Nama Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana jadi sorotan netizen setelah Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan reshuffle enam pejabat dalam tubuh kabinet Merah Putih, pada Senin, 27 Maret 2026. Beberapa netizen mempertanyakan kenapa Dadan tak ikut kena reshuffle.
Sebelumnya, beredar polling yang mengejutkan terkait kinerja Dadan. Menurut hasil polling yang dilakukan oleh sembilan media di bawah Metropolitan Group, menunjukkan 82,47 persen publik inginkan Dadan dicopot dari jabatannya.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sendiri hadir bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah, menekan stunting, dan mendukung kualitas SDM. Namun, program tersebut masih menjadi polemik hingga saat ini yang muncul dari berbagai sisi, mulai dari anggaran hingga kesiapan pelaksanaan.
Diketahui, program MBG sendiri diperkirakan menelan biaya Rp335 triliun per tahun. Banyak publik yang khawatir soal beban APBN dan potensi menggeser prioritas lain seperti pendidikan atau kesehatan.
Kabar tersebut langsung ramai diperbincangkan di media sosial X. Sejumlah netizen mempertanyakan keputusan tidak dicopotnya Dadan dari jabatannya di tengah polemik program MBG.
“Nggak ngaruh apa-apa, si Dadan daj*** nggak bakal diganti,” kata @breva***
“Yang ngurus MBG aja,” ucap @txt***’
“Menteri MBG ada nggak ya,” ujar @ais***
“Titip kepala BGN si Dadan serangga dong,” komen @iqbal***





