Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 12 Jul 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Korupsi
  • prabowo
  • Purbaya
  • MBG
  • Piala Dunia 2026
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi ‘Papua Jilid Dua’?
Nasional

Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi ‘Papua Jilid Dua’?

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 27, 2026 1:19 pm
By
Ani Ratnasari
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Sejumlah prajurit Yonif 315/Garuda meneriakkan yel-yel usai mengikuti upacara pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) mobile tahun anggaran 2026 di Yonif 315/Garuda, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026).
Sejumlah prajurit Yonif 315/Garuda meneriakkan yel-yel usai mengikuti upacara pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) mobile tahun anggaran 2026 di Yonif 315/Garuda, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026). (ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/nym.)
SHARE

Kemunculan draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tugas TNI jadi kekhawatiran publik. Perluasan tugas dan wewenang TNI berpotensi menekan gerakan sipil.

Staf Komunitas dan Kampanye Yayasan Pusaka Bentala Rakyat Yokbeth Fale menyebut Papua adalah gambaran masa depan Indonesia jika peraturan ini disahkan.

“Situasinya sama, tapi semua orang di Indonesia akan merasakan hal yang selalu dirasakan oleh rakyat Papua,”

kata Yokbeth dalam diskusi publik di Jakarta, Selasa, 26 Mei 2026.
Baca juga:
Terseret Perkara di Polri, Jampidsus Febrie Pilih Fokus 'Sikat' Tiga… Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Jampidsus Kejagung) Febrie Adriansyah…
Di Tengah Berbagai Isu, Jampidsus Febrie Pastikan Kasus BGN Jadi… Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menyampaikan penanganan perkara…
Kasus Korupsi MBG Disorot, Kejagung Didesak Buka Fakta dan Jangan… Forum Wartawan Kebangsaan (FWK) minta Kejagung lebih transparan dalam menyampaikan perkembangan penanganan…
  • Terseret Perkara di Polri, Jampidsus Febrie Pilih Fokus 'Sikat' Tiga Kasus Prioritas
  • Di Tengah Berbagai Isu, Jampidsus Febrie Pastikan Kasus BGN Jadi Prioritas Kejagung
  • Kasus Korupsi MBG Disorot, Kejagung Didesak Buka Fakta dan Jangan Bungkam Publik

Dia berpendapat adanya legitimasi ini akan membuat TNI memiliki kekuatan untuk menyelesaikan konflik sosial, demonstrasi sipil, hingga penolakan kebijakan negara dengan pendekatan militer. Sebab Papua selama ini menjadi tempat Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan keterlibatan aparat militer di ruang sipil.

“Semua tindakan-tindakan militer untuk masuk ke ruang sipil mendapat legitimasi kuat dari RPP ini,”

ujar Yokbeth.

Stigma

Ia juga menyorot masyarakat Papua selalu mendapat stigma sebagai bagian dari Organisasi Papua Merdeka (OPM). Pelabelan inilah yang menjadi dasar pembenaran tindakan represif TNI terhadap sipil.

Pelabelan ini berdampak kepada setiap penolakan masyarakat Papua terhadap kebijakan negara akan dicurigai sebagai gerakan separatis, bahkan dikaitkan dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).

“Anak-anak sekolah di Yahukimo yang menolak Makan Bergizi Gratis (MBG), mereka berdemonstrasi. Mereka dituduh gerakan itu disusupi oleh TPNPB. Padahal itu memang aksi yang muncul, karena MBG program yang dipaksakan dan kami tidak menerima program ini. Maka ada perlawanan,” tuturnya.

ujar Yokbeth.

Selain itu, penyelesaian konflik antarwarga di Papua juga sering berujung pada pengerahan aparat bersenjata, dengan dominasi pendekatan keamanan ketimbang mekanisme hukum sipil.

Ini yang menjadi kekhawatiran jika RPP Tugas TNI ini disahkan. Yokbeth meminta rakyat Indonesia belajar dari pengalaman masyarakat Papua, sebelum mendukung perluasan peran militer lewat calon kebijakan ini. Sebab RPP ini berpotensi mengulang kekerasan masa lalu.

“Pengalaman kekerasan di Papua bisa jadi bahan advokasi terbaik untuk menyadarkan masyarakat bahwa pendekatan militer tidak cocok dan akan memunculkan kekerasan lama,”

ujar dia.
Tag:HAMMBGMiliterpapuarpp tugas tniSipilTNI
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Ani Ratnasari
ByAni Ratnasari
Internship
Follow:
Mahasiswa IISIP Jakarta yang percaya bahwa setiap data punya cerita dan setiap kebijakan punya dampak. Sedang mendalami dinamika sosial sambil mengasah ketajaman kata di OWRITE.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Aisyah Zakkiyah Jadi Komisaris PTPP, Gaji dan Latar Belakangnya Jadi Sorotan
By Syifa Fauziah
Aisyah Zakkiyah Jadi Komisaris PTPP
1
Febrie Adriansyah Resmi Mundur dari Jabatan Jampidsus
By Ivan Syahruna Lubis
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (kiri) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta
2
Selain Tersangka Korupsi Batu Bara, Febrie Adriansyah juga Jadi Tersangka TPPU 
By Rika Pangesti
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
3
Jampidsus Mundur, Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Penanganan Kasus Kejagung
By Rika Pangesti
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah (tengah) menyampaikan keterangan saat konferensi pers di Kejaksaan Agung, Jakarta
4
Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
By Rika Pangesti
Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus)
5

BERITA LAINNYA

Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus)
Nasional

Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah

Jaksa Agung ST Burhanuddin bergerak cepat menunjuk Rudi Margono sebagai Pelaksana Tugas…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
9 jam lalu
Komisi III DPR RI menggelar rapat menyikapi Febrie Adriansyah dari jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus)
Nasional

Komisi III DPR Minta Febrie Adriansyah Dihukum Mati: Lukai Hati Nurani Rakyat

Dua anggota Komisi III DPR RI kompak mendesak hukuman mati bagi tersangka…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman
Nasional

Ketua Komisi III DPR Sebut Eks Jampidsus Inisial FA Masuk Daftar Tersangka Kasus Korupsi 

Komisi III DPR RI mengungkap salah satu tersangka dalam perkara yang belakangan…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
Komisi III DPR RI menggelar rapat menyikapi Febrie Adriansyah dari jabatan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JAM Pidsus).
Nasional

Komisi III DPR Minta Kejagung Bentuk Tim Penyidik Independen Usut Kasus Dugaan Febrie 

Komisi III DPR RI langsung menggelar rapat menyikapi dinamika pengunduran diri Febrie…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
10 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up