Pemprov DKi tengah menyiapkan program beasiswa kuliah di luar negeri untuk 50 – 75 mahasiswa Jakarta.
Program ini akan dijadwalkan melalui skema Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang ditargetkan akan mulai dilaksanakan pada tahun depan.
Mengutip dari siaran pers Pemprov DKI Jakarta rencana ini disampaikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin, 13 Juli 2026.
Pramono mengatakan, program LPDP Jakarta menjadi salah satu upaya Pemprov DKI dalam memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Skema Kerja Sama Dengan LPDP
Pada tahap awal, nantinya akan ada sekitar 50 hingga 75 mahasiswa yang mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke berbagai perguruan tinggi di luar negeri melalui skema kerja sama dengan LPDP.
Selain menyiapkan program tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga akan terus memperkuat berbagai program bantuan pendidikan yang telah berjalan.
Seperti Program Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang telah menjangkau 707.477 siswa dari jenjang SD hingga SMA/SMK.
Ada juga Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) yang telah dimanfaatkan sekitar 15.825 mahasiswa. Program tersebut kini juga akan diperluas hingga jenjang magister (S2) dan doktor (S3).
Pramono menegaskan, perhatian terhadap sektor pendidikan merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mempersiapkan generasi muda yang memiliki daya saing di tingkat global.
Melalui program LPDP Jakarta, pemerintah daerah berharap semakin banyak mahasiswa Jakarta yang memiliki kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.




















