Kabar duka datang dari salah satu anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Haerul Saleh. Pengabdiannya kepada negara berakhir setelah menjadi korban insiden kebakaran rumah di Jalan TB Simatupang No 3, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat 8 Mei 2026
Pasca kejadian almarhum telah disemayamkan di Rumah Duka Jl. Kartika Utama, Jakarta Selatan, dan akan dimakamkan di tanah kelahirannya Kolaka, Sulawesi Tenggara.
Kebakaran Diduga Berasal dari Sisa Tiner Renovasi
Kasudin Gulkarmat Jakarta Selatan Asril Rizal mengatakan kebakaran itu terjadi sekitar pukul 07.53 WIB. Semula asap hitam mengepul dari lantai 3 rumah Haerul.
Diduga api berasal dari sisa tiner bekas renovasi rumah,”
ucap Rizal.
Warga setempat kemudian melapor kejadian itu kepada petugas pemadam. Kurang dari satu jam, petugas berjibaku dan berhasil memadamkan si jago merah. Sementara, korban langsung dievakuasi ke RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Pernah Jadi Anggota DPR RI dari Gerindra
Nama Haerul di dunia birokrat sejatinya sudah tidak asing didengar. Sebelum lama berkecimpung di bidang pengawasan dan pemeriksaan keuangan negara, pernah berkiprah sebagai anggota DPR RI.
Sebagai salah satu jagoan partai Gerindra, Haerul pernah menduduki kursi DPR periode 2014–2019 di Komisi XI. Dia mengemban tugas mengawasi keuangan, perencanaan pembangunan nasional, moneter, dan sektor jasa keuangan.
Haerul kemudian kembali menduduki kursi di Komisi XI melalui Pergantian Antar waktu (PAW) pada 2020–2022.
Karier dan Latar Belakang Pendidikan
Pria kelahiran 12 Agustus 1981 asal Kolaka, Sulawesi Tenggara merupakan salah satu alumni Universitas Satria fakultas Hukum.
Sepak terjang dalam kariernya pun mentereng, selain menjabat anggota DPR, Haerul mendirikan perusahaan dan menjabat Direktur Utama PT Kolaka Inti Karya salah satunya. Perusahaan lain yang dia juga dia pimpin lainnya yakni Direktur Utama Masalle Group, CV Bunga Coklat, dan PT Laburino.
Sepak terjang kariernya yang terang benderang berkat pengalaman organisasi yang selama ini dia geluti sejak 2003. Haerul tercatat pernah ditunjuk anggota Dewan Penasehat KADIN Sulawesi Tenggara serta Dewan Penasehat Peradi Kabupaten Kolaka.




