Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan Presiden Prabowo Subianto sudah melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2025. Namun demikian, hanya ada laporan LHKPN Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang sudah dirilis dalam website resmi.
Juru Bicara (Jubir) KPK, Budi Prasetyo menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah melaporkan harta kekayaannya pada periode 2025.
Diketahui pelaporan LHKPN telah dimulai sejak 1 Januari – 31 Maret 2026
Kami perlu sampaikan bahwa Bapak Presiden dan Bapak Wakil Presiden juga sudah menyampaikan LHKPNnya tepat waktu,”
kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Rabu, 1 April 2026.
Budi juga menjelaskan, masyarakat nantinya bisa mengakses harta kekayaan milik Prabowo dan Gibran secara terbuka melalui website elhkpn.kpk.go.id
Menurutnya pelaporan tersebut harus dijadikan contoh oleh para penyelenggara negara lainnya dalam rangka tranparansi pertanggungjawaban atas aset maupun harta dalam memakai uang negara.
Ini juga menjadi catatan penting tentunya bagi jajaran di kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dan BUMD untuk bisa mencontoh terkait dengan kepatuhan LHKPN sebagai instrumen pencegahan korupsi,”
ujarnya.
Hingga Selasa, 31 Maret 2026, KPK baru menerima 93,6 persen LHKPN dari 431.882 total penyelenggara wajib lapor.
Dengan demikian masih tersisa sekitar 27.640 pihak belum memuat LHKPN-nya.
LHKPN Presiden Prabowo Belum Dirilis
Berdasarkan penelusuran Owrite.id pada laman resmi elhkpn.kpk.go.id Rabu, 1 April 2026. KPK belum merilis laporan kekayaan Presiden Prabowo.
Sementara itu, KPK sudah merilis laporan kekayaan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka senilai Rp 27.915.654.176.
Gibran tercatat memiliki tujuh aset tanah dan bangunan di wilayah Surakarta dan Sragen. Keseluruhan aset tersebut sebesar Rp 17.440.000.000
Mantan Walikota Solo itu juga memiliki tujuh aset transportasi dan mesin dengan total Rp286.500.000. Gibran masih memiliki kendaraan motor Honda Scoopy tahun 2015 seharga Rp6.500.000.
Rincian lainnya:
- Harta bergerak lain : Rp280.000.000
- Surat Berharga : Rp5.552.000.000
- Kas dan setara kas : Rp4.357.154.176




