Manchester City berhasil meraih kemenangan penting 1-0 atas Burnley pada pertandingan lanjutan Liga Inggris yang berlangsung di Turf Moor, Kamis 23 Apil 2026 dini hari WIB.
Meski hanya menang tipis 1-0 pada pertandingan kali ini, hasil tersebut sudah cukup untuk membawa tim asuhan Pep Guardiola ini mengkudeta Arsenal di posisi puncak klasemen sementar Liga Inggris.
Sementara itu, hasil ini memperpanjang rentetan hasil buruk yang didapat oleh Burnley. Bagaimana tidak, Burnley harus merima kenyataan pahit harus terdegradasi ke Championship pada musim depan setelah mendapatkan hasil ini.
City Tampil Dominan
Manchester City langsung tampil menekan sejak peluit awal pertandingan dibunyikan. Intensitas tinggi yang mereka tampilkan langsung menghasilkan peluang cepat di menit ketiga melalui Rayan Cherki.
Namun, upayanya masih mampu digagalkan oleh Martin Dúbravka, dengan bola sempat membentur mistar gawang.
Gol yang dinantikan akhirnya datang tak lama berselang. Umpan matang dari Jérémy Doku sukses dimaksimalkan oleh Erling Haaland.
Dengan penyelesaian yang tenang, Haaland mampu menaklukkan Dúbravka dan membawa City unggul lebih dulu.
Meski terus ditekan, Burnley tidak tinggal diam. Mereka beberapa kali mencoba membalas lewat peluang dari Quilindschy Hartman dan Zian Flemming.
Namun, kurang tajamnya penyelesaian akhir membuat peluang tersebut gagal berbuah gol.
City sebenarnya memiliki banyak kesempatan untuk memperlebar keunggulan. Nico O’Reilly, Bernardo Silva, hingga Cherki silih berganti mengancam. Namun, performa solid Dúbravka di bawah mistar membuat skor tetap bertahan.
Di sisi lain, aksi krusial dari Abdukodir Khusanov sebelum turun minum juga berhasil menggagalkan peluang emas Flemming.
Tekanan Tinggi, Finishing Jadi Kendala
Memasuki babak kedua, pelatih Pep Guardiola tampak belum puas dengan performa timnya. Tekanan dari pinggir lapangan hampir berbuah hasil cepat, tetapi sepakan Haaland kembali hanya membentur tiang gawang.
City tetap mendominasi jalannya pertandingan, namun efektivitas penyelesaian akhir menjadi masalah utama.
Sementara itu, Burnley tampil disiplin dalam bertahan dan sesekali melancarkan serangan balik berbahaya.
Peluang emas kembali hadir, kali ini melalui Savinho, tetapi lagi-lagi berhasil digagalkan oleh refleks cepat Dúbravka. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 tidak berubah.

