Dengan menggunakan situs ini, kamu menyetujui Kebijakan Privasi and Ketentuan Penggunaan OWRITE.
Accept
Kamis, 5 Feb 2026
Linkbio
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum
  • Ekbis
  • Cari Tahu
  • WARGA SPILLNew
  • Lainnya
    • Hype
    • Internasional
    • Megapolitan
    • Daerah
Sign In
  •   ❍
  • Indeks Berita
  • Akun saya
  • Kirim Tulisan
  • Headline
  • KPK
  • Korupsi
  • Purbaya
  • Banjir
  • sumatera
  • longsor
  • Bola
  • Spill
  • BMKG
OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan DuniaOWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia
Font ResizerAa
  • Indeks Berita
  • Baca ulang
  • Koleksi
  • Eksplor
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Hype
  • Ekonomi Bisnis
  • Megapolitan
  • Olahraga
  • Daerah
Search
  • Warga SpillNew
  • Politik
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi Bisnis
  • Hype
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Olahraga
  • Kelola Tulisan
  • Kirim Tulisan
  • Akun Saya
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
© 2025 PT. OWRITE Media Digital.
Home / (Part I) Liga 4 Brutal Penuh kekerasan: Saat Impian jadi Pemain Profesional Dibayangi jadi Penghuni “Kuburan”
Olahraga

(Part I) Liga 4 Brutal Penuh kekerasan: Saat Impian jadi Pemain Profesional Dibayangi jadi Penghuni “Kuburan”

hadi-febriansyah-owriteAmin Suciady
Last updated: Januari 30, 2026 7:24 pm
Hadi Febriansyah
Amin Suciady
Share
Insiden tendangan kungfu di Liga 4 Jawa Timur, pada laga Putra Jaya Kabupaten Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung di putaran 32 besar Grup CC Liga 4 PSSI Jatim, Stadion Gelora Bangkalan, Senin, 5 Januari 2026. (Dokumen istimewa)
Insiden tendangan kungfu di Liga 4 Jawa Timur, pada laga Putra Jaya Kabupaten Pasuruan melawan Perseta 1970 Tulungagung di putaran 32 besar Grup CC Liga 4 PSSI Jatim, Stadion Gelora Bangkalan, Senin, 5 Januari 2026. (Dokumen istimewa)
SHARE

Kekerasan, anarkisme, dan aksi vandalisme kembali mencoreng kompetisi Liga 4. Fenomena ini bukan kejadian baru, melainkan masalah berulang yang hampir muncul setiap tahun di kasta terbawah sepak bola Indonesia.

Daftar isi Konten
  • Tindakan Tegas Wajib Tanpa Kecuali
  • PSSI Diminta Ambil Alih Kendali Liga 4

Ironisnya, persoalan serius ini seolah belum menjadi perhatian utama federasi sepak bola nasional, PSSI Pusat.

Banyak pihak menilai, karena Liga 4 berada di level terendah dalam struktur kompetisi nasional, turnamen ini kerap dianggap bukan prioritas.

Minim sorotan publik dan rendahnya nilai komersial membuat Liga 4 berjalan sekadarnya, tanpa standar profesional yang memadai.

Salah satu pengamat sepak bola Indonesia, Akmal Marhali, mengatakan hal ini sangat berbeda dengan liga profesional di atasnya. Menang Liga 4 tidak sepenuhnya berada di bawah kendali langsung PSSI Pusat.

Kompetisi ini lebih banyak dikelola oleh PSSI daerah mulai dari asosiasi kota, kabupaten, hingga provinsi dan baru tersambung ke federasi pusat pada level nasional.

Kondisi ini membuat banyak aspek krusial jauh dari kata profesional. Permainan keras, tekel brutal, hingga aksi yang berpotensi mengancam nyawa pemain kerap terjadi di lapangan. Tak berlebihan jika Liga 4 kerap disebut lebih mirip arena MMA ketimbang kompetisi sepak bola,”

kata Akmal kepada owrite.id.

Dengan aadanya hal seperti ini, sangat jelas terlihat wajah buram sepak bola Indonesia di level akar rumput. Hal ini juga sekaligus mejadi salah satu alasan mengapa pembinaan sepak bola nasional dinilai stagnan.

Tindakan Tegas Wajib Tanpa Kecuali

Senada dengan Akmal Marhali, pengamat sepak bola lainnya, Kesit Handoyo menilai pelaksanaan Liga 4 harus diawasi secara ketat oleh PSSI karena masih banyak insiden yang mencederai nilai fair play. Pelanggaran tidak hanya dilakukan oleh pemain, tetapi juga melibatkan ofisial, wasit, hingga penonton.

Lebih lanjut, Kesit mengatakan tindakan tegas wajib diberikan kepada siapa pun yang bertindak brutal. Kasus-kasus kekerasan yang terjadi di Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta seharusnya sudah cukup menjadi peringatan bagi seluruh peserta Liga 4.

Penerapan sanksi berat, termasuk hukuman larangan seumur hidup, merupakan langkah yang tepat untuk menimbulkan efek jera. Sepak bola Indonesia tidak membutuhkan pemain-pemain brutal. Masih banyak pemain lain yang menjunjung tinggi sportivitas dan nilai fair play di lapangan,”

kata Kesit kepada owrite.id.

Tidak sampai disitu saja, Kesit juga menambahkan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, juga perlu memberi perhatian serius pada kompetisi di level bawah, tidak hanya fokus pada kompetisi kasta atas.

Liga 4 merupakan fondasi utama piramida kompetisi sepak bola Indonesia. Jika fondasi ini rapuh, maka mustahil membangun sepak bola nasional yang sehat dan berkelanjutan.

PSSI Diminta Ambil Alih Kendali Liga 4

Hingga saat ini, Liga 4 hingga kini belum mendapatkan perhatian serius dalam aspek pengelolaan, baik dari sisi manajemen waktu, finansial, hingga profesionalisme klub. Situasi ini membuat pelaksanaan kompetisi berjalan tanpa arah yang jelas.

Ke depan, PSSI dinilai harus mengambil peran jauh lebih besar dalam memproyeksikan Liga 4. Dibutuhkan pedoman teknis yang seragam dan mengikat bagi seluruh Asprov agar standar kompetisi tidak berbeda-beda.

Dengan adanya acuan yang jelas, setiap pelanggaran—mulai dari tekel keras, tindakan brutal yang mencederai lawan, hingga aksi yang membahayakan nyawa—dapat langsung dijatuhi sanksi tegas dan berat.

Tag:Headlineliga 4olahragaPSSISepak BolaSpill
Share This Article
Email Salin Tautan Print
hadi-febriansyah-owrite
ByHadi Febriansyah
Reporter
Ikuti
Jurnalis OWRITE yang meliput pemberitaan seputar dunia Olahraga mulai dari Sepak Bola, hingga Bulu Tangkis.
Amin Suciady
ByAmin Suciady
Redaktur Pelaksana
Ikuti
Redaktur Pelaksana di OWRITE Media, memiliki keahlian dalam komunikasi strategis, media relations, serta penyampaian informasi yang efektif.
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Anda harus masuk untuk berkomentar.

@owritedotid

BERITA TERKINI

Indeks berita
Prakiraan Cuaca
Megapolitan

Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi prakiraan cuaca hari ini di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). Menurut ramalan, wilayah Jabodetabek akan diguyur hujan pada hari ini,…

By
Syifa Fauziah
Ivan
1 Min Read
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Sumber: Owrite/Anisa Aulia)
Hukum

Pejabat Bea Cukai dan Pajak Kena OTT KPK di Kantornya, Purbaya: Ya Biarin Aja

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), di Banjarmasin dan Jakarta. OTT ini menyasar pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Bea dan Cukai (DJBC). Merespons Hal ini,…

By
Anisa Aulia
Dusep
3 Min Read
Bahan Peledak yang dipakai siswa SMPN 3 Sungai Raya Kalbar untuk meneror sekolahnya.
Nasional

Tragis, Korban Bullying Siswa SMP Kalbar Jadi Pelaku Teror Bom Molotov di Sekolahnya

Kasus pelajar terpapar paham radikalisme kembali terjadi. Kali ini melibatkan seorang siswa SMP kelas IX SMPN 3 Sungai Raya, Kalimantan Barat. Pelaku nekat meledakkan sekolahnya sendiri dengan menggunakan bom molotov.…

By
Rahmat
Dusep
2 Min Read

BERITA LAINNYA

Mauro Ziljstra resmi berseragam Persija Jakarta
Olahraga

Eksodus Pemain Naturalisasi ke Liga Indonesia, Tak Laku di Eropa atau Strategi Besar Ketum PSSI?

Fenomena pemain naturalisasi dan pemain abroad Timnas Indonesia yang memilih berkarier di…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
15 jam lalu
Cristiano Ronaldo
Olahraga

Cristiano Ronaldo Ngambek Mogok Main! Ini Deretan Momen Kontroversial CR7

Cristiano Ronaldo dikenal sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang sejarah. Namun,…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
20 jam lalu
Olahraga

Rumor Zijlstra Merapat ke Persija Menguat, Souza: Belum Ada Kesepakatan

Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, akhirnya memberikan klarifikasi terkait rumor kedatangan penyerang…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 hari lalu
Nurul Akmal saat dilantik jadi PPPK Paruh Waktu (Foto: Instagram Nurul Akmal)
Olahraga

Curhat Nurul Akmal: 2 Kali Olimpiade, Medali Internasional, Tapi Hanya PPPK Paruh Waktu

Atlet angkat besi asal Aceh, Nurul Akmal, menyampaikan isi hatinya setelah resmi…

hadi-febriansyah-owriteIvan OWRITE
By
Hadi Febriansyah
Ivan
2 hari lalu
OWRITE Logo 2x OWRITE Dark Background Logo 2x

Your Reading Dose, Right Here:
Tetap terhubung dengan berita terkini dan informasi terkini secara langsung. Dari politik dan teknologi hingga hiburan dan lainnya, kami menyediakan liputan langsung yang dapat Anda andalkan, menjadikan kami sumber berita tepercaya.

Info lainnya

  • Redaksi
  • Beriklan
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media
  • Kebijakan Privasi
FacebookLike
InstagramFollow
YoutubeSubscribe
TiktokFollow
© PT. OWRITE Media Digital. All Rights Reserved.
OWRITE Logo OWRITE Dark Background Logo 2x
Everything's gonna be owrite!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?

Not a member? Sign Up