Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Megapolitan

Prajurit Kodam Cenderawasih Tewas Dianiaya di Tangsel, Polisi Kantongi 4 Tersangka

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan saksi menemukan Prada ABS tergeletak di pinggir jalan, sekitar pukul 05.45 WIB.

Kepalan tinju.
Kepalan tinju. (Pixabay)

Seorang prajurit TNI, Prada ABS, tewas usai diduga dianiaya oleh belasan orang di kawasan Tangerang Selatan, Banten, pada Minggu, 19 Juli 2026.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen TNI Donny Pramono pada 22 Juli di Jakarta mengatakan korban merupakan anggota Kodam XVII/Cenderawasih yang sedang bertugas membantu Kantor Perwakilan Kodam XVII/Cenderawasih di Jakarta.

“Terduga pelaku pengeroyokan dan penusukan kepada korban (alm) Prada ABS sejumlah sembilan orang, sedangkan delapan saksi lainnya telah dibebaskan karena tidak ada keterlibatan dalam kejadian,”

kata Donny.

Perselisihan di sebuah tempat makan dan berujung pada aksi pengeroyokan diduga jadi pemicu insiden. Korban diduga ditusuk dengan benda tajam sehingga ia tewas.

Iklan

“TNI akan terus mengawal ketat proses hukum ini dan mengimbau masyarakat serta rekan almarhum agar tetap tenang, serta menyerahkan penindakan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,”

ujar Donny.

Penelusuran

Kasus ini ditangani oleh jajaran Polres Tangerang Selatan, dengan memeriksa 17 saksi. 

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan saksi menemukan Prada ABS tergeletak di pinggir jalan, sekitar pukul 05.45 WIB.

“Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, korban mengalami sejumlah luka akibat benda tajam dan dinyatakan meninggal,”

ucap Jumalolo.

Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, kepolisian berhasil menangkap dan menetapkan empat orang sebagai tersangka.

“Keempat tersangka inisial BR, RRGB, MKN, dan H yang melakukan kekerasan terhadap korban,”

ujar Jumalolo.

Proses penyidikan berlanjut, kepolisian masih berusaha mengungkap motif perkara penganiayaan ini.

Iklan