Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 22 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Psikolog Soroti Kasus Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FHUI: Minim Moral dan Empati
Nasional

Psikolog Soroti Kasus Dugaan Pelecehan 16 Mahasiswa FHUI: Minim Moral dan Empati

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: April 16, 2026 11:42 am
Syifa Fauziah
Ivan Syahruna Lubis
Share
Psikolog Rose Mini Agoes Salim
Psikolog Rose Mini Agoes Salim (Foto: instagram ruangguru)
SHARE

Psikolog Rose Mini Agoes Salim menilai kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FHUI) tidak memiliki moral, sehingga mereka tidak bisa membedakan mana yang baik dan buruk.

Kita melihat kemampuan anak-anak ini untuk memilah mana yang baik dan buruk terlihatnya belum ada, sehingga hal ini jadi luput. Anak-anak ini merasa bahwa hal seperti ini biasa, padahal ini tidak bisa dianggap hal biasa karena ini suatu hal buruk dan berdampak pada banyak hal, terutama bagi korban,”

ujar psikolog yang akrab disapa Romi, kepada Owrite.id, Kamis, 16 April 2026.

Romi menjelaskan, moral sendiri sebenarnya ada pada setiap manusia sejak lahir, tetapi bentuknya masih potensi. Bila tidak distimulasi, maka tidak berkembang.

Moral itu adalah kemampuan dalam diri manusia untuk nanti membedakan mana yang baik dan buruk,”

tambahnya.

Namun, lanjut Romi, ada tujuh moral yang esensial yang harus diberikan kepada anak dan juga distimulasi dengan baik, sehingga orang tersebut bisa memiliki perkembangan moral yang baik.

Esensi yang dasar itu empati, kemampuan memahami perasaan, pikiran, dan keinginan orang. Itu harus diajarkan dan distimulasi. Bagaimana dia tahu kalau disakiti itu tidak menyenangkan kalau dia tidak berempati,”

jelasnya.

Selanjutnya adalah kontrol diri dan hati nurani, yang diajarkan oleh keluarga sejak kecil mengenai mana hal-hal yang benar.

Itu tiga moral yang esensial. Kemudian dari tiga itu dikombinasikan dengan kindness atau kebaikan. Orang bisa baik karena mereka berempati, kemudian mengontrol dirinya sehingga berbuat baik pada orang lain. Toleransi muncul karena bisa mengontrol diri, lalu punya nurani untuk menghargai orang lain. Kemudian ada respect, toleransi, dan fairness, itu juga karena kombinasi dari tiga dasar yaitu empati, kontrol diri, dan nurani,”

papar Romi.

Dengan memiliki kemampuan moral tersebut, anak-anak bisa membedakan tingkah laku buruk. Salah satu contohnya, kekerasan atau pelecehan seksual tidak akan terjadi.

Jadi tidak bisa korban dianggap salah atau harus menghindari, padahal dia tidak salah, dia tidak ingin diperlakukan seperti itu,”

ucapnya.

Selain itu, Romi melihat pelaku pelecehan seksual ini berada di usia dewasa awal atau akhir remaja, sehingga ada tugas perkembangan untuk mencari identitas diri dan eksistensi.

Pelaku merasa jika bisa melecehkan seseorang di grup, mereka akan diterima dan merasa eksis, padahal itu salah.

Padahal orang bisa eksis dengan kemampuan-kemampuan yang lain, misalnya pintar berbicara, sangat baik kepada orang lain, atau ada hal-hal lain yang bisa ditampilkan sehingga kita bisa melihat eksistensinya di situ. Kalau itu tidak ditemukan, hal-hal seperti itu akan dianggap sebagai bentuk eksistensi dirinya,”

tandasnya.

Tag:Mahasiswa FHPelecehan SeksualpsikologRose Mini Agoes SalimUniversitas Indonesia
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Ivan OWRITE
ByIvan Syahruna Lubis
Redaktur
Follow:
Editor berita di OWRITE Media, meliput pemberitaan gaya hidup dan Peristiwa.
Trending di OWRITE
Jokowi ‘Curi Start’ Pilpres 2029, Ada Misi Mengunci Kursi Cawapres untuk Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden Prabowo Subianto (kiri) didampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (kedua kiri) bersiap memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).
1
PLN Jadwalkan Pemadaman Listrik di Bojonggede dan Citayam Hari Ini, Cek Wilayah Terdampak
By Ani Ratnasari
Pemadaman listrik
2
Usai Bikin Geger Pemadaman Bergilir, PLN Klaim Gangguan Listrik Jawa Berangsur Pulih
By Natania Longdong
Direktur Utama PLN (Persero) Darmawan Prasodjo dalam konferensi pers di PLN Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat. (Sumber: Dok. PLN)
3
Janji Kompensasi Mandalika Diduga Zonk, ITDC dan Dinas Perkim Loteng Dilaporkan ke KPK
By Rahmat Baihaqi
LSBH NTB melaporkan dugaan korupsi relokasi pemukiman Mandalika kepada KPK, 22 Juni 2026.
4
Teriak Takbir Pakai Baju Tahanan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo dan dr. Tifa dilimpahkan kepada Kejari Jaksel dari Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juni 2026.
5

BERITA LAINNYA

Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNRA) mencurahkan kegelisahannya di hadapan pimpinan DPR RI dan Panitia Khusus.
Nasional

KNRA Curhat ke DPR: Rapat Berkali-kali, Tapi Petani Masih Digusur dan Dikriminalisasi!

Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNRA) mencurahkan kegelisahannya di hadapan pimpinan DPR RI…

Hardani TriyogaRika Pangesti
By
Hardani Triyoga
Rika Pangesti
41 menit lalu
DPR Terima Aspirasi Koalisi Nasional Reforma Agraria
Nasional

Usai Serap Aspirasi KNRA, Pansus Agraria Bakal Panggil Pihak-Pihak Bersengketa

DPR RI telah menyerap aspirasi dari Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNRA) terkait…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
50 menit lalu
DPR Terima Aspirasi Koalisi Nasional Reforma Agraria
Nasional

DPR Terima Aspirasi Koalisi Nasional Reforma Agraria, Pansus Janji Tindak Lanjuti Konflik Tanah di Berbagai Daerah

Aksi demonstrasi yang digelar massa dari Koalisi Nasional Reforma Agraria (KNRA) di…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
1 jam lalu
Koalisi Nasional Reforma Agraria menggeruduk Gedung DPR RI pada Senin, 22 Juni 2026.
Nasional

Reforma Agraria Mandek, Aksi ‘1000 Caping’ Tuntut Pemerintah Stop Manjakan Korporasi

Massa yang tergabung dalam Koalisi Nasional Reforma Agraria menggeruduk gedung DPR RI…

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
By
Rika Pangesti
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up