Kepolisian menyelidiki dugaan prostitusi anak di bawah umur di Lokasari, Tamansari, Jakarta Barat, menyusul viralnya video terkait praktik tersebut di media sosial.
Kapolsek Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar mengatakan pihaknya masih menyelidiki kebenaran informasi itu.
“Masih dalam proses penyelidikan. Kami juga bekerja sama dengan (Direktorat) Siber Polda Metro,”
kata Bobby kepada Owrite.id, Kamis, 28 Mei 2026.
Bobby menyebut lokasi yang disebut-sebut jadi lokasi prostitusi anak merupakan sebuah wisma penginapan. Penyidik juga telah meminta keterangan dari pihak pengelola wisma.
“Pengelolanya pun tidak melakukan tindakan prostitusi atau (sengaja) menyewakan (demi prostitusi). (Kalau ada pelanggan yang) menyewa (kamar), ya, menyewa saja,”
jelas dia.
Namun, Lokasari yang disebut jadi sarang prostitusi dari video yang beredar, menurut Bobby merupakan lokasi yang berbeda. Namun, kepolisian tetap menindaklanjuti perkara ini.
Beredarnya video dugaan praktik prostitusi anak di Lokasari memicu perhatian publik. Dalam rekaman yang diunggah di media sosial, seorang perempuan menghampiri warga negara asing untuk menawarkan “jasa”, sembari menunjuk kepada sejumlah remaja perempuan dengan menyebut istilah “seventeen”.

