Kementerian Pertahanan memastikan waktu pelaksanaan pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Program pembentukan Komcad yang menyasar birokrat sipil ini dijadwalkan akan mulai bergulir pada April 2026.
Untuk rencana ke depan, pelatihan Komcad ASN direncanakan mulai pada April,”
ujar Kepala Biro Humas dan Infohan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait kepada owrite, Senin, 2 Februari 2026.
Rico mengungkapkan, target rekrutmen Komcad ASN kali ini sangat spesifik, karena tidak lagi menyasar masyarakat umum secara luas seperti gelombang-gelombang awal, melainkan fokus pada pegawai pemerintah di pusat kekuasaan.
Dengan sasaran ASN dari 49 Kementerian/Lembaga yang berada di Jakarta,”
tegas dia.
Meski jadwal pelaksanaan sudah dikunci pada bulan April, pemerintah menyatakan detail teknis mengenai berapa jumlah pasti ASN yang harus dikirimkan oleh setiap instansi masih dalam tahap pembahasan akhir.
Beredar kabar target total rekrutmen Komcad ASN mencapai 4.000 personel. Namun, Rico menyebut pengaturan teknis mendetail sedang digodok.
Adapun pengaturan teknis seperti tahapan, kuota per instansi, dan mekanisme pelaksanaan masih dalam proses koordinasi dan akan diumumkan secara resmi setelah ditetapkan,”
ucap dia.
Kepastian ini menjadi sinyal bagi para ASN di lingkungan Jakarta untuk mempersiapkan diri, mengingat pelaksanaan pelatihan tinggal berjarak dua bulan dari sekarang. Program ini merupakan bagian dari implementasi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.
Kami bagi setiap triwulan, sehingga pada saat semester pertama sudah mempunyai Komponen Cadangan cukup besar. Itulah proyeksi bagaimana negara harus mempertahankan dirinya,”
kata Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Sabtu, 31 Januari 2026.
ASN usia 18-35 “dilatih” pendidikan dasar militer guna menumbuhkan jiwa nasionalisme dan cinta Tanah Air. Usai mengikuti pelatihan, para anggota cadangan itu dipulangkan ke instansi dan lembaga masing-masing untuk melanjutkan pengabdian.



