Badan Gizi Nasional (BGN) menyebut sekolah negeri boleh menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, penolakan itu tidak bisa dilakukan sebagian siswa atau wali murid karena keputusan harus berlaku untuk seluruh sekolah.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan sekolah negeri yang menerima MBG juga harus memberikannya kepada seluruh siswa. Sebaliknya, jika menolak, penolakan juga berlaku secara keseluruhan.
Kalau sekolah negeri ini kalau menerima, menerima semua. Tapi kalau misalnya tidak, tidak semua,”
kata Sudaryono dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Kamis, 17 September 2026.
Menurut Sudaryono, mekanisme tersebut menjadi keputusan sementara setelah BGN membahasnya bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta Kementerian Koordinator Bidang Pangan.






