Timnas Jerman memastikan langkah ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 setelah meraih kemenangan dramatis atas Pantai Gading di Stadion Toronto, Minggu dini hari WIB. Sosok penentu kemenangan Der Panzer bukan pemain inti, melainkan Deniz Undav yang masuk dari bangku cadangan.
Pemain VfB Stuttgart itu mencetak dua gol krusial untuk membalikkan keadaan. Kemenangan ini tak diraih dengan mudah.
Mengutip dari laman FIFA, Pantai Gading yang diasuh Emerse Fae sempat berada di ambang kemenangan dan nyaris mengamankan tiket ke fase gugur setelah unggul lebih dulu. Namun, kebangkitan Jerman pada babak kedua membuat segalanya berubah.
Sejak menit-menit awal, Jerman tampil agresif. Kai Havertz hampir membawa timnya unggul ketika menyambut duel udara dari sepak mula. Namun, bola masih melambung tipis di atas mistar.
Tak lama kemudian, Joshua Kimmich mengirim umpan silang akurat yang kembali disambut Havertz. Tapi, kali ini kiper Pantai Gading Yahia Fofana melakukan save gemilang.
Jerman sempat mengira mereka telah membuka keunggulan melalui sundulan Aleksandar Pavlovic dari situasi sepak pojok. Tapi, wasit menganulir gol tersebut karena ada pelanggaran dalam prosesnya.
Kegagalan memanfaatkan sejumlah peluang justru jadi bumerang bagi juara dunia empat kali itu. Pantai Gading yang bermain disiplin sejak awal laga mampu menghukum kelengahan lawan pada menit ke-30.
Serangan balik Pantai Gading berawal dari aksi Yan Diomande di sisi kiri yang mengirim umpan berbahaya ke area penalti. Bola sempat diblok Nathaniel Brown, tetapi pantulan mengarah ke Franck Kessie.
Tanpa kesulitan berarti, gelandang berpengalaman yang bermain di Al Ahli Saudi itu itu menyambar bola untuk membawa Les Elephants unggul 1-0.
Gol itu membuat Pantai Gading semakin percaya diri memainkan laga di babak pertama hingga turun minum. Mereka mampu menahan gempuran Jerman hingga turun minum dengan keunggulan tetap terjaga.
Memasuki babak kedua, pelatih Julian Nagelsmann mengubah strategi dengan bermain lebih agresif. Pada menit ke-60, ia memasukkan Nadiem Amiri dan Deniz Undav untuk meningkatkan daya gedor timnya.
Keputusan itu langsung membuahkan hasil. Delapan menit setelah masuk lapangan, Undav sukses bikin gol untuk menyamakan kedudukan. Berawal dari umpan silang presisi Amiri, penyerang Stuttgart tersebut melepaskan sundulan tajam yang gagal dihentikan Fofana.
Momentum kemudian berbalik ke kubu Jerman, meski Pantai Gading masih sempat mendapatkan peluang emas. Nicholas Pepe menusuk dari sisi kanan dan membuka ruang bagi Simon Adingra yang berdiri bebas di dalam kotak penalti.
Tapi, sayangnya, sentuhan pertama yang kurang sempurna membuat kesempatan emas itu terbuang sia-sia.
Peluang yang gagal dimanfaatkan tersebut menjadi titik balik yang sangat mahal bagi wakil Afrika itu.
Saat pertandingan tampak akan berakhir imbang, Jerman melancarkan serangan terakhir pada masa injury time. Lukas Nmecha mengirim umpan cerdas ke dalam kotak penalti yang diterima Undav.
Undav menunjukkan ketenangannya. Dengan satu gerakan memutar badan, ia melepaskan penyelesaian akurat yang bersarang di gawang Pantai Gading dan mengubah skor menjadi 2-1.
Gol pada menit akhir laga itu pun langsung membungkam harapan Pantai Gading yang sebelumnya sudah membayangkan tiket ke fase gugur.
Peluit panjang akhirnya memastikan kemenangan dramatis Jerman sekaligus mengantar mereka lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. Adapun Pantai Gading harus menelan kekecewaan mendalam setelah keunggulan yang mereka pertahankan selama sebagian besar pertandingan sirna hanya dalam hitungan menit.
Jerman kini tinggal menunggu hasil pertandingan Curaçao kontra Ekuador untuk mengetahui peluang finis sebagai juara grup. Der Panzer berhasil menghindari ancaman tersingkir dan melanjutkan perjalanan mereka di panggung terbesar sepak bola dunia.
Keberhasilan lolos dari babak grup ini juga mengakhiri rentetan hasil buruk Jerman. Pasalnya, Die Mannschaft di edisi Piala Dunia 2018 dan 2022 gagal melaju ke fase gugur.



























