Pemain Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan, mengatakan saat ini kondisinya sudah pulih 100 persen dari cedera yang dialami. Ia pun mengaku siap kembali membela Timnas Indonesia di ajang FIFA Matchday.
Sebelumnya, mantan pemain Oxford United itu mengalami cedera yang cukup parah. Akibatnya, Marselino harus absen membela klub maupun Timnas Indonesia sejak Oktober tahun lalu.
Saat ini kondisi saya sudah seratus persen membaik. Puji Tuhan,”
kata Marselino saat ditemui awak media pada acara PSSI di Jakarta, Kamis 28 Mei 2026.
Saya bisa pastikan, kondisi saya sudah pulih dari dua bulan yang lalu,”
tambah pemain yang saat ini membela AS Trencin tersebut.
Cedera Dialami Saat Bela Timnas Indonesia
Sebelumnya, Marselino absen membela Timnas Indonesia pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Saat itu, Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi dan Irak.
Mantan pemain Persebaya Surabaya tersebut mengalami cedera saat membela Timnas Indonesia pada ajang FIFA Matchday September 2025 lalu.
Kala itu, Timnas Indonesia yang masih dilatih Patrick Kluivert menghadapi Lebanon dan Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Pada pertandingan tersebut, pemain berusia 21 tahun itu tampil selama 30 menit saat skuad Garuda menghadapi Lebanon.
Sebelumnya, Marselino juga bermain selama 25 menit ketika Timnas Indonesia meraih kemenangan telak 6-0 atas Taiwan.
Siap Buktikan Diri di Era John Herdman
Ini menjadi pertama kalinya Marselino kembali mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia di era John Herdman. Sebelumnya, ia tidak dipanggil saat Timnas Indonesia berlaga di FIFA Series melawan Saint Kitts and Nevis serta Bulgaria.
TC kali ini akan menjadi ajang pembuktian bagi Marselino di hadapan John Herdman. Jika kembali dipercaya, agenda terdekat Timnas Indonesia adalah FIFA Matchday melawan Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni mendatang.
Selain itu, Marselino juga masuk dalam skuad yang dipersiapkan untuk Piala AFF 2026. Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Kamboja, Vietnam, Singapura, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.

