Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 3 Sep 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • Sepak Bola
  • KPK
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Purbaya
  • Piala Dunia 2026
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Kesehatan / Kasus Campak Turun 93 Persen, PAPDI Ingatkan Dewasa Tetap Wajib Vaksinasi MMR
Kesehatan

Kasus Campak Turun 93 Persen, PAPDI Ingatkan Dewasa Tetap Wajib Vaksinasi MMR

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: April 1, 2026 7:04 pm
By
Syifa Fauziah
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Follow:
Ivan Syahruna Lubis
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Follow:
5 bulan lalu
Share
PAPDI Forum dan Konferensi Pers dengan tema "Campak pada Dewasa: Tanda Bahaya dan Penanganan yang Tepat serta Peran Vaksinasi."
PAPDI Forum dan Konferensi Pers dengan tema "Campak pada Dewasa: Tanda Bahaya dan Penanganan yang Tepat serta Peran Vaksinasi." (Foto: Pengurus pusat PAPDI)
SHARE

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melaporkan adanya penurunan signifikan kasus suspek dan terkonfirmasi campak di Indonesia.

Hingga minggu ke-12 tahun 2026, kasus harian turun drastis sebesar 93 persen, dari puncak 2.220 kasus pada minggu pertama menjadi 146 kasus pada pertengahan Maret.

Meski demikian, masyarakat tak boleh abai, sebab penyakit campak salah satu penyakit dengan tingkat penularan tinggi.

Satu penderita campak dapat menularkan virus kepada 12 hingga 18 orang lainnya. Penyakit ini bukan hanya menyerang anak-anak, tapi juga orang dewasa.

Untuk itu, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI) merekomendasikan vaksinasi measles, mumps, rubella (MMR) untuk mencegah infeksi virus penyebab campak pada orang dewasa.

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan alergi imunologi dr. Sukamto Koesnoe, Sp.PD, K-A.I, FINASIM mengatakan vaksin campak juga perlu dilakukan oleh orang dewasa untuk mencegah infeksi virus penyebab campak.

Vaksinasi campak pada dewasa bukan hanya perlu, tetapi sangat perlu,”

ujar dr. Sukamto dalam acara PAPDI Forum dan Konferensi Pers dengan tema “Campak pada Dewasa: Tanda Bahaya dan Penanganan yang Tepat serta Peran Vaksinasi.”

Menurut dia, vaksinasi MMR direkomendasikan kepada orang dewasa yang tidak terbukti memiliki kekebalan terhadap campak, termasuk mereka yang belum pernah mendapat vaksinasi atau tidak memiliki riwayat infeksi campak sebelumnya.

Kalau belum ada kekebalan, perlu vaksin. Bila tidak yakin kebal perlu vaksin,”

ucapnya.

Dokter Sukamto mengatakan bahwa vaksinasi tidak hanya diperlukan untuk meningkatkan daya tahan tubuh individu, tetapi juga membangun kekebalan kelompok.

Semakin tinggi cakupan vaksinasi, maka penularan virus akan semakin sulit terjadi,”

tandasnya.

Di sisi lain, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Dr. dr. Adityo Susilo, Sp.PD, K-P.T.I, FINASIM mengingatkan, meskipun vaksin MRR bagus karena dapat memberikan proteksi tinggi pada virus campak, namun MMR merupakan virus hidup yang dilemahkan.

Sehingga, ada populasi-populasi yang ketika divaksin harus dipastikan dulu statusnya

Pastikan tidak vaksin saat program hamil, untuk mereka yg ingin jalankan vaksin MMR, dipastikan menunda program hamil agar lebih proteksi populasi,”

tandasnya.

Tag:CampakInfeksi VirusKemenkesPAPDISuspekTerkonfirmasiVaksinasi
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Julukan Prabowo ‘Asbun’ hingga Gibran ‘Kosong’ Muncul, Ada Pesan Serius di Balik Satire Netizen
By Rika Pangesti
Ilustrasi kamus ala warga Threads.
1
Jangan Sampai Terbalik, Ini Urutan Pakai Skincare yang Tepat
By Ossid Duha Jussas Salma
Ilustrasi memakai skincare
2
40.759 Orang Diduga Keracunan MBG, JPPI: Ganti Kepala BGN Tak Selesaikan Masalah
By Natania Longdong
Seorang siswa menjalani perawatan karena diduga keracunan makanan di salah satu Rumah Sakit
3
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Pengamat: Reshuffle Jangan Jadi Bagi-Bagi Jatah Kue Politik!
By Rahmat Tunny
Ilustrasi reshuffle kabinet
4
Purbaya Beri Sinyal Pangkas Lagi Anggaran MBG di Bawah Rp200 Triliun, Ini Cara yang Dipakai
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (sumber: owrite/Anisa Aulia)
5

BERITA LAINNYA

Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) di SLB/E Prayuwana, Kraton, Yogyakarta
Kesehatan

Settlement US$50 Juta Merck Bukan Bukti Gardasil Berbahaya, Epidemiolog Jelaskan Faktanya

Isu pembayaran settlement lebih dari US$50 juta oleh Merck & Co. dalam…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
4 jam lalu
Buah delima
Kesehatan

Tak Hanya Manis, Ini Tujuh Manfaat Buah Delima untuk Tubuh

Buah delima dikenal memiliki rasa manis dengan sedikit sentuhan asam yang menyegarkan.…

Ossid Duha Jussas SalmaIvan OWRITE
By
Ossid Duha Jussas Salma
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Petugas kesehatan menunjukkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) di SLB/E Prayuwana, Kraton, Yogyakarta
Kesehatan

Benarkah Vaksin HPV Sebabkan Kerusakan Saraf hingga Kemandulan? Ini Penjelasan Epidemiolog

Klaim bahwa vaksin Human Papillomavirus (HPV) dapat menyebabkan kerusakan saraf, penyakit autoimun,…

Syifa FauziahIvan OWRITE
By
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
1 hari lalu
Petugas mengukur lingkar kepala anak balita di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Palu, Sulawesi Tengah, Senin (10/8/2026).
Kesehatan

Stunting Kudus Tinggal 3 Persen, Pemkab Bidik Angka Nol pada 2030

Angka stunting di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, kini berada di kisaran 3…

Syifa Fauziahowrite-adi-briantika
By
Syifa Fauziah
Adi Briantika
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up