Palang Merah Indonesia (PMI) bergerak cepat memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Senin, 1 Juni 2026. Sebanyak 29 personel diterjunkan untuk membantu proses evakuasi, pelayanan kesehatan, hingga distribusi bantuan bagi para korban.
Ketua PMI DKI Jakarta, Beky Mardani menyampaikan bahwa tim PMI Jakarta Pusat telah berada di lokasi sejak kejadian berlangsung. Sementara PMI Provinsi DKI Jakarta turut memberikan dukungan tambahan dalam penanganan bencana tersebut.
“Personel yang terlibat total 29 orang. Kami juga menurunkan dua unit ambulans dan kendaraan logistik untuk mendukung penanganan di lapangan,”
ujarnya kepada Owrite.
Ia menjelaskan, fokus utama PMI saat kejadian adalah memberikan pertolongan pertama kepada korban, membantu evakuasi ke fasilitas kesehatan apabila diperlukan, serta menyalurkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak.
Berdasarkan data sementara yang diterima PMI, kebakaran tersebut berdampak pada lebih dari 1.000 warga yang berasal dari sekitar 300 kepala keluarga di dua wilayah Rukun Warga (RW).
“Jumlah terdampak sekitar seribuan orang. Saat ini mereka berada di lokasi-lokasi pengungsian yang telah disiapkan,”
katanya.
Sementara itu, tercatat tiga orang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Selain itu, delapan warga mengalami luka-luka, sebagian besar akibat menghirup asap saat kebakaran berlangsung.
“Korban luka sudah mendapatkan pertolongan dan penanganan yang diperlukan,”
tambahnya.
Selain pelayanan kesehatan, PMI juga mendirikan posko bantuan di lokasi kejadian. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi, pelayanan kesehatan, serta penyaluran bantuan kepada para pengungsi.
Hari ini, PMI DKI Jakarta menyalurkan berbagai bantuan berupa family kit, pakaian anak-anak, selimut, kasur lipat, tas siaga bencana, hingga terpal untuk membantu kebutuhan para korban.
Menurutnya, kebutuhan paling mendesak saat ini adalah kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, perlengkapan bayi, serta seragam sekolah bagi anak-anak yang terdampak kebakaran.
Dalam penanganan bencana ini, PMI juga berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Pemerintah Kota Jakarta Pusat guna memastikan bantuan dapat tersalurkan secara optimal.
Kebakaran diketahui terjadi sekitar pukul 20.55 WIB. Petugas PMI bersama pihak lainnya berada di lokasi hingga sekitar pukul 02.00 WIB untuk membantu proses penanganan dan pemantauan situasi. Hingga dini hari, api berhasil dipadamkan dan saat ini petugas melakukan proses pendinginan guna mengantisipasi munculnya titik api baru.
Saat ini, Seluruh korban telah berhasil dievakuasi dan berada di sejumlah lokasi pengungsian seperti masjid, musala, maupun bangunan lain yang dapat digunakan sebagai tempat penampungan sementara.
PMI juga mengajak masyarakat yang ingin membantu para korban untuk menyalurkan bantuan melalui posko yang telah didirikan di sekitar lokasi kebakaran.
“Bagi masyarakat yang ingin membantu, silakan datang ke posko PMI di lokasi. Bantuan bisa berupa bahan makanan, pakaian, maupun kebutuhan lainnya yang dibutuhkan para pengungsi,”
tutupnya.


