Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Nasional

Cak Imin Minta Produksi MBG Jangan Pakai Bahan Baku Impor

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, program MBG tidak menggunakan bahan baku impor dapur SPPG menggunakan tepung hasil impor.

Petugas menyiapkan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, Cipinang, Jakarta Timur
Petugas menyiapkan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri, Cipinang, Jakarta Timur (ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah/tom)

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Imin, minta agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak menggunakan bahan baku impor.

Menurut Cak Imin, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih ada yang menggunakan tepung dari hasil impor.

Jangan sekali-kali menggunakan bahan impor dalam produksi MBG. Bahkan banyak yang memakai tepung impor tanpa sadar. Padahal karbohidrat itu bisa diciptakan dari produktivitas lokal masing-masing daerah,”

Cak Imin di Jakarta, dikutip Kamis, 11 Desember 2025.

Ketua Umum PKB itu mencontohkan inovasi dari berbagai daerah seperti Papua yang mengoptimalkan sagu, Maluku berbasis singkong, hingga inovasi pengganti susu dari pangan lokal.

Iklan

Menurutnya, inilah model ideal di mana SPPG bukan hanya memasak, tetapi menggerakkan petani dan komunitas di sekitarnya menjadi lebih produktif.

Yang sebelumnya tidak pernah menanam menjadi penanam, dan hasilnya dibeli oleh dapur. Inilah berkah SPPG,”

Cak Imin.

Kalau satu tahun ini dianggap masa penyesuaian silakan, tapi setelah itu jangan ada satu pun bahan impor. Videonya, kapasitasnya, keahlian dapur-dapur ini akan kita putar ke seluruh Indonesia untuk pembinaan lanjutan,”

Cak Imin.

Saat ditanya mengenai tindak lanjut larangan bahan impor, Gus Imin menjelaskan bahwa tahap awal masih berupa imbauan, namun pemerintah mendorong semua pihak memberi apresiasi kepada dapur yang paling konsisten memakai bahan lokal.

Tepung, protein, dan semua bahan impor lainnya kita dorong untuk dihilangkan bertahap,”

Cak Imin.

Cak Imin kembali menegaskan, perintah Presiden bahwa MBG tidak hanya berorientasi pada gizi siswa, tapi juga perlu menggerakkan ekonomi masyarakat.

Makan Bergizi Gratis bukan cuma soal gizi siswa, tapi bagaimana ekonomi masyarakat setempat bergerak,”

Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Natania Longdong adalah jurnalis di Owrite yang berfokus pada isu internasional, energi, dan lingkungan. Dengan pengalaman lebih dari empat

  • Editor

    Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.