Demam Piala Dunia 2026 memang belum dimulai, tetapi harga tiketnya sudah bikin banyak fans sepak bola mengelus dada.
Turnamen yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko dengan 48 tim dan total 104 pertandingan itu digadang-gadang jadi ajang Piala Dunia termahal sepanjang sejarah.
Pendapatan FIFA untuk Piala Dunia 2026 diproyeksikan melebihi US$10 miliar atau sekitar Rp178 triliun, menjadikannya ajang olahraga paling menguntungkan secara finansial sepanjang sejarah.
Jika dihitung dari 2023-2026 FIFA diperkirakan meraup total pendapatan hingga US$13 miliar atau sekitar Rp232 triliun, naik 72 persen dibanding periode sebelumnya.
Namun dibalik potensi keuntungan fantastis tersebut, harga tiket Piala Dunia 2026 justru menuai banyak kontroversi dari penggemar sepak bola dunia.
Banyak fans mengeluhkan harga tiket yang dianggap terlalu mahal dan semakin menjauhkan Piala Dunia dari penonton biasa.
FIFA memang telah merilis kategori tiket resmi mulai dari US$60 atau sekitar Rp1 jutaan untuk laga fase grup dan merupakan kategori termurah.
Akan tetapi, jumlah kursi tersebut sangat terbatas dan hanya tersedia di kategori tertentu.
Sementara untuk pertandingan dengan klub populer seperti laga Amerika Serikat, Meksiko, Argentina, Portugal, hingga babak semifinal dan final, harga tiket melonjak sangat tinggi akibat sistem dynamic pricing atau harga dinamis yang diterapkan FIFA.
FIFA Terapkan Sistem Dynamic Pricing
Untuk pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia, FIFA menerapkan sistem dynamic pricing pada penjualan tiket. Sistem ini membuat harga tiket berubah-ubah tergantung permintaan pasar, popularitas pertandingan, hingga jumlah kursi tersisa.
Akibatnya, harga tiket beberapa pertandingan naik berkali-kali lipat hanya dalam hitungan jam setelah penjualan dibuka.
Pertandingan fase grup yang melibatkan negara tuan rumah bahkan dilaporkan bisa mencapai hampir US$2.735 atau sekitar Rp48 juta untuk kategori teratas.
Harga tiket laga Portugal dan Argentina juga disebut naik hampir 300 persen setelah hasil drawing diumumkan.
Banyak penggemar sepak bola menilai, kebijakan tersebut membuat Piala Dunia semakin eksklusif dan hanya bisa dinikmati kalangan tertentu.
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Berdasarkan Babak
Berikut kisaran harga tiket resmi FIFA World Cup 2026 berdasarkan fase pertandingan.
- Fase Grup – mulai US$60 hingga US$620
- Babak 32 Besar – sekitar US$105 hingga US$665
- Babak 16 Besar – sekitar US$170 hingga US$980
- Perempat Final – sekitar US$275 hingga US$1.775
- Semifinal – sekitar US$420 hingga US$3.295
- Final – sekitar US$2.030 hingga US$7.875
Harga tersebut merupakan harga resmi dasar dan masih bisa berubah karena sistem dynamic pricing. Di pasar penjualan kembali atau resale market, harga tiket bisa jauh lebih mahal.
Pertandingan final Piala Dunia 2026 akan digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat pada 19 Juli 2026.
Laga puncak tersebut diperkirakan menjadi final Piala Dunia dengan tiket termahal sepanjang sejarah FIFA.
Harga tiket resmi kategori premium untuk final dilaporkan mencapai US$7.875 atau sekitar Rp140 juta. Sementara di platform penjualan kembali, harga tiket rata-rata sudah berada di kisaran US$11 ribu hingga US$42 ribu atau sekitar Rp196 juta sampai Rp750 juta per tiket.
Bahkan paket hospitality ultra-premium Pitchside Lounge Plus dijual hingga US$73.200 atau sekitar Rp1,3 miliar per orang.
Paket eksklusif tersebut mencakup:
- kursi premium dekat lapangan
- akses lounge VIP
- makanan dan minuman tanpa batas
- akses jalur khusus VIP
- souvenir resmi FIFA
- layanan concierge pribadi
Paket Hospitality FIFA
Selain tiket reguler, FIFA melalui mitra resminya On Location juga menjual berbagai paket hospitality premium.
Beberapa paket yang ditawarkan antara lain:
- Venue Series — paket untuk menyaksikan 4-9 pertandingan di satu kota tuan rumah mulai US$8.275.
- Follow My Team — Paket mengikuti seluruh laga fase grup tim favorit mulai US$6.750.
- Single Match Hospitality — Paket premium untuk satu pertandingan mulai US$2.500.
- MetLife Premium Package — Paket VIP eksklusif untuk final di MetLife Stadium mencapai US$73.200.
Harga fantastis tersebut membuat banyak penggemar menilai Piala Dunia kini semakin identik dengan hiburan kelas elite.
Permintaan Tiket Tembus Ratusan Juta
Meski menuai kritik, antusiasme publik terhadap Piala Dunia 2026 tetap sangat tinggi.
FIFA menyebut lebih dari 5 juta permintaan tiket masuk hanya dalam 24 jam pada salah satu fase penjualan terbaru.
Secara keseluruhan, jumlah permintaan tiket disebut mencapai lebih dari 508 juta untuk sekitar 7 juta kursi yang tersedia di seluruh pertandingan.
Karena tingginya permintaan, FIFA juga membuka beberapa fase penjualan tiket, termasuk:
- Undian pra-penjualan Visa
- Penjualan umum bertahap
- Platform penjualan kembali resmi FIFA
- Tahap last minute sales
Bagi banyak fans dari negara berkembang termasuk Indonesia, menonton langsung Piala Dunia 2026 kini terasa seperti kemewahan mahal.
Jika dihitung dengan tiket pesawat internasional, hotel, visa, makan, transportasi lokal, hingga tiket pertandingan, biaya perjalanan bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.
Meski demikian, tingginya harga tiket tampaknya belum mampu menurunkan minat publik dunia untuk menyaksikan langsung ajang sepak bola terbesar di planet ini.


