Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Jumat, 1 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Spill
  • iran
  • BMKG
  • MBG
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Bukan Sekadar Oknum, Ini Penyebab Kekerasan di Daycare Menurut Psikolog
Nasional

Bukan Sekadar Oknum, Ini Penyebab Kekerasan di Daycare Menurut Psikolog

Syifa FauziahIvan OWRITE
Last updated: April 30, 2026 6:48 pm
Syifa Fauziah
Ivan
Share
Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah (kiri) menempel poster penutupan operasional tempat penitipan anak Baby Preneur Daycare Khalifah Aceh 3 di Banda Aceh, Aceh
Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah (kiri) menempel poster penutupan operasional tempat penitipan anak Baby Preneur Daycare Khalifah Aceh 3 di Banda Aceh, Aceh (ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/kye)
SHARE

Belakangan kasus kekerasan di daycare memicu kekhawatiran publik. Bukan sekadar ulah oknum, fenomena ini dinilai memiliki akar masalah yang lebih kompleks, mulai dari tekanan kerja pengasuh hingga lemahnya sistem pengawasan.

Daftar isi Konten
  • Beban Kerja Tinggi
  • Pengasuh Memiliki Tekanan Pribadi
  • Pengasuh Tidak Memiliki Pengalaman Perkembangan Anak
  • Lingkungan Kerja yang Menoleransi Tindakan Kasar Kecil
  • Tanggung Jawabnya Berkurang

Psikolog Meity Arianty menilai, kondisi ini dapat berdampak serius terhadap perkembangan emosional anak, terutama pada masa golden age.

Dilihat dari sudut pandang psikologis, kekerasan di lingkungan daycare sering kali merupakan hasil dari interaksi kompleks antara faktor individu pengasuh dan tekanan lingkungan kerja yang tidak terkelola dengan baik,”

ujar Meity kepada Owrite.id.

Adapun beberapa faktor utama yang menyebabkan kekerasan terhadap anak terjadi di daycare, berikut rangkumannya.

Beban Kerja Tinggi

        Pengasuh sering kali menghadapi beban kerja tinggi dengan tuntutan emosional yang besar. Tanpa kemampuan regulasi emosi yang baik, kelelahan kronis (burnout) dapat mengikis empati, sehingga mereka cenderung bereaksi secara impulsif atau agresif saat menghadapi perilaku anak yang menantang, gaji rendah, pekerjaan di luar batas, tekanan dari atasan yang tidak manusiawi melahirkan pekerja-pekerja yang modelnya kurang lebih sama.

        Pengasuh Memiliki Tekanan Pribadi

          Secara psikologis, pengasuh mungkin mengalami tekanan dari masalah pribadi atau manajemen daycare. Tekanan ini kemudian dialihkan (displacement) kepada subjek yang dianggap lebih lemah dan tidak berdaya, yaitu anak-anak, sebagai cara untuk melepaskan rasa frustrasi mereka.

          Pengasuh Tidak Memiliki Pengalaman Perkembangan Anak

            Tidak semua pengasuh memiliki pemahaman mendalam tentang lama perkembangan anak. Tanpa dasar ilmu psikologi perkembangan, perilaku wajar anak (seperti menangis atau tantrum) sering kali disalahartikan sebagai bentuk “pembangkangan” yang harus ditundukkan dengan kekerasan fisik atau verbal.

            Lingkungan Kerja yang Menoleransi Tindakan Kasar Kecil

              Lingkungan kerja yang menoleransi tindakan kasar kecil (seperti membentak atau menarik paksa) dapat menciptakan normalisasi. Seiring waktu, pengasuh mengalami desensitisasi, di mana mereka tidak lagi merasa bersalah saat melakukan tindakan kekerasan yang lebih berat karena menganggapnya sebagai bagian dari metode “pendisiplinan”, itu sebabnya saya sering menyampaikan bullying sekecil apapun jangan di normalisasikan, bisa jadi besar nantinya.

              Tanggung Jawabnya Berkurang

                Dalam organisasi yang pengawasannya longgar, pemilik atau yayasan pekerja sering merasa tanggung jawab moralnya berkurang karena merasa “tidak ada yang melihat” atau merasa itu adalah tanggung jawab bersama, sehingga kontrol diri terhadap perilaku agresif menjadi melemah. Itu sebabnya saya sering mengatakan ke orang tua, memilih daycare yg paling utama apakah di berikan akses seluas-luasnya untk melihat anak anda, CCTV wajib ada.

                Tag:DaycarekekerasanPengasuh AnakpsikologTekanan Kerja
                Share This Article
                Email Salin Tautan Print
                Syifa Fauziah
                BySyifa Fauziah
                Asred
                Follow:
                Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
                Ivan OWRITE
                ByIvan
                Redaktur
                Follow:
                Editor senior di OWRITE Media, meliput pemberitaan Politik dan Peristiwa.
                Tidak ada komentar

                Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

                Anda harus masuk untuk berkomentar.

                BERITA TERKINI

                Indeks berita
                Ilustrasi ICBP
                Ekonomi Bisnis

                Laba ICBP Turun ke Rp2,57 Triliun, Anthoni Salim Wanti-wanti Risiko Makro

                PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) membukukan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp2,57 triliun pada kuartal I-2026. Angka itu turun 3 persen dari…

                By
                Anisa Aulia
                Adi Briantika
                2 Min Read
                Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong kembali ke Indonesia
                Olahraga

                Resmi Shin Tae-yong Gabung Timnas Indonesia Football 7, Tapi Bukan Pelatih

                Indonesia Football 7 Federation secara resmi telah menunjuk Shin Tae-yong sebagai penasihat teknik Timnas Indonesia Football 7 pada Kamis, 30 April 2026. Tidak hanya Shin Tae-yong saja, federasi juga mengumumkan…

                By
                Hadi Febriansyah
                Ivan
                3 Min Read
                Tata cara mandi junub
                Hype

                Tata Cara Mandi Junub yang Benar: Lengkap dengan Niat, Rukun, dan Sunnahnya

                Setelah berhubungan suami istri, seorang Muslim diwajibkan untuk melakukan mandi junub sebagai bentuk penyucian diri dari hadas besar. Mandi junub bukan sekedar membersihkan tubuh secara fisik, tetapi juga menjadi syarat…

                By
                Hilwa Urwatul Wutsqa
                Syifa Fauziah
                3 Min Read

                BERITA LAINNYA

                Jubir KPK, Budi Prasetyo
                Nasional

                MK Kabulkan Uji Materi UU KPK: Pimpinan Tak Perlu Mundur, Cukup Nonaktif dari Jabatan Asal

                Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan Nomor 70/PUU-XXIV/2026 Pasal 29 huruf…

                rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
                By
                Rahmat
                Adi Briantika
                13 jam lalu
                Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto (Foto: Owrite/Anisa Aulia)
                Nasional

                Batas Waktu SPT OP Berakhir Hari Ini, Dirjen Pajak Tegaskan Tak Ada Perpanjangan

                Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, tidak ada lagi perpanjangan…

                Nisa-OWRITEAmin Suciady
                By
                Anisa Aulia
                Amin Suciady
                15 jam lalu
                Dr Suko Widodo Drs MSi, Dosen Ilmu Komunikasi UNAIR
                Nasional

                Pengamat: Pernyataan Tanpa Data Berisiko Turunkan Kepercayaan Publik

                Pernyataan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi terkait usulan…

                Ani RatnasariIvan OWRITE
                By
                Ani Ratnasari
                Ivan
                16 jam lalu
                Umat Islam melakukan tawaf di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi
                Nasional

                Kemlu Konfirmasi Penangkapan 3 WNI di Makkah Terkait Haji Ilegal

                Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mengkonfirmasi bahwa KJRI Jeddah telah menerima informasi…

                iren natania longdongIvan OWRITE
                By
                Iren Natania
                Ivan
                16 jam lalu
                OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

                Your Reading Dose, Right Here:
                Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

                Info lainnya

                • Redaksi
                • Beriklan
                • Tentang Kami
                • Pedoman Media
                • Kebijakan Privasi
                FacebookLike
                InstagramFollow
                YoutubeSubscribe
                TiktokFollow
                © PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
                OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
                Everything's gonna be owrite!

                Sign in to your account

                Username or Email Address
                Password

                Lost your password?

                Not a member? Sign Up