Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Selasa, 16 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Sepak Bola
  • DPR
  • prabowo
  • MBG
  • iran
  • Prabowo Subianto
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Prabowo Sering ke Luar Negeri, Dudung: Ada Hal yang Tak Bisa Dibahas Lewat Telepon
Nasional

Prabowo Sering ke Luar Negeri, Dudung: Ada Hal yang Tak Bisa Dibahas Lewat Telepon

Rika PangestiSyifa Fauziah
Last updated: Juni 3, 2026 7:15 pm
Rika Pangesti
Syifa Fauziah
Share
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman (Foto: YouTube TV Parlemen)
SHARE

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman membela intensitas kunjungan luar negeri Presiden RI Prabowo Subianto yang belakangan menuai kritik.

Menurutnya, perjalanan ke luar negeri dilakukan untuk kepentingan strategis negara dan tidak bisa disamakan dengan rapat daring atau komunikasi jarak jauh.

Dudung mengatakan kritik yang disampaikan sejumlah pihak, termasuk mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal, merupakan hal yang wajar dalam demokrasi.

Baca juga:
Prabowo: "Gue Nongol di Washington, Masa Nggak Nongol di Moskow,… Presiden Prabowo Subianto menjelaskan alasan dirinya menghadiri undangan dari berbagai pemimpin dunia.…
Pemerintah Jangan Anggap Pelemahan Rupiah Sebagai Gejolak Biasa Tekanan terhadap pasar keuangan Indonesia kian sulit diabaikan. Dalam beberapa hari terakhir,…
Dituduh Sok Diplomatik oleh Habiburokhman, Ini Jejak Karier Dino Patti… Nama Dino Patti Djalal mendadak menjadi sorotan setelah dirinya melontarkan kritik terhadap…
  • Prabowo: "Gue Nongol di Washington, Masa Nggak Nongol di Moskow, Gak Bisa!"
  • Pemerintah Jangan Anggap Pelemahan Rupiah Sebagai Gejolak Biasa
  • Dituduh Sok Diplomatik oleh Habiburokhman, Ini Jejak Karier Dino Patti Djalal

Namun ia menilai, masyarakat perlu memahami bahwa seorang kepala negara memiliki tugas diplomasi yang tidak bisa dijalankan hanya melalui Zoom atau sambungan telepon.

“Saya punya keyakinan bahwa presiden harus dengan situasi ekonomi global ini juga tidak baik-baik aja, situasi perang juga jadi situasi yang tidak baik. Beliau bagaimana menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia dari segi ideologi, politik, pertahanan keamanan, ekonomi terutama, dan hukum,”

kata Dudung di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Rabu, 3 Juni 2026.

Dudung Beberkan Tugas Kepala Negara

Menurut Dudung, Presiden tidak hanya bertugas menyelesaikan persoalan dalam negeri. Prabowo juga harus membangun hubungan bilateral dengan negara lain demi kepentingan nasional.

“Kita tidak bisa berdiri sendiri, kita masih membutuhkan impor, kita masih membutuhkan negosiasi dan kebutuhan-kebutuhan lainnya yang tidak bisa secara online kita bicara. Dengan telepon kita nggak bisa, ada hal-hal khusus yang pasti beliau harus sampaikan empat mata,”

ujarnya.

Dudung bahkan menyinggung aspek keamanan komunikasi digital yang menurutnya tidak selalu bisa menjamin kerahasiaan pembicaraan strategis antarnegara.

“Zoom itu kan pasti ada rahasia-rahasiaan yang harus terjamin. WA saya juga bisa termonitor oleh siapapun bisa dibongkar,”

katanya.

Ia juga menolak perbandingan jumlah kunjungan luar negeri Prabowo dengan presiden-presiden sebelumnya. Menurut Dudung, setiap pemerintahan menghadapi tantangan yang berbeda.

“Jangan bandingannya presiden dulu itu cuma sekian kali, presiden sekarang sekian kali. Nggak bisa seperti itu. Situasinya pun berbeda,”

kata dia.
Baca juga:
KSP Bantah Isu Prabowo Ditolak Kunjungan ke Italia: Presiden Kita Sangat… Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman membantah narasi yang menyebut Presiden RI,…
Mengapa Dadan Hindayana Dicopot? Dudung Beberkan Sinyal yang Sudah Muncul… Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkap dugaan praktik jual beli titik…
Teddy Klaim Rombongan Prabowo Dipangkas 50 Persen, ISEAI: Emang Iya… Pengamat ekonomi dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P.…
  • KSP Bantah Isu Prabowo Ditolak Kunjungan ke Italia: Presiden Kita Sangat Baik Hubungan…
  • Mengapa Dadan Hindayana Dicopot? Dudung Beberkan Sinyal yang Sudah Muncul Sejak Lama
  • Teddy Klaim Rombongan Prabowo Dipangkas 50 Persen, ISEAI: Emang Iya Lebih Hemat?

Dudung menilai Prabowo saat ini menghadapi tantangan geopolitik dan ekonomi global yang jauh lebih kompleks.

Karena itu, langkah diplomasi langsung ke berbagai negara dianggap penting untuk mengamankan kepentingan Indonesia.

Kendati enggan mengungkap secara rinci agenda yang dibahas Prabowo dalam setiap kunjungan, Dudung memastikan ada banyak kepentingan strategis yang menjadi fokus pembicaraan, mulai dari ekonomi hingga pertahanan.

“Banyak hal yang strategis. Nggak bisa disampaikan di sini dong, bahwa antara pembicaraan bapak presiden berbicara masalah pertahanan negara, masalah ekonomi dan sebagainya, kan banyak yang dibicarakan,”

pungkasnya.

Tag:Dudung AbdurachmanKunjungan Luar NegeriPresiden Prabowo
Share This Article
Email Salin Tautan Print
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
Syifa Fauziah
BySyifa Fauziah
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE Media, yang meliput pemberitaan seputar Gaya Hidup dan Entertainment.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Anggaran Boros MBG Dibongkar, Insentif Rp6 Juta untuk Semua Dapur Bakal Disikat Habis
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
1
PDIP soal Isu Jokowi Merapat ke PSI: Wong, Anaknya Sudah Ketum, Kami Tidak Takut!
By Hardani Triyoga
Politisi PDIP, Deddy Sitorus. doc: @Deddysitorus
2
Tiga Pejabat Prabowo ‘Diusir’ Mahasiswa UGM, Teriakan Revolusi Menggema!
By Rahmat Tunny
Tiga Menteri Prabowo saat diskusi di UGM. (Sumber: Ig @jogjastudent)
3
Jurus Bahlil Kurangi Elpiji-Bensin: Usulkan Rp1,45 Triliun demi Kompor & Motor Listrik
By Natania Longdong
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (kanan) berjabat tangan dengan anggota Komisi XII DPR usai rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/6/2026).
4
Anggaran MBG Rp268 Triliun, BGN Pastikan Masih Masuk Pos Pendidikan dan Kesehatan
By Rika Pangesti
Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari
5

BERITA LAINNYA

Aktivis yang tergabung dalam Aliansi Perempuan Indonesia membawa poster saat aksi.
Nasional

Ketimpangan Anggaran Disorot, Komnas Perempuan Diminta Kerja Keras dengan Dana Terbatas

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka mengkritik pemerintah yang dinilai…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
37 menit lalu
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Andreas Hugo Pareira
Nasional

DPR Coret Anggaran Renovasi MPR-DPD, Komisi XIII: Jangan Habis untuk Administrasi

Komisi XIII DPR RI mulai mengencangkan rem belanja lembaga negara. Dalam pembahasan…

Rika PangestiIvan OWRITE
By
Rika Pangesti
Ivan Syahruna Lubis
2 jam lalu
Gedung kantor LPSK
Nasional

Perlindungan Korban Terpinggirkan, DPR Desak Tambahan Anggaran untuk LPSK

Komisi XIII DPR RI menyoroti kecilnya porsi anggaran perlindungan saksi dan korban…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Petugas Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengamati posisi hilal dengan alat teleskop di kawasan wisata Pantai Taman Loang Baloq, Mataram, NTB, Minggu (17/5/2026). BMKG melakukan pemantauan hilal untuk menentukan awal bulan Zulhijah dan penetapan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Nasional

PBNU Umumkan 1 Muharram 1448 H Jatuh pada Rabu 17 Juni 2026, Berikut Penjelasannya

Nahdlatul Ulama (NU) menyatakan tahun baru 1 Muharram 1448 H jatuh pada…

rahmat-baihaqi-jurnalis-owritedusep-malik
By
Rahmat Baihaqi
Dusep Malik
4 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up