Federasi Sepak Bola Indonesia, PSSI menjelaskan saat ini mereka sedang menyusun langkah jangka panjang untuk bisa membawa Timnas Indonesia berlaga di Piala Dunia 2030.
Setelah impian tampil pada edisi 2026 belum terwujud, federasi kini fokus melakukan pembenahan di berbagai sektor demi meningkatkan daya saing skuad Garuda.
Target tersebut sekaligus menjadi respons atas keresahan Presiden RI Prabowo Subianto yang sebelumnya mengungkapkan kekecewaannya karena Indonesia belum mampu menembus putaran final Piala Dunia 2026.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Arya Sinulingga, menjelaskan bahwa peningkatan kualitas kompetisi domestik menjadi fondasi utama dalam membangun Timnas Indonesia yang lebih kompetitif.
Menurutnya, kompetisi yang sehat dan berkualitas akan memberikan lebih banyak pengalaman bertanding kepada para pemain sehingga siap menghadapi persaingan di level internasional.
Ini kan dengan tahapan yang kami buat, memperbaiki liga kita,”
kata Arya di Gedung Kemenpora, Jakarta, Jumat 10 Juli 2026.
Ia menambahkan bahwa meningkatnya kualitas liga akan berdampak langsung terhadap perkembangan para pemain.
Pasti pemain-pemain makin banyak yang punya pengalaman bertanding lebih banyak,”
ujarnya.
Kuota Klub Indonesia di Asia Dinilai Jadi Keuntungan
Selain memperbaiki kompetisi dalam negeri, PSSI juga melihat bertambahnya jatah klub Indonesia di kompetisi antarklub Asia sebagai peluang besar untuk meningkatkan kualitas pemain nasional.
Partisipasi wakil Indonesia di AFC Champions League Two (ACL Two) dan AFC Challenge League (ACGL) diyakini akan memberikan pengalaman internasional yang sangat penting bagi pemain yang nantinya menjadi tulang punggung Timnas Indonesia.
Sekarang kita punya dua jatah. Itu juga akan menambah pengalaman teman-teman klub sebagai sumber utama kita untuk Timnas Indonesia,”
tutur Arya.
Pembinaan Pemain Muda Terus Diperkuat
PSSI juga tetap menaruh perhatian besar terhadap pembinaan pemain usia muda sebagai investasi menuju Piala Dunia 2030.
Arya menilai promosi bek muda Mathew Baker ke Timnas Indonesia senior oleh pelatih John Herdman pada FIFA Matchday Juni 2026 menjadi bukti bahwa proses regenerasi mulai berjalan sesuai rencana.
Menurutnya, kesinambungan pembinaan dari level junior hingga tim nasional senior menjadi salah satu kunci memperkuat skuad Garuda di masa depan.
Kemudian dari sisi pembinaan, teman-teman tahu kami punya pembinaan di U-19, kemudian di U-17, itu juga adalah dorongan untuk penambahan pemain,”
kata Arya.
Dan kita tahu kemarin juga pelatih sudah mendorong bek-bek usia masih muda U-19 sudah masuk ke Timnas Indonesia. Itu adalah bagian dari menambah jumlah pemain,”
lanjutnya.
Prabowo Akui Masih Resah Soal Piala Dunia
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengaku masih memikirkan kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Saat menghadiri peluncuran biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis 9 Juli 2026, Prabowo menegaskan bahwa dirinya belum puas sebelum Indonesia mampu tampil di ajang sepak bola terbesar di dunia.
Yang masih sulit bagi kita adalah masuk Piala Dunia. Itu yang masih saya pikirkan. Jadi, saya terus resah, terus terang saja saya resah,”
ujar Prabowo.
Presiden juga menegaskan bahwa sepak bola memiliki nilai kehormatan bagi sebuah negara.
Sepak bola itu kehormatan. Ya, siapa yang bertanggung jawab? Mana Erick Thohir? Mana Erick Thohir?”
ucap Prabowo yang langsung disambut tawa para tamu undangan.
Dengan pembenahan kompetisi nasional, peningkatan pengalaman klub di level Asia, serta regenerasi pemain muda yang terus berjalan, PSSI berharap Timnas Indonesia memiliki fondasi yang lebih kuat untuk bersaing di level internasional.
Seluruh program tersebut diharapkan menjadi bekal penting agar skuad Garuda mampu mewujudkan target besar, yakni tampil di putaran final Piala Dunia 2030 dan mengakhiri penantian panjang sepak bola Indonesia di panggung dunia.










![Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka (tengah) berbincang dengan perwakilan mahasiswa pengunjuk rasa usai pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin (15/6/2026). [Foto: ANTARA FOTO/Fauzan].](https://www.owrite.id/wp-content/uploads/2026/06/Mahasiswa-temui-Wapres-Gibran-di-Istana-Wapres_Owrite-300x169.webp)








