Piala Dunia 2026 sudah memasuki penghujung fase grup dan menjadi sorotan dunia. Namun, di tengah meriahnya turnamen yang berlangsung di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko, ada satu hal yang memancing perhatian publik, yakni absennya Presiden AS Donald Trump, dari tribun penonton.
Situasi ini cukup mengejutkan mengingat Trump sebelumnya aktif mempromosikan turnamen tersebut selama masa persiapan. Sementara itu, Presiden FIFA Gianni Infantino justru sering muncul menghadiri sejumlah pertandingan sepanjang kompetisi berlangsung.
Menurut laporan The Telegraph, Trump bahkan diperkirakan tidak akan hadir dalam pertandingan apa pun selama fase awal turnamen.
Trump Diperkirakan Hadir Saat Final
Sejauh ini, Donald Trump belum terlihat di stadion mana pun selama Piala Dunia 2026 berlangsung. Berdasarkan laporan yang beredar, agenda pertama Trump di turnamen ini kemungkinan baru terjadi saat partai final yang dijadwalkan berlangsung di New Jersey pada 20 Juli mendatang.
Dijadwalkan, Trump bakal menyerahkan trofi kepada tim juara Piala Dunia 2026. Meski demikian, ada satu kemungkinan yang bisa membuat Trump datang lebih awal ke stadion.
Trump dikabarkan bersedia menghadiri pertandingan semifinal apabila Timnas AS Serikat berhasil melangkah hingga empat besar.
Semifinal tersebut dijadwalkan berlangsung di Dallas pada 15 Juli 2026. Jika skenario itu terwujud, maka publik berpeluang melihat Trump hadir langsung sebelum laga final digelar.
“Ada kemungkinan dia pergi ke semifinal, tetapi hanya jika AS melangkah sejauh itu,”
kata salah satu sumber berbicara di Telegraph dikutip pada Rabu, 24 Juni 2026.
Alasan utama di balik absennya Trump ternyata berkaitan dengan padatnya agenda kenegaraan yang sedang ia jalani.
Sumber internal yang dikutip The Telegraph mengungkapkan bahwa fokus Trump saat ini lebih tertuju pada sejumlah agenda kegiatan negara AS.
Presiden sedang disibukkan dengan perayaan 4 Juli di AS. Piala Dunia sama sekali tidak masuk dalam radarnya saat ini. Dia akan menyerahkan trofi di final, tetapi saya rasa kita tidak akan melihatnya sebelum itu,”
jelas sumber itu.
Fokus Perayaan Hari Kemerdekaan AS
Selain memantau perkembangan hubungan internasional termasuk Iran, Trump juga tengah persiapkan sejumlah agenda besar di dalam negeri. Salah satunya adalah peringatan Hari Kemerdekaan AS yang jatuh pada 4 Juli.
Tahun ini menjadi momen istimewa karena bertepatan dengan persiapan perayaan 250 tahun penandatanganan Deklarasi Kemerdekaan AS.
Tak hanya itu, Trump juga disebut punya sejumlah agenda perjalanan internasional yang menyita perhatian dan waktunya dalam beberapa pekan terakhir.
Kepala Satgas Piala Dunia Gedung Putih, Andrew Giuliani, turut beri penjelasan mengenai absennya Trump dari turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Menurut Giuliani, Presiden AS saat ini memang memiliki jadwal yang sangat padat. Namun, ia juga memberi sinyal bahwa kemungkinan kehadiran Trump masih terbuka.
Dia mengatakan demikian, karena sudah mengenal Trump selama 30 tahun.
Dan, dia sudah seperti sosok paman bagi saya, dia menyukai cliffhanger yang bagus, bukan? Dia suka membuat orang terus menonton. Jadi, tetaplah saksikan dan saya bersemangat melihat langkah berikutnya,”
ujar Giuliani.
Meski belum terlihat di stadion selama hampir dua pekan turnamen berlangsung, perhatian terhadap kemungkinan kehadiran Trump di Piala Dunia 2026 masih besar.
Namun, untuk saat ini, publik sepak bola dunia harus bersabar menunggu apakah Trump benar-benar baru akan muncul di final atau justru beri kejutan lebih cepat jika Timnas AS berhasil melaju hingga semifinal.























