Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Rabu, 27 Mei 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • KPK
  • Headline
  • Korupsi
  • Purbaya
  • DPR
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • iran
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Soroti RPP Tugas TNI, Koalisi Sindir Militer Makin ‘Multitalenta’ Masuk Ranah Sipil
Nasional

Soroti RPP Tugas TNI, Koalisi Sindir Militer Makin ‘Multitalenta’ Masuk Ranah Sipil

iren natania longdongowrite-adi-briantika
Last updated: Mei 27, 2026 12:54 pm
Iren Natania
Adi Briantika
Share
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto (kedua kiri) bersama Wakil Bupati Manokwari Mugiyono (kiri) menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada warga saat penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Distrik Tanah Rubuh Manokwari Utara, Manokwari, Papua Barat, Kamis (21/5/2026).
Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto (kedua kiri) bersama Wakil Bupati Manokwari Mugiyono (kiri) menyerahkan kunci rumah secara simbolis kepada warga saat penutupan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Distrik Tanah Rubuh Manokwari Utara, Manokwari, Papua Barat, Kamis (21/5/2026). (ANTARAFOTO/Chairil indra/sgd/wsj.)
SHARE

Kelompok masyarakat sipil menilai Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Tugas TNI berpotensi melegalkan perluasan peran militer ke ruang sipil dan mengancam agenda reformasi sektor keamanan pasca 1998.

Daftar isi Konten
  • Balik Orde
  • Setop Kaji

Pendapat itu disampaikan dalam diskusi publik “Risiko Rancangan Peraturan Pemerintah tentang Tugas TNI: Legalisasi Ancaman Berkedok Peran, Rekayasa Keadaan Berdalih Gangguan” di Tebet, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Mei 2026.

Sekretaris Jenderal Indonesia RISK Centre (IRC) Marthin Hadiwinata mengatakan draf RPP Tugas TNI memuat sejumlah persoalan, seperti perluasan fungsi TNI di ruang sipil hingga norma yang multitafsir dan minim pengawasan.

“Dalam konteks saat ini, militerisme tidak hanya hadir ke dalam ruang sipil dan politik, bahkan telah masuk ke dalam ruang-ruang ekonomi, sosial, dan budaya. Rezim saat ini ingin menghilangkan sejarah akan dampak militerisme yang pernah terjadi di Indonesia,”

kata Marthin, dikutip pada Rabu, 27 Mei 2026.
Baca juga:
Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil Pertanyaan mengenai posisi TNI di tengah pemerintahan sipil kembali mencuat, setelah maraknya…
Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi… Kemunculan draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tugas TNI jadi kekhawatiran publik. Perluasan…
TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi… Pasifnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam mengawasi pemerintah dikhawatirkan dapat membuka jalan…
  • Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil
  • Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi 'Papua Jilid…
  • TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi

Dia menilai RPP tersebut menjadi instrumen hukum yang mengaburkan batas antara fungsi pertahanan dan tata kelola sipil. Ketentuan mengenai Operasi Militer Selain Perang (OMSP), seperti penanganan konflik sosial, stabilitas wilayah, operasi intelijen dalam negeri, hingga keamanan siber, juga dinilai membuka ruang keterlibatan militer yang lebih luas di ranah sipil.

Sebagai tindak lanjut, IRC menyatakan akan menyusun dan menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) atas RPP Tugas TNI kepada Komisi I DPR RI sebagai bentuk penolakan terhadap aturan tersebut.

Balik Orde

Ketua Umum KASBI Sunarno mengingatkan perluasan kewenangan TNI melalui revisi UU TNI dan RPP Tugas TNI berpotensi menghidupkan kembali pola relasi negara dan masyarakat seperti pada masa Orde Baru.

“Merespons revisi Undang-Undang TNI beserta RPP-nya, jangan sampai Indonesia kembali kepada rezim Orde Baru yang membuat seluruh gerak masyarakat berada dalam pengawasan dan kooptasi militer. Kawan-kawan muda harus lebih terlibat dalam perlawanan terhadap militerisme,”

kata Sunarno.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti berpendapat keterlibatan TNI pada ranah sipil yang kerap meluas, berpotensi menjadi hal yang dinormalisasi dalam tata kelola pemerintahan.

“Hal yang sudah keluar dari desain dan tugas pokok TNI akan sangat sulit dikembalikan kepada fungsi awal. Bahkan nanti semua tindakan TNI di ranah sipil berpotensi menjadi kebiasaan, ada atau tidak ada RPP,”

imbuh Ray.

Ia juga menyorot minimnya mekanisme pengawasan terhadap perluasan peran TNI di sektor sipil dan menilai RPP Tugas TNI berisiko memperlemah supremasi sipil, serta memperbesar potensi pelanggaran HAM.

Setop Kaji

Peneliti BRIN Muhamad Haripin meminta pemerintah menghentikan pembahasan RPP tersebut karena UU Nomor 3 Tahun 2025 tentang TNI yang menjadi dasar pembentukannya, masih diuji oleh Mahkamah Konstitusi.

“RPP ini harus ditunda dan dibatalkan terlebih dahulu oleh pemerintah karena merupakan aturan turunan dari UU TNI yang saat ini sedang dalam proses judicial review di Mahkamah Konstitusi,”

tegas Haripin.

Tag:HAMJudicial ReviewMahkamah KonstitusiMiliterorde baruRPPrpp tugas tniSipilTNI
Share This Article
Email Salin Tautan Print
iren natania longdong
ByIren Natania
Reporter
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media yang meliput pemberitaan Peristiwa Nasional dan Politik.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Rupiah ‘Berkurban’ Jadi Paling Loyo se-ASEAN, Tembus Rp17.834 per Dolar
By Anisa Aulia
Ilustrasi Uang Rupiah. (Sumber: Dok. BI)
1
TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi
By Ani Ratnasari
Personel TNI mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta
2
Batal Berhaji, Purbaya Rogoh Kocek Pribadi Boyong Sapi 1 Ton ke Ciganjur
By Anisa Aulia
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.
3
BMKG: Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 27 Mei 2026 Didominasi Cerah Berawan
By Ivan
Ilustrasi Berawan
4
Setelah Bawa Juara Tiga Kali Beruntun Bojan Hodak Pilih Mundur dari Persib, Ada Apa?
By Hadi Febriansyah
Bojan Hodak berpisah dengan Persib Bandung usai mebawa hattrick juara
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah prajurit Yonif 315/Garuda meneriakkan yel-yel usai mengikuti upacara pemberangkatan Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Republik Indonesia-Papua Nugini (RI-PNG) mobile tahun anggaran 2026 di Yonif 315/Garuda, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/5/2026).
Nasional

Pusaka Tolak RPP Tugas TNI: Masa Depan Indonesia Bakal Jadi ‘Papua Jilid Dua’?

Kemunculan draf Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) Tugas TNI jadi kekhawatiran publik. Perluasan…

Ani Ratnasariowrite-adi-briantika
By
Ani Ratnasari
Adi Briantika
53 menit lalu
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto (kanan), Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi Soeharto (kedua kanan), dan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali (kiri) mengangkat tanaman kedelai saat panen raya kedelai ketahanan pangan di Desa Ngudikan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (14/5/2026). Kegiatan secara simbolis tersebut menjadi awal dimulainya panen kedelai seluas 400 hektare di Kabupaten Nganjuk sebagai upaya menuju swasembada kedelai nasional. (ANTARA FOTO/Prasetia Fauzani)
Nasional

Pelibatan TNI di Program Pemerintah Dinilai Kaburkan Batas Sipil

Pertanyaan mengenai posisi TNI di tengah pemerintahan sipil kembali mencuat, setelah maraknya…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 jam lalu
Personel TNI mengikuti apel kesiapan pasukan pengamanan peringatan Hari Buruh di kawasan Monas, Jakarta
Nasional

TNI Makin Dalam ke Ranah Sipil, DPR Dituding Gagal Jadi Penjaga Demokrasi

Pasifnya Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam mengawasi pemerintah dikhawatirkan dapat membuka jalan…

Ani RatnasariAmin Suciady
By
Ani Ratnasari
Amin Suciady
1 jam lalu
Anggota polisi menggiring sejumlah tersangka kasus kejahatan jalanan berupa pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan pencurian dengan kekerasan (curas) saat rilis di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/5/2026).
Nasional

Sinergi Pemburu Begal Polda Metro-Kodam Jaya: Bantu Patroli, Urusan ‘Borgol’ Tetap Polisi

Polda Metro Jaya menggandeng Kodam Jaya untuk memperkuat personel Tim Pemburu Begal.…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owriteowrite-adi-briantika
By
Rahmat
Adi Briantika
3 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up