Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hidayana mengungkapkan, India akan memberikan bimbingan teknis untuk meningkatkan kualitas layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia.
Dadan mengatakan, sebelum menjalankan Program MBG, pemerintah sudah terlebih dahulu berkunjung ke India untuk melihat roal model pelaksanaan MBG.
Sebelum kita melaksanakan program makan bergizi, kita berkunjung ke India melihat role model di India. Saya kira nanti bimbingan teknis dari India akan membantu untuk meningkatkan kualitas pelayanan MBG di Indonesia,” ujar Dadan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (30/10/2025).
Dadan menjelaskan, keterlibatan India pada Program MBG diantaranya sebagai pengawas, pengembangan institusi, hingga peningkatan kualitas layanan MBG.
Lebih banyak mungkin nanti ke pengawasan, pengembangan institusi, peningkatan kualitas layanan, dan lain-lain,” katanya.
Lebih lanjut, Dadan mengatakan bahwa hingga saat ini jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebanyak 13.514, dengan melayani 39,5 juta penerima manfaat.
Insya Allah akhir bulan ini mungkin kita sudah akan melayani 40 juta,” terangnya.
Capai Rp35,6 triliun
Dadan menuturkan, untuk realisasi penyerapan anggaran MBG sudah mencapai Rp35,6 triliun, dari total alokasi tahun ini yang sebesar Rp71 triliun.
Namun, Dadan mengatakan akan mengejar target agar penerima MBG bisa mencapai target 82,9 juta orang.
Hari ini penyerapan anggaran makan bergizi sudah mencapai Rp35,6 triliun, sudah mencakup 50,1 persen. Dan kita kejar terus target sampai akhir tahun, mudah-mudahan 82,9 juta bisa kita layani di akhir tahun,” ujar Dadan.


