Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 27 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi ‘Papua Jilid Dua’?
Nasional

Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi ‘Papua Jilid Dua’?

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 27, 2026 1:19 pm
Ani Ratnasari
Adi Briantika
Share
Sejumlah prajurit Yonif 315/Garuda meneriakkan yel-yel usai mengikuti upacara pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) mobile tahun anggaran 2026 di Yonif 315/Garuda, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026).
Sejumlah prajurit Yonif 315/Garuda meneriakkan yel-yel usai mengikuti upacara pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) mobile tahun anggaran 2026 di Yonif 315/Garuda, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/nym.)
SHARE

Kemunculan draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tugas TNI jadi kekhawatiran publik. Perluasan tugas dan wewenang TNI berpotensi menekan gerakan sipil.

Staf Komunitas dan Kampanye Yayasan Pusaka Bentala Rakyat Yokbeth Fale menyebut Papua adalah gambaran masa depan Indonesia jika peraturan ini disahkan.

“Situasinya sama, tapi semua orang di Indonesia akan merasakan hal yang selalu dirasakan oleh rakyat Papua,”

kata Yokbeth dalam diskusi publik di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.
Baca juga:
Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil Pertanyaan mengenai posisi TNI di tengah pemerintahan sipil kembali mencuat, setelah maraknya…
Soroti RPP Tugas TNI, Koalisi Sindir Militer Makin 'Multitalenta' Masuk… Kelompok masyarakat sipil menilai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tugas TNI berpotensi…
TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi… Pasifnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam mengawasi pemerintah dikhawatirkan dapat membuka jalan…
  • Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil
  • Soroti RPP Tugas TNI, Koalisi Sindir Militer Makin 'Multitalenta' Masuk Ranah Sipil
  • TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi

Dia berpendapat adanya legitimasi ini akan membuat TNI memiliki kekuatan untuk menyelesaikan konflik sosial, demonstrasi sipil, hingga penolakan kebijakan negara dengan pendekatan militer. Sebab Papua selama ini menjadi tempat Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan keterlibatan aparat militer di ruang sipil.

“Semua tindakan-tindakan militer untuk masuk ke ruang sipil mendapat legitimasi kuat dari RPP ini,”

ujar Yokbeth.

Stigma

Ia juga menyorot masyarakat Papua selalu mendapat stigma sebagai bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pelabelan inilah yang menjadi dasar pembenaran tindakan represif TNI terhadap sipil.

Pelabelan ini berdampak kepada setiap penolakan masyarakat Papua terhadap kebijakan negara akan dicurigai sebagai gerakan separatis, bahkan dikaitkan dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

“Anak-anak sekolah di Yahukimo yang menolak Makan Bergizi Gratis (MBG), mereka berdemonstrasi. Mereka dituduh gerakan itu disusupi oleh TPNPB. Padahal itu memang aksi yang muncul, karena MBG program yang dipaksakan dan kami tidak menerima program ini. Maka ada perlawanan,” tuturnya.

ujar Yokbeth.

Selain itu, penyelesaian konflik antarwarga di Papua juga sering berujung pada pengerahan aparat bersenjata, dengan dominasi pendekatan keamanan ketimbang mekanisme hukum sipil.

Ini yang menjadi kekhawatiran jika RPP Tugas TNI ini disahkan. Yokbeth meminta rakyat Indonesia belajar dari pengalaman masyarakat Papua, sebelum mendukung perluasan peran militer lewat calon kebijakan ini. Sebab RPP ini berpotensi mengulang kekerasan masa lalu.

“Pengalaman kekerasan di Papua bisa jadi bahan advokasi terbaik untuk menyadarkan masyarakat bahwa pendekatan militer tidak cocok dan akan memunculkan kekerasan lama,”

ujar dia.
Tag:HAMMBGMiliterpapuarpp tugas tniSipilTNI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rupiah ‘Berkurban’ Jadi Paling Loyo se-ASEAN, Tembus Rp17.834 per Dolar
By Anisa Aulia
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Dok. BI)
1
TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi
By Ani Ratnasari
Personel TNI mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta
2
Batal Berhaji, Purbaya Rogoh Kocek Pribadi Boyong Sapi 1 Ton ke Ciganjur
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
3
BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 27 Mei 2026 Didominasi Cerah Berawan
By Ivan
Ilustrasi Berawan
4
Setelah Bawa Juara Tiga Kali Beruntun Bojan Hodak Pilih Mundur dari Persib, Ada Apa?
By Hadi Febriansyah
Bojan Hodak berpisah dengan Persib Bandung usai mebawa hattrick juara
5

BERITA LAINNYA

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan), Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi Soeharto (kedua kanan), dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali (kiri) mengangkat tanaman kedelai saat panen raya kedelai ketahanan pangan di Desa Ngudikan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (14/5/2026). Kegiatan secara simbolis tersebut menjadi awal dimulainya panen kedelai seluas 400 hektare di Kabupaten Nganjuk sebagai upaya menuju swasembada kedelai nasional. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)
Nasional

Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil

Pertanyaan mengenai posisi TNI di tengah pemerintahan sipil kembali mencuat, setelah maraknya…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 jam lalu
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto (kedua kiri) bersama Wakil Bupati Manokwari Mugiyono (kiri) menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada warga saat penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Distrik Tanah Rubuh Manokwari Utara, Manokwari, Papua Barat, Kamis (21/5/2026).
Nasional

Soroti RPP Tugas TNI, Koalisi Sindir Militer Makin ‘Multitalenta’ Masuk Ranah Sipil

Kelompok masyarakat sipil menilai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tugas TNI berpotensi…

iren natania longdongowrite-adi-briantika
By
Iren Natania
Adi Briantika
1 jam lalu
Personel TNI mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta
Nasional

TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi

Pasifnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam mengawasi pemerintah dikhawatirkan dapat membuka jalan…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 jam lalu
Anggota polisi menggiring sejumlah tersangka kasus kejahatan jalanan berupa pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan kekerasan (curas) saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Nasional

Sinergi Pemburu Begal Polda Metro-Kodam Jaya: Bantu Patroli, Urusan ‘Borgol’ Tetap Polisi

Polda Metro Jaya menggandeng Kodam Jaya untuk memperkuat personel Tim Pemburu Begal.…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up