Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 28 Apr 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / TNI Turunkan Status Siaga 1 Jadi Siaga 3
Nasional

TNI Turunkan Status Siaga 1 Jadi Siaga 3

owrite-adi-briantikaIvan OWRITE
Last updated: Maret 13, 2026 9:49 am
Adi Briantika
Ivan
Share
Prajurit TNI Yonif Raider 112 Dharma Jaya mendengarkan arahan usai upacara penyambutan kepulangan Satgas Pengamanan Perbatasan Papua Nugini di Pelabuhan Umum Krueng Geukuh, Aceh Utara
Prajurit TNI Yonif Raider 112 Dharma Jaya mendengarkan arahan usai upacara penyambutan kepulangan Satgas Pengamanan Perbatasan Papua Nugini di Pelabuhan Umum Krueng Geukuh, Aceh Utara (ANTARA FOTO/Rahmad/nym)
SHARE

Kadispenad Brigjen TNI Donny Pramono menyatakan situasi Siaga 1 saat ini berubah menjadi Siaga 3. Hal ini merespons isu surat telegram penetapan status Siaga oleh Panglima TNI.

Sudah disampaikan oleh Mabes TNI melalui Kapuspen TNI, (instruksi) dari Siaga 1 menjadi Siaga 3. Jadi itu suatu tahapan kesiapsiagaan,”

kata Donny, Kamis, 12 Maret 2026, di Markas Besar Angkatan Darat.

Penurunan status Siaga, lanjut dia, dilakukan sejak Minggu, 8 Maret, menyusul selesainya tahap pengecekan menyeluruh, dan untuk menyesuaikan dengan ritme penugasan prajurit menjelang masa cuti Lebaran.

Pernyataan ini sekaligus menepis spekulasi publik yang mengaitkan gelar pasukan TNI dengan eskalasi konflik di luar negeri, serta meluruskan isu miskomunikasi antara Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) dan Mabes TNI.

Perihal perbedaan pernyataan KSAD sempat menyebut belum ada perintah Siaga 1 sebelum akhirnya surat tersebut keluar, Donny menjelaskan hal tersebut murni masalah waktu dan proses administrasi surat-menyurat.

Saat itu wartawan menanyakan (hal tersebut pada) pagi. Memang belum ada (surat) yang masuk. Sehingga mungkin menyampaikan ke wartawan ‘tidak ada’. Baru sore hari (TNI) menyampaikan bahwa kegiatan Siaga 1 itu ada,”

jelas dia.

Donny juga secara tegas membantah rumor yang menyebutkan adanya ketidakcocokan antara Mabes TNI dengan TNI Angkatan Darat akibat perbedaan informasi awal tersebut.

Bahkan ia mengklaim pihaknya tetap loyal dan menjalankan semua tugas yang diperintahkan.

Status Siaga 1 yang sempat diberlakukan pada Sabtu, 7 Maret—ditandai dengan gelar perlengkapan dan alutsista di kawasan Monas merupakan mekanisme pengecekan kesiapan personel dan materiel.

Hal ini merupakan persiapan menjelang agenda-agenda penting, salah satunya ialah pengamanan Idulfitri guna membantu tugas Polri.

Donny menyadari momentum pengecekan ini bertepatan dengan sensitivitas masyarakat terhadap isu perang AS-Israel dan Iran, sehingga memicu pertanyaan di tengah publik.

Masyarakat sensitif, ‘ada apa ini?’ (Siaga merupakan) suatu profesionalisme. Menjaga kesiapsiagaan, gelar perlengkapan. Kegiatan ini bukan terkait situasi darurat atau respons terhadap kondisi keamanan tertentu, melainkan bagian dari prosedur rutin dalam menjaga profesionalisme dan kesiapan prajurit,”

terang dia.

Kontroversi ini bermula dari penerbitan Surat Telegram Panglima TNI Nomor: TR/283/2026 oleh Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, yang diteken Asisten Operasi Panglima TNI Letjen Bobby Rinal Makmun pada 1 Maret 2026.

Melalui surat telegram itu, Panglima TNI menilai perlu adanya penjagaan ketat terhadap berbagai objek vital transportasi darat (seperti stasiun kereta dan terminal), laut (pelabuhan), hingga udara (bandara).

Respons Koalisi

Perwakilan Koalisi dari Indonesia RISK Centre, Julius Ibrani, menegaskan kewenangan pengerahan kekuatan angkatan bersenjata mutlak berada di tangan Kepala Negara.

Surat telegram tersebut tidak sejalan dengan Konstitusi, karena pengerahan kekuatan militer seharusnya ada di tangan presiden, bukan Panglima TNI. Presiden adalah pemegang kekuasaan tertinggi atas Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara sebagaimana diatur dalam Pasal 10 UUD NRI 1945,”

kata Julius, 8 Maret 2026, dalam keterangan tertulis.

Ia juga menambahkan bahwa landasan tersebut diperkuat oleh Pasal 17 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

TNI adalah alat pertahanan negara sehingga tugasnya hanya menjalankan kebijakan pertahanan negara yang dibuat presiden. Dengan demikian, salah dan keliru jika Panglima TNI memberikan penilaian situasi yang ada dan mengerahkan militer,”

papar Julius.

Langkah ini dicurigai sebagai taktik politics of fear (politik ketakutan) yang digunakan untuk meredam kelompok kritis, lantaran belakangan ini kebijakan presiden banyak mendapatkan kecaman dan penolakan dari publik.

Tag:Mabes TNIPanglima TNISiaga 1Siaga 3TNI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Ivan OWRITE
ByIvan
Redaktur
Follow:
Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.

BERITA TERKINI

Indeks berita
Kereta Api Taksaka Jurusan Gambir-Yogyakarta saat melintas. (Sumber: Instagram/@kai121)
Nasional

Usai Tabrakan Maut, KAI Batalkan Sejumlah Kereta Jarak Jauh dan Siapkan Refund 100%

PT Kereta Api Indonesia (Persero) melakukan penyesuaian pola operasi perjalanan KRL yang menyesuaikan kondisi jalur, usai insiden Kereta Api Argo Bromo menabrak bagian belakang KRL Commuter line di Stasiun Bekasi…

By
Iren Natania
Dusep
2 Min Read
Situasi di Stasiun Bekasi Timur, setelah kecelakaan Commuter Line - KA Argo Bromo Anggrek (Dokumen istimewa)
Megapolitan

KA Argo Bromo Anggrek Tabrak Commuter, CEO Danantara: Fokus Evakuasi dan Penanganan Korban

CEO Danantara, Rosan Roeslani, buka suara ihwal tabrakan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Ia memastikan, fokus saat ini…

By
Anisa Aulia
Amin Suciady
2 Min Read
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, meninjau langsung lokasi tabrakan kereta Argo Bromo vs Commuter Line di Stasiun Bekasi
Megapolitan

Dasco Prihatin Terkait Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Kereta Api Argo Bromo menabrak bagian belakang KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026. Kecelakaan tersebut menyebabkan gerbong belakang KRL, yang merupakan gerbong khusus wanita,…

By
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Mohammad Jumhur Hidayat, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. (Sumber: Youtube/Setpres)
Nasional

Resmi Dilantik Prabowo, Siapa Mohammad Jumhur Hidayat Menteri Lingkungan Hidup yang Baru?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan…

Syifa FauziahAmin Suciady
By
Syifa Fauziah
Amin Suciady
3 jam lalu
Koalisi Sipil untuk Reformasi Kepolisian menuntut Presiden Prabowo untuk mengumumkan hasil kerja Komisi Reformasi Polri.
Nasional

5 Bulan Tanpa Laporan, Koalisi Sipil Kritik Komisi Reformasi Polri: Omon-omon Saja

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Polri mempertanyakan hasil kerja Komisi Percepatan Reformasi…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
5 jam lalu
Bahan bakar baru, Bobibos
Nasional

Dipanggil ESDM, Bobibos Punya Peluang Jadi Solusi Bahan Bakar Nasional?

Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
6 jam lalu
Ilustrasi Kereta Api
Nasional

RI Makin Dekat Stop Impor BBM? B50 Siap Diterapkan Nasional Setelah Uji Kereta

Indonesia terus melakukan percepatan implementasi biodiesel B50, yakni campuran 50 persen biodiesel…

iren natania longdongAmin Suciady
By
Iren Natania
Amin Suciady
6 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up