Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Senin, 29 Jun 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Sepak Bola
  • DPR
  • Purbaya
  • MBG
  • prabowo
  • Prabowo Subianto
  • iran
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / 5 Calon Manajer Kopdes Tewas, Peneliti Semprot Dalih Latihan Militer Demi Cinta Tanah Air
Nasional

5 Calon Manajer Kopdes Tewas, Peneliti Semprot Dalih Latihan Militer Demi Cinta Tanah Air

Rahmat Tunny OWRITEAmin-Suciady-Owrite
Last updated: Juni 29, 2026 4:38 pm
By
Rahmat Tunny
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana...
Follow:
Amin Suciady
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya,...
Follow:
2 jam lalu
Share
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Sejumlah peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) meneriakkan yel-yel saat mengikuti Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Brigif 1 Marinir Cilandak, Jakarta, Kamis (25/6/2026). (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/tom.)
SHARE

Peneliti politik Made Supriatma mempertanyakan pernyataan Menteri Desa Yandri Susanto, yang menyebut latihan dasar militer bagi calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) bertujuan menumbuhkan rasa cinta tanah air. 

Menurutnya, klaim tersebut tidak memiliki hubungan yang jelas dengan tugas seorang pengelola koperasi. Apalagi sampai kehilangan nyawa lima calon manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih akibat keikutsertaan dalam pelatihan militer.

Made Supriatma menilai, kecintaan terhadap Indonesia tidak bisa diukur hanya dari keikutsertaan seseorang dalam pelatihan militer. 

Pelatihan SPPI Bikin 5 Nyawa Melayang: DPR Desak Stop Sementara, Pemerintah Gak Punya Standar?

Apa hubungannya antara latihan dasar militer dengan cinta tanah air? Memangnya hanya militer yang cinta tanah air, yang patriot?,”

tulis Made Supriatma dalam unggahan di akun Facebook pribadinya yang dikutip, Senin, 29 Juni 2026.

Narasi yang mengaitkan nasionalisme dengan latihan militer, sambungnya, berpotensi menimbulkan kesan bahwa warga sipil yang tidak mengikuti pelatihan serupa memiliki kecintaan terhadap negara yang lebih rendah.

Kita, manusia pembayar pajak ini, tidak cinta tanah air? Kita para pekerja keras yang menciptakan kemakmuran supaya para pejabat dan jajarannya bisa hidup nyaman, apa nasionalisme kita lebih rendah?,”

ucapnya.

Made mengatakan, masyarakat setiap hari telah berkontribusi melalui pembayaran pajak dan aktivitas ekonomi yang menopang jalannya pemerintahan.

Baca juga:
Tiga Korban Jiwa Jadi Alarm Keras, Program Semi Militer Calon… Politikus PDI Perjuangan (PDIP) Mohammad Guntur Romli menyoroti kematian tiga calon manajer…
2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latihan… Dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…
Terungkap! Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Kebayoran Baru Ternyata Masih… Seorang wanita berinisial L ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di…
  • Tiga Korban Jiwa Jadi Alarm Keras, Program Semi Militer Calon Manajer Kopdes…
  • 2 Peserta SPPI Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal saat Latihan Militer, Begini…
  • Terungkap! Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Kebayoran Baru Ternyata Masih di Bawah…

Karena itu, pemerintah tidak seharusnya mengesankan bahwa rasa cinta tanah air hanya dapat dibentuk melalui pendekatan kemiliteran.

Lalu siapa kita para jelata yang dipungut pajak di setiap kesempatan? Orang jajahan?,”

jelasnya.

Dalam unggahan yang sama, Made juga melontarkan kritik keras kepada para pejabat negara. 

Merekalah parasit! Bukan kami! Jadi jangan ajari kami bagaimana mencintai negeri ini,”

tegasnya.
Tag:5 Calon manajer KpdesMade SuprtmaMeninggal DuniaMenteri Desa dan Pembangunan Daerah TertinggalPeneliti PolitikYandri Susanto
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rahmat Tunny OWRITE
ByRahmat Tunny
Asisten Redaktur
Follow:
Rahmat Tunny adalah Asisten Redaktur di OWRITE yang berfokus pada peliputan berita nasional dan isu-isu kebijakan publik. Pemegang gelar Magister Ilmu Komunikasi dari Universitas Mercu Buana ini memiliki pengalaman lebih dari satu dekade di jurnalistik — termasuk sebagai redaktur di Fajar.co.id dan Liputan.co.id, serta sebagai Media Communication Officer di lembaga riset IDEA Analitycal.
Amin-Suciady-Owrite
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Follow:
Amin Suciady adalah jurnalis di OWRITE yang meliput politik, hukum, ekonomi, dan peristiwa. Ia juga dikenal sebagai peneliti sejarah lokal Jakarta — diwujudkan lewat dua bukunya, Toponimi Jakarta Barat dan Toponimi Jakarta Timur, yang mendokumentasikan asal-usul nama wilayah dan jejak budaya ibu kota.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

Trending di OWRITE
Prosesi Adat Jokowi Injak Kepala Kerbau Tuai Tafsir, Pengamat: Perang Politik Lawan PDIP!
By Rahmat Tunny
Presiden ke-7 RI Joko Widodo menginjak kepala kerbau saat menghadiri prosesi adat di Lampung. (Sumber: Istimewa)
1
Malam Reuni Bareng SBY-JK, Pagi Roy Suryo Langsung Jalani Sidang Gugat Kapolda Metro Jaya
By Rahmat Baihaqi
Roy Suryo gugat Kapolda Metro dan Jaksa Agung terkait penangkapan paksa dirinya kasus pencemaran nama baik Presiden Ke-7 Joko Widodo ke PN Jaksel.
2
‘Magnet’ Politik Jokowi Sudah Luntur, Safari di Lampung jadi Alarm untuk PSI dan Gibran
By Hardani Triyoga
Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi bersama PSI safari politik di Lampung. (Foto: IG PSI).
3
Gelombang Panas Ekstrem Eropa Telan 1.300 Nyawa, WHO Sebut Ancaman Belum Berakhir
By Ani Ratnasari
Ilustrasi cuaca panas ekstrem di Eropa.
4
Batu Bara RI Tembus 790 Juta Ton Tapi Masih Byarpet: Kenapa PLN Masih Krisis Pasokan?
By Natania Longdong
Warga menggunakan senter untuk berangkat menuju masjid saat pemadaman listrik bergilir di Cinunuk, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (19/6/2026).
5

BERITA LAINNYA

Gedung DPR/MPR RI.
Nasional

RUU Keamanan Siber Mulai Dibahas, DPR Akui Banyak Celah Berbahaya

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan pemerintah resmi memulai pembahasan Rancangan Undang-Undang…

Rika PangestiHardani Triyoga
By
Rika Pangesti
Hardani Triyoga
3 jam lalu
Mufli Budi Ananda (Sumber foto: Threads @gisalamri)
Nasional

Profil Mufli Budi Ananda, Asisten Raffi Ahmad yang Kini Jadi Komisaris PT Krakatau Posco

Nama Mufli Budi Ananda mendadak menjadi sorotan publik setelah tercantum dalam jajaran…

Hilwa UrwatulAmin-Suciady-Owrite
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Amin Suciady
5 jam lalu
Sejumlah pengemudi ojek online membawa penumpang di Depok, Jawa Barat, Kamis (25/6/2026). PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dan Grab Indonesia sepakat untuk menurunkan potongan atau komisi aplikator menjadi sebesar delapan persen untuk pengemudi ojek online yang akan berlaku mulai 1 Juli 2026, sebelumnya angka potongan atau komisi yang diterapkan oleh aplikator itu sekitar 20 persen yang artinya para pengemudi hanya mendapatkan 80 persen dari jasa layanan transportasi itu. ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijay
Nasional

Cancel Fee Gojek Bikin Heboh, Pelanggan Protes Kena Biaya Meski Driver Tak Respons

Kebijakan baru Gojek yang mengenakan biaya pembatalan (cancel fee) kepada pelanggan dalam…

Hilwa UrwatulAmin-Suciady-Owrite
By
Hilwa Urwatul Wutsqa
Amin Suciady
6 jam lalu
Pekerja Migran Indonesia inisial AJ mengaku alami perlakuan tak menyenangkan saat bekerja di Libya.
Nasional

Tangis PMI Asal Cianjur di Libya Viral! Kemlu Pastikan AJ Selamat, Kronologi Masih Didalami

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI angkat suara terkait Pekerja Migran Indonesia (PMI)…

iren natania longdongHardani Triyoga
By
Natania Longdong
Hardani Triyoga
8 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up