Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Minggu, 30 Agu 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • WARGA SPILLNew
  • Sefruit
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Jadwal Piala Dunia
  • Headline
  • DPR
  • KPK
  • Sepak Bola
  • prabowo
  • Korupsi
  • MBG
  • Prabowo Subianto
  • Piala Dunia 2026
  • Purbaya
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / Nasional / Data Kemenbud: 2.506 Komunitas Masyarakat Adat di RI Masih Luntang-lantung tanpa Pengakuan
Nasional

Data Kemenbud: 2.506 Komunitas Masyarakat Adat di RI Masih Luntang-lantung tanpa Pengakuan

Rika Pangestiowrite-adi-briantika
Last updated: Juli 16, 2026 9:59 am
By
Rika Pangesti
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan...
Follow:
Adi Briantika
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Follow:
2 bulan lalu
Share
Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan di gedung DPR, 15 Juli 2026.
Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan di gedung DPR, 15 Juli 2026. (Tangkapan layar Youtube TV Parlemen)
SHARE

Kementerian Kebudayaan RI mengungkap dari total 3.292 komunitas masyarakat adat yang terdata, baru 786 yang telah diakui, sementara 2.506 lainnya belum memiliki pengakuan.

Daftar isi Konten
  • Ekologi dan Teknologi
  • Siapkan Perpres

Data tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi Kementerian Kebudayaan Restu Gunawan dalam rapat Badan Legislasi DPR RI yang membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Masyarakat Adat di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu, 15 Juli 2026. 

“Kementerian Kebudayaan mencatat setidaknya ada 3.292 masyarakat adat. Dari jumlah itu, 786 masyarakat adat sudah mendapatkan pengakuan, sedangkan 2.506 lainnya belum mendapat pengakuan,”

kata Restu.

Padahal masyarakat adat berperan penting dalam menjaga keberlangsungan kebudayaan nasional. Mereka menjadi garda terdepan dalam melestarikan 10 Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK), seperti tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, pengetahuan tradisional, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan rakyat, hingga olahraga tradisional.

Baca juga:
Oktober Batas Akhir! Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Tapi… Koalisi Serikat Pekerja–Partai Buruh (KSP-PB) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendesak…
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur… Pemerintah bakal memperketat penyaluran LPG 3 kilogram (kg) dengan mengatur pembelian berdasarkan…
Pemuda Meninggal di Pengungsian NTT, DPR Soroti Dampak Gempa yang… Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani menyoroti kasus seorang pemuda berinisial…
  • Oktober Batas Akhir! Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Tapi Ada Syaratnya
  • Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil…
  • Pemuda Meninggal di Pengungsian NTT, DPR Soroti Dampak Gempa yang Tak Terlihat

Ekologi dan Teknologi

Selain itu, banyak situs cagar budaya maupun objek yang diduga cagar budaya juga berada di wilayah masyarakat adat. Restu mengatakan masih minimnya pengakuan terhadap masyarakat adat menjadi salah satu persoalan yang perlu dijawab melalui pembahasan RUU Masyarakat Adat. 

Selain pengakuan, rancangan regulasi tersebut juga diharapkan mampu memberikan perlindungan terhadap wilayah adat yang terus menghadapi tekanan. Ia menyoroti degradasi wilayah adat akibat benturan kepentingan dengan korporasi dan perubahan ekologis. 

Di sisi lain, perkembangan era digital juga dinilai membawa tantangan baru terhadap pelestarian budaya masyarakat adat.

“Urgensi RUU Masyarakat Adat ini cukup penting, paling tidak untuk pengakuan masyarakat adat, perlindungan kebudayaan, dan memperkuat subjek dalam revitalisasi tradisi, pewarisan budaya, serta regenerasi,”

ujar Restu.

Siapkan Perpres

Dalam rapat tersebut, Restu juga mengungkapkan Kementerian Kebudayaan tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang pemenuhan hak masyarakat adat berbasis kebudayaan.  Saat ini, beleid tersebut disebut telah memasuki tahap penetapan.

Kementerian Kebudayaan pun telah membangun sistem pendataan masyarakat adat melalui platform Sidakerta (Sistem Informasi Data Kepercayaan dan Masyarakat Adat)—platform digital resmi dari Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat.

Basis data tersebut memuat informasi sejarah, silsilah, hingga persebaran masyarakat adat sebagai upaya memperkuat validasi data sekaligus mencegah munculnya klaim masyarakat adat yang tidak memiliki dasar sejarah.

Restu menekankan data yang akurat menjadi salah satu fondasi penting dalam penyusunan kebijakan perlindungan masyarakat adat, termasuk sebagai bahan pembahasan RUU Masyarakat Adat yang saat ini masuk Program Legislasi Nasional Prioritas 2026.

Baca juga:
141 Anak Dipulangkan, 5 Masih Ditahan Usai Diamankan Saat Demo… Sebanyak 141 anak di bawah umur dipulangkan setelah sempat diamankan Polda Metro…
Demo Rusuh Jakarta Disorot Media Singapura, CNA Sebut Ujian Besar… Kerusuhan yang mewarnai aksi demonstrasi di Jakarta pada Kamis malam, 27 Agustus…
Kedubes AS Soroti Demo Rusuh Jakarta, Warga Negaranya Diminta Hindari… Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia mengeluarkan peringatan keamanan bagi warga…
  • 141 Anak Dipulangkan, 5 Masih Ditahan Usai Diamankan Saat Demo Rusuh di…
  • Demo Rusuh Jakarta Disorot Media Singapura, CNA Sebut Ujian Besar Prabowo
  • Kedubes AS Soroti Demo Rusuh Jakarta, Warga Negaranya Diminta Hindari Sejumlah Lokasi
Tag:Berita PentingDPRKementerian KebudayaanMasyarakat AdatRUU Masyarakat AdatSidakerta
Share This Article
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Salin Tautan
Rika Pangesti
ByRika Pangesti
Reporter
Follow:
Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, ia memadukan pemahaman akademis dengan pengalaman lapangan — termasuk meliput untuk tvOnenews.com sejak 2022.
owrite-adi-briantika
ByAdi Briantika
Asred
Follow:
Seorang jurnalis di OWRITE, yang meliput isu nasional, politik, hukum dan kriminal.
Trending di OWRITE
Siap-Siap! Tak Hanya BBM, Beli LPG 3 Kg Bakal Diatur Berdasarkan Desil DTSEN
By Natania Longdong
Tumpukan tabung gas elpiji 3 kg di Lumajang, Jawa Timur. (Sumber: Antara Foto/Irfan Sumanjaya/wsj)
1
Gempa Susulan Flores NTT Tembus 9.278 Kali, BMKG Mulai Petakan Wilayah Rawan
By Dusep Malik
Update gempa susulan di Flores NTT. (Sumber: BMKG)
2
141 Anak Dipulangkan, 5 Masih Ditahan Usai Diamankan Saat Demo Rusuh di Sekitar DPR
By Rahmat Baihaqi
Pengamanan saat demontrasi rusuh di depan DPR.
3
PSSI Deg-degan! Fortuna Sittard Belum Putuskan Nasib Justin Hubner untuk Piala AFF 2026
By Hadi Febriansyah
Bek Timnas Indonesia Justine Hubner.
4
Profil Mitchell Lee Bakker, Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia
By Hilwa Urwatul Wutsqa
Mitchell Lee Baker
5

BERITA LAINNYA

Sejumlah pekerja berada di area ruang produksi yang sudah berhenti operasionalnya selama satu bulan di pabrik PT Victory Apparel Indonesia di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah. (Sumber: Antara Foto/Makna Zaezar/nz)
Nasional

Soal RUU Ketenagakerjaan Baru, Buruh Tuntut Pesangon Tak Dipotong dan Outsourcing Dibatasi

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) meminta Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Ketenagakerjaan memperketat…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
14 jam lalu
Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal di Kantor Kemenko Keuangan (sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Nasional

Oktober Batas Akhir! Buruh Desak RUU Ketenagakerjaan Baru Disahkan, Tapi Ada Syaratnya

Koalisi Serikat Pekerja–Partai Buruh (KSP-PB) dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) mendesak…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
15 jam lalu
Ilustrasi melihat konten di internet
Nasional

Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hilang Begitu Saja, Ini Aturan Baru dari Kemkomdigi

Pemerintah mengeluarkan kebijakan larangan bagi operator menghilangkan sisa kuota internet pelanggan yang…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
17 jam lalu
Kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca BNPB. (Sumber: Dok. BNPB)
Nasional

Hotspot Lampung Melonjak, BNPB Turun Tangan Cegah Karhutla di Way Kambas

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bahwa jumlah titik panas di Provinsi…

iren natania longdongdusep-malik
By
Natania Longdong
Dusep Malik
18 jam lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up