Detasemen Khusus (Densus) 88 langsung menjaga ketat area SDN 15, Srengseng Sawah, Jakarta Selatan. Penjagaan itu setelah SDN 15 dapat teror bom saat hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin, 13 Juli 2026.
Teror bom itu diterima oleh salah seorang guru dan tata usaha (TU) sekolah melalui pesan WhatsApp sekitar pukul 06.28 WIB.
SELAMAT PAGI DAN SALAM SEJAHTERA, DIHARAAP BERSIAP SIAP DENGAN HITUNGAN MENIT TEMPAT SEKOLAHAN SDN 15 PAGI INI AKAN MELEDAK DAN KAMI SUDAH MENYIAPKAN 11 TITIK …!!!!”
demikian pesan pelaku teror dalam dokumentasi yang diterima awak media.
Dalam pesan itu, terduga pelaku sempat menelepon kemudian mengancam agar tidak menghubungi aparat kepolisian.







