Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi, kembali mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola dunia. Penampilan gemilangnya saat menghadapi Aljazair di laga pembuka Grup J Piala Dunia 2026 menghasilkan rekor baru yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.
Bermain di Stadion Arrowhead, Kansas City, Messi mencetak tiga gol dan membawa Argentina menang meyakinkan 3-0 atas Aljazair. Hattrick tersebut membuat koleksi golnya di ajang Piala Dunia mencapai 16 gol.
Dengan pencapaian itu, Messi berhasil menyamai rekor milik legenda Jerman, Miroslav Klose, sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Tambahan tiga gol ke gawang Aljazair juga membuat Messi melewati catatan legenda Brasil, Ronaldo Nazario, yang sebelumnya mengoleksi 15 gol di putaran final Piala Dunia.
Kini, bintang Inter Miami tersebut berdiri sejajar dengan Miroslav Klose di puncak daftar top skor sepanjang masa turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Pencapaian ini semakin spesial karena diraih saat Argentina memulai misi mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada edisi sebelumnya.
Gol pertama Messi lahir melalui tendangan keras dari luar kotak penalti yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Aljazair, Luca Zidane.
Gol kedua tercipta berkat ketajaman instingnya di area berbahaya. Messi dengan sigap menyambar bola liar hasil tembakan Alexis Mac Allister yang gagal diamankan oleh sang penjaga gawang.
Sementara itu, gol ketiga menjadi puncak penampilan luar biasanya. Menerima umpan tarik dari Nico Gonzalez, Messi melakukan kontrol singkat sebelum melepaskan tembakan melengkung khas kaki kirinya yang bersarang di sudut bawah gawang Aljazair.
Hattrick Pertama Messi di Piala Dunia
Menariknya, tiga gol tersebut menjadi hattrick pertama Lionel Messi sepanjang kariernya di ajang Piala Dunia.
Meski telah tampil dalam berbagai edisi dan mencatatkan banyak rekor, baru kali ini La Pulga berhasil mencetak tiga gol dalam satu pertandingan di turnamen terbesar dunia.
Capaian tersebut semakin memperkaya daftar prestasi individu yang telah diraih pemain berusia 37 tahun itu.
Selain menyamai rekor Klose, Messi juga menorehkan pencapaian lain yang tak kalah istimewa. Ia menjadi pemain kedua setelah Cristiano Ronaldo yang mampu mencetak gol dalam lima edisi Piala Dunia yang berbeda.
Konsistensi tersebut menunjukkan bahwa Messi tetap mampu tampil di level tertinggi meski usianya tidak lagi muda. Setelah tampil luar biasa, pelatih Lionel Scaloni memutuskan menarik Messi keluar lapangan pada menit ke-79.
Keputusan tersebut langsung disambut tepuk tangan meriah dari para penonton di Arrowhead Stadium. Ribuan suporter memberikan standing ovation sebagai bentuk penghormatan atas performa spektakuler sang kapten.
Momen itu menjadi salah satu sorotan utama dalam kemenangan Argentina atas Aljazair.
Mbappe Mulai Membayangi
Meski berhasil menyamai rekor Miroslav Klose, posisi Messi di puncak daftar pencetak gol terbanyak Piala Dunia belum sepenuhnya aman.
Pada hari yang sama, penyerang Prancis Kylian Mbappe juga tampil impresif dengan mencetak dua gol saat Les Bleus mengalahkan Senegal 3-1.
Kini Mbappe telah mengoleksi 14 gol di ajang Piala Dunia dan hanya terpaut dua gol dari rekor yang dipegang Messi dan Klose.
Persaingan keduanya diperkirakan akan menjadi salah satu cerita paling menarik sepanjang Piala Dunia 2026.
Dengan performa yang masih sangat tajam, Messi memiliki peluang besar untuk menjadi pemegang tunggal rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia.
Kesempatan berikutnya akan datang saat Argentina menghadapi Austria pada 22 Juni mendatang, sebelum menutup fase grup melawan Yordania pada 27 Juni.
Jika kembali mencetak gol, Messi berpotensi meninggalkan Miroslav Klose dan mengukuhkan dirinya sebagai top skor sepanjang masa Piala Dunia.
Catatan Gol Messi di Piala Dunia
- Piala Dunia 2006: 1 Gol
- Piala Dunia 2010: 0 Gol
- Piala Dunia 2014: 4 Gol
- Piala Dunia 2018: 1 Gol
- Piala Dunia 2022: 7 Gol
- Piala Dunia 2026: 3 Gol*
*Berpotensi bertambah

