Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengarahkan fokus latihan timnya pada penyelesaian akhir jelang menghadapi Persis Solo dalam lanjutan Super League 2025-2026.
Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Senin 27 April 2026 pukul 19.00 WIB.
Persija menghadapi tantangan berat karena waktu persiapan yang sangat terbatas. Laga melawan Persis menjadi pertandingan ketiga yang harus dijalani dalam kurun waktu hanya 10 hari.
Sebelumnya, Macan Kemayoran telah menghadapi PSBS Biak pada 18 April dan PSIM Yogyakarta pada 22 April.
Persiapan kami cukup singkat karena keterbatasan waktu. Seperti yang kalian tahu, kami harus memainkan dua pertandingan dalam waktu kurang dari lima hari. Namun, sesuai dengan apa yang kami rencanakan, kami berhasil melakukan semua persiapan yang kami inginkan kata Mauricio Souza dalam konferensi pers,”
ungkap Mauricio Souza.
Fokus Utama: Penyelesaian Akhir
Dengan waktu yang mepet, Mauricio Souza memilih untuk memprioritaskan latihan finishing atau penyelesaian akhir.
Keputusan ini diambil setelah melihat performa tim dalam dua laga terakhir yang dinilai kurang maksimal dalam memanfaatkan peluang, meski sering menciptakan kesempatan di area sepertiga akhir lapangan lawan.
Kami banyak melatih masalah penyelesaian akhir (finishing) dan permainan di sepertiga akhir lapangan agar kami bisa tampil lebih efektif dalam pertandingan,”
ujar Mauricio Souza.
Menurut Mauricio, latihan finishing sebenarnya sudah menjadi bagian dari program sejak awal musim. Namun, hasil di lapangan menunjukkan perlunya peningkatan, khususnya dalam efektivitas serangan.
Ya, seperti yang saya katakan, kami sudah melatih hal ini (penyelesaian akhir) sejak awal kompetisi. Tetapi, ada kalanya bola memang benar-benar tidak mau masuk (ke gawang). Kami selalu berusaha menganalisis pertandingan yang sudah kami jalani, dan menyusun menu latihan berdasarkan apa yang kami anggap sebagai titik lemah,”
ujar Souza.
Jadi, seperti yang saya bilang, kami berhasil menciptakan berbagai peluang di dua pertandingan terakhir, tapi kami kurang efektif di sepertiga akhir lapangan. Oleh karena itu, dalam waktu persiapan yang singkat ini, kami berusaha keras melatih permainan di sepertiga akhir lapangan dan melatih penyelesaian akhir dari berbagai sisi,”
tambahnya.
Saat ini, Persija berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 59 poin. Sementara itu, Persis Solo menempati peringkat ke-15 dengan 27 poin dan masih berjuang keluar dari zona degradasi.
Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim, baik untuk menjaga peluang di papan atas maupun menghindari ancaman degradasi.
Dengan fokus pada peningkatan efektivitas serangan, Persija berharap mampu memaksimalkan peluang dan meraih hasil positif di laga penting ini.

