Unit Reskrim Polsek Johar Baru meringkus lima anggota gangster bersenjata tajam yang nekat menyerang warga di Jalan Tanah Tinggi XII, Johar Baru, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold E.P. Hutagalung berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan saksi, analisis rekaman CCTV, serta pengembangan di lapangan, polisi meringkus lima terduga pelaku berinisial P, HS, IW, AS, dan MDP.
“Kami tidak memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan yang mengancam keselamatan warga. Seluruh pelaku yang terlibat akan kami kejar dan proses sesuai hukum yang berlaku guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,”
ujar Reynold dalam keterangannya, Minggu, 28 Jun 2026.
Selain itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua bilah celurit, dua unit sepeda motor yang diduga digunakan saat kejadian, satu jaket milik pelaku, rekaman CCTV, serta hasil visum korban.
Buru Pelaku Lain
Sementara itu, Kapolsek Johar Baru Kompol Saiful Anwar menjelaskan pihaknya masih terus mengembangkan perkara untuk mengungkap keterlibatan pelaku lain yang diduga ikut dalam aksi tersebut.
“Kami masih mengejar pelaku lain yang telah teridentifikasi, serta mendalami keterkaitan kelompok gangster yang terlibat, termasuk aktivitas mereka di media sosial. Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas kepada kepolisian,”
tutur Saiful.
Saat ini kelima terduga pelaku ditahan di Polsek Johar Baru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus memburu pelaku lain yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Polres Metro Jakarta Pusat mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap gangguan keamanan melalui layanan Kepolisian 110 atau kantor polisi terdekat. Hingga saat ini situasi di wilayah Johar Baru terpantau aman dan kondusif.
Viral
Kriminalitas ini viral di media sosial, dilakukan oleh kelompok yang diperkirakan berjumlah sekitar 40 orang dengan menggunakan sekitar 20 sepeda motor. Pelaku datang secara berkelompok dan menyerang warga yang sedang berada di lokasi, mengakibatkan tiga orang mengalami luka bacok pada bagian punggung, pinggang, dan lengan.
Korban kemudian mendapatkan perawatan medis, serta divisum untuk kepentingan penyidikan.


























