / Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras
Megapolitan

Polisi Periksa Dua Saksi Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 14, 2026 5:26 pm
By
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc)
SHARE

Polri menegaskan keseriusan dalam mengusut tuntas aksi teror penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan tim gabungan yang terdiri dari Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat dan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya tengah bergerak cepat memburu pelaku.

Penyelidikan dari Polres Jakpus dan Dit Krimum PMJ saat ini masih melakukan penyidikan dengan scientific investigation (investigasi berbasis ilmiah) untuk menemukan pelaku. Perkara ini menjadi prioritas dan konsentrasi Mabes Polri dan Polda Metro Jaya,”

kata Budi dalam keterangannya, Sabtu, 14 Maret 2026.

Sebagai langkah awal pengusutan, kepolisian telah memeriksa sejumlah saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian saat penyerangan tersebut berlangsung.

Saksi yang sudah diperiksa dua orang. (Mereka adalah) warga sekitar yang melihat dan mengetahui kejadian tersebut,”

ujar Budi.

Terkait identifikasi pelaku, khususnya pelat nomor sepeda motor yang digunakan oleh dua orang tak dikenal tersebut, kepolisian saat ini tengah mengumpulkan dan mendalami rekaman kamera pengawas di sepanjang jalur pelarian pelaku.

Budi menegaskan proses identifikasi visual tersebut merupakan bagian integral dari metode investigasi ilmiah yang sedang berjalan.

Insiden bermula pada pukul 23.37 WIB, Kamis, 12 Maret. Saat itu, Andrie yang sedang mengendarai sepeda motornya di Jalan Salemba I tiba-tiba dihampiri oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai motor berlawanan arah.

Tanpa basa-basi, salah satu pelaku langsung menyiramkan air keras ke arah Andrie hingga membuat baju yang dikenakannya meleleh.

Setelah melancarkan aksinya, kedua pelaku yang menggunakan helm dan penutup wajah langsung kabur memacu kendaraannya ke arah Jalan Salemba Raya.

Akibat siraman tersebut, Andrie mengalami luka bakar tingkat primer sebesar 24 persen dan masih dirawat di RSCM Jakarta.

Ujian Indonesia

Sementara itu, Komisioner Komnas Perempuan. Sondang Frishka menyoroti posisi strategis Indonesia di kancah internasional.

Ia menyebut kasus ini menjadi ujian bagi komitmen penegakan HAM di Tanah Air.

​Indonesia yang pada tahun 2026 ini terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB memiliki kewajiban untuk memimpin kepatuhan negara anggota PBB terhadap prinsip-prinsip HAM.

Kewajiban itu terutama harus dibuktikan dengan menyelesaikan pelanggaran HAM yang terjadi di dalam negeri, dan dalam hal ini kasus penyerangan berupa penganiayaan fisik terhadap salah seorang pembela HAM di Indonesia,”

ucap Sondang.

Negara wajib melindungi korban sesuai amanat Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 serta Deklarasi PBB tentang Pembela HAM Tahun 1998.

Tag:Andrie YunusBudi HermantokontrasPenyiraman Air KerasPeriksa Saksipolisi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
1
Dari Court ke Street, Sepatu Basket Berubah Jadi Statement Fashion
By Syifa Fauziah
Sepatu Basket
2
Ada AK-47 Hingga Narkoba: ‘Gudang Rahasia’ Mantan Ketua Yayasan Sekolah di Jaksel Terbongkar
By Rahmat Baihaqi
Ilustrasi ruang sekolah berisi senpi dan narkotika.
3
Heboh Warga Israel Diduga Tinggal dan Punya Bisnis di Bali, Kemlu RI: Kami Cek Dulu
By Natania Longdong
Ilustrasi warga asing liburan di Bali.
4
Babak Baru Polemik Tudingan Wartawan ‘Gerombolan Sirkus’, Deddy Sitorus Siapkan Langkah Hukum
By Rika Pangesti
Anggota Komisi II DPR RI Deddy Yevri Sitorus.
5

BERITA LAINNYA

Temua 995 pucuk senjata api di Yayasan Sekolah Swasta di Jaksel. (Sumber: Istimewa)
Megapolitan

Teka-Teki Pemilik Ratusan Senjata Terungkap, Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan Sekolah: Itu Airsoft Gun Berizin

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin Alhadid Endar menjelaskan temuan senjata menyerupai…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
6 jam lalu
Temua 995 pucuk senjata api di Yayasan Sekolah Swasta di Jaksel. (Sumber: Istimewa)
Megapolitan

Terungkap! Gudang Rahasia di Yayasan Sekolah Jaksel Berisi Senjata, CD Porno dan Narkoba

Yayasan Sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan digegerkan dengan…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
7 jam lalu
Ilustrasi ruangan eks ketua yayasan sekolah.
Megapolitan

Dipecat karena Tilap Uang, Eks Bos Sekolah Swasta di Jaksel Tinggalkan ‘Gudang’ Bedil

Mantan ketua yayasan sekolah swasta inisial IWD dipecat karena dugaan penyalahgunaan keuangan.…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat Baihaqi
Adi Briantika
10 jam lalu
Temua 995 pucuk senjata api di Yayasan Sekolah Swasta di Jaksel. (Sumber: Istimewa)
Megapolitan

Tak Hanya 995 Senjata Api, Ada Teka Teki Bunker Misterius di Yayasan Sekolah Swasta Jaksel

Temuan 995 senjata api di sebuah yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang,…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up