Hasil drawing Piala Asia 2027 menempatkan Timnas Indonesia di grup yang penuh tantangan. Skuad Garuda tergabung bersama Timnas Jepang, Qatar, dan Thailand di Grup F.
Pengundian resmi berlangsung di At-Turaif District, Diriyah, Arab Saudi, Sabtu 9, Mei 2026. Indonesia yang berada di pot empat harus menghadapi lawan-lawan kuat yang memiliki reputasi besar di level Asia.
Tak sedikit yang menyebut bahwa Grup F sebagai “grup neraka” karena dihuni sejumlah tim elite dengan sejarah prestasi mentereng. Bahkan Skuad Garuda seperti tak mau berpisah dengan Jepang dan Qatar.
Grup F Diisi Tim-Tim Juara Asia dan ASEAN
Timnas Jepang menjadi unggulan utama di Grup F. Samurai Biru saat ini menempati peringkat ke-18 dunia dan dikenal sebagai salah satu kekuatan terbesar sepak bola Asia.
Sementara itu, Qatar datang dengan status juara bertahan Piala Asia setelah sukses meraih trofi pada edisi 2024 lalu. Adapun Thailand dikenal sebagai negara dengan koleksi gelar Piala AFF terbanyak di kawasan Asia Tenggara.
Bagi Timnas Indonesia, situasi ini mengingatkan pada pengalaman di edisi sebelumnya ketika tergabung bersama Jepang dan sesama wakil ASEAN. Saat itu, Garuda berhasil mencatat sejarah dengan lolos ke babak 16 besar.
John Herdman Sebut Ini Peluang Besar untuk Timnas Indonesia
Meski harus menghadapi lawan berat, pelatih Timnas Indonesia John Herdman, memilih melihat hasil drawing ini secara positif. Menurutnya, laga melawan tim-tim papan atas Asia menjadi kesempatan penting untuk perkembangan skuad Garuda.
“Saya pikir hasil drawing ini memberikan kita peluang besar untuk mengambil langkah berikutnya,”
kata John Herdman dalam rekaman suara yang diterima owrute.id pada Minggu 10 Mei 2026.
“Kita akan menghadapi tim terbaik di AFC, kemudian menghadapi peserta Piala Dunia seperti Qatar, dan juga salah satu rival terbesar kita, Thailand,” tambah pelatih asal Inggris tersebut.
Herdman menilai fase grup Piala Asia 2027 akan menjadi ujian besar bagi Indonesia. Namun di sisi lain, ia percaya pengalaman tersebut bisa membantu perkembangan sepak bola nasional menuju target besar tampil di Piala Dunia 2030.
“Fase grup ini akan sangat kompetitif bagi Indonesia. Ini akan menjadi tantangan besar, tetapi juga peluang besar bagi kami untuk terus berkembang sebagai negara dan menunjukkan kepada para pendukung bahwa kami berada di jalur tepat menuju Piala Dunia 2030,”
ujar Herdman.
Semua Grup di Piala Asia 2027 Dianggap Sulit
Menurut Herdman, tidak ada grup mudah di level Piala Asia. Oleh karena itu, Indonesia harus fokus menghadapi setiap pertandingan satu per satu.
Ia juga menegaskan bahwa status underdog justru bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi Timnas Indonesia saat menghadapi tim-tim unggulan seperti Jepang dan Qatar.
“Banyak orang mungkin melihat ini sebagai grup yang sulit. Tetapi di level AFC seperti ini, setiap grup memang sulit. Yang terpenting bagi kita adalah melihat peluang yang ada ketika menghadapi tim papan atas seperti Jepang dan menikmati status underdog dalam pertandingan tersebut,”
ujar Herdman.
“Setiap pertandingan memiliki tantangan uniknya sendiri. Akan ada mentalitas berbeda yang dibutuhkan untuk menjalani setiap laga dan kita harus melangkah satu laga demi satu laga. Ketimbang melihat ini sebagai tantangan besar, saya melihatnya sebagai peluang besar,”
pungkasnya.

