Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 5 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Dirjen Djaka Tak Ingin Bea Cukai Dibekukan: Kita Akan Perbaiki Semua
Nasional

Dirjen Djaka Tak Ingin Bea Cukai Dibekukan: Kita Akan Perbaiki Semua

Nisa-OWRITEIvan OWRITE
Last updated: Desember 3, 2025 6:23 pm
Anisa Aulia
Ivan
Share
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama (Foto: Owrite/Anisa Aulia)
SHARE

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengancam, akan membekukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bila tak berbenah dalam setahun ini. Ancaman itu dilayangkan sebab Bea Cukai memiliki citra buruk di mata masyarakat.

Merespons hal ini, Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama mengatakan ultimatum yang disampaikan Purbaya tersebut merupakan bentuk koreksi, agar DJBC bisa menjadi lebih baik kedepannya.

Intinya bahwa itu adalah bentuk apa namanya koreksi, bentuk koreksi dari Bea Cukai. Yang pasti, Bea Cukai bahwa kedepannya, kita ke depan akan berupaya untuk lebih baik,”

Djaka di Kantor WIlayah Bea Cukai Jakarta, Rabu, 3 November 2025.

Djaka menyatakan, akan melakukan perbaikan di Bea Cukai agar sejarah kelam tahun 1985-1995 tidak kembali terulang.

Karena pada masa itu, Bea Cukai dibekukan oleh Presiden Soeharto, dan digantikan oleh Société Générale de Surveillance (SGS) yang merupakan perusahaan surveyor swasta asal Swiss, untuk mengambil alih tugas pemeriksaan barang.

Apa yang menjadi sejarah kelam tahun 1985-1995 itu kita tidak ingin itu terjadi ataupun diulangi oleh Bea Cukai. Sehingga tentunya bahwa Bea Cukai harus berbenah diri untuk menghilangkan image negatif kepada Bea Cukai,”

Djaka.

Djaka juga mengaku sudah mempersiapkan sejumlah strategi guna memperbaiki Bea Cukai.

Hal itu mulai dari kultur kerja, meningkatkan kinerja, hingga meningkatkan pengawasan di pelabuhan hingga bandara.

Tentunya kita akan memperbaiki semua pelayanan. Tentunya masyarakat ketika kita melakukan pelayanan kepada masyarakat ketika ada ketidakpuasan, ya sedikit demi sedikit kita akan berupaya untuk memperbaikinya,”

Djaka.

Djaka mengatakan, sudah mulai melakukan sejumlah upaya perbaikan, salah satunya dengan memanfaatkan teknologi guna menghindari under invoicing, atau pelaporan nilai transaksi barang atau jasa yang lebih rendah dari harga sebenarnya.

Kita berupaya untuk memanfaatkan teknologi yang saat ini ada seperti di pelabuhan untuk menghindari under invoice kita sudah melakukan upaya untuk mengkonekkan dengan AI. Jadi alat-alat yang kita punya kita kembangkan dengan kemampuan AI. Sedikit demi sedikit, walaupun belum sempurna tapi kita sudah berupaya untuk mengarah ke sana,”

Djaka.

Lebih lanjut Djaka mengaku optimis, DJBC mampu berbenah selama setahun ini. Karena bila tidak berbenah, ia mengkhawatirkan pegawai Bea Cukai dirumahkan dan hanya memakan gaji buta.

Ya optimis, harus optimis. Kalau kita nggak optimis, tahun depan kita selesai semua. Apakah mau Bea Cukai, ataupun pegawai Bea Cukai dirumahkan dengan makan gaji buta aja itu? Tentu tidak akan mau, dengan keinginan Pak Purbaya untuk memperbaiki Bea Cukai tentunya perlu dukungan dari masyarakat semua,”

Djaka.

Janji Hilangkan Citra Sarang Pungli

Direktur Jenderal Bea dan Cukai juga berjanji akan menghilangkan citra institusi Bea Cukai sebagai sarang pungli di mata masyarakat.

Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa agar Bea Cukai melakukan pembenahan.

Djaka mengatakan, ia sudah mendapat arahan dari Purbaya agar Bea Cukai melakukan perbaikan mulai dari sumber daya manusia hingga peralatan.

Ya mungkin image di masyarakat bahwa Bea Cukai adalah sarang pungli itu sedikit demi sedikit kita hilangkan. Kami memohon dukungan dari masyarakat untuk mendukung bagaimana kita kedepannya menjadi lebih baik,”

Djaka.

Djaka juga mengancam memecat pegawai Bea Cukai ‘nakal’ yang masih melanggar aturan.

Ketika ditanya mengenai jumlah petugas yang telah ditindak, ia menyebut proses penanganan pelanggaran dilakukan melalui mekanisme internal.

Yang masih bandel kita selesaikan itu aja. Karena kan kita ada proses ya, ada yang proses sedikit banyak, saya nggak (tau) berapa yang sudah kita tindak, tetapi sudah melalui proses apakah itu dari kepatuhan internal maupun dari Itjen Kementerian Keuangan,”

Direktur Jenderal Bea dan Cukai.

Tag:Bea CukaiDjaka Budhi UtamaMeningkatkan KinerjaSejumlah Strategi
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Nisa-OWRITE
ByAnisa Aulia
Reporter
Ikuti
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Ekonomi dan Bisnis.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Ikuti
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Ilustrasi Tambang Martabe di Batang Toru, Sumatera Utara.
Nasional

(Part II) Izin Dicabut, BUMN Masuk: Polemik Martabe dan Masa Depan Iklim Investasi Pertambangan

Prinsip Due Process of Law Sudirman menekankan, bahwa pencabutan izin atau pemutusan kontrak harus berlandaskan prinsip due process of law dalam hukum administrasi, sebagaimana dirumuskan dalam asas-asas umum pemerintahan yang…

By
Iren Natania
Amin Suciady
7 Min Read
Ilustrasi Tambang Martabe di Batang Toru, Sumatera Utara.
Nasional

(Part I) Izin Dicabut, BUMN Masuk: Polemik Martabe dan Masa Depan Iklim Investasi Pertambangan

PT Agincourt Resources (AR) atau biasa dikenal sebagai perusahaan tambang emas Martabe, harus menelan kenyataan pahit setelah izin usaha perseroan dicabut oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH). Pencabutan itu…

By
Iren Natania
Amin Suciady
9 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa
Ekonomi Bisnis

Purbaya Mau Ambil Alih PNM dari Danantara, Buat Apa Ya?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berencana, mengambil alih salah satu lembaga keuangan yang ada di bawah Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, yakni PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Hal ini dilakukan…

By
Anisa Aulia
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Wakil Menteri Keuangan Juda Agung (kanan) dan Hakim MK Adies Kadir (kiri). (Sumber: Youtube Sekretariat Presiden)
Nasional

Prabowo Lantik Juda Agung Jadi Wamenkeu dan Adies Kadir Sebagai Hakim MK

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan dan…

Nisa-OWRITEdusep-malik
By
Anisa Aulia
Dusep
1 jam lalu
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi. (Sumber: Dok. Kemen PPPA)
Nasional

Miris! Buku Sekolah Jadi ‘Barang Mewah’ Siswa SD di NTT, Bikin Menteri PPPA Alarm Keras

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menyoroti kasus seorang…

iren natania longdongdusep-malik
By
Iren Natania
Dusep
1 jam lalu
Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari
Nasional

Pencalonan Tunggal Hakim MK Dinilai Cacat Konstitusional, Publik Boleh Menggugat

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Andalas, Feri Amsari menilai, seleksi hakim Mahkamah…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
1 jam lalu
Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) usulan DPR Adies Kadir (tengah) menerima ucapan selamat dari anggota DPR saat mengikuti Rapat Paripurna DPR ke-12 Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta
Nasional

Kontroversi Pemilihan Hakim MK: Wujud Nyata Problem Serius Mekanisme Seleksi Pejabat Negara

Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) usulan DPR oleh Komisi…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
1 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up