Gelandang tim nasional Argentina, Enzo Fernandez, resmi mengakhiri perjalanan bersama Chelsea setelah memilih melanjutkan karier di Manchester City pada penutupan bursa transfer musim panas, Rabu 2 September 2026.
Manchester City harus mengeluarkan dana sebesar 125 juta poundsterling atau sekitar Rp2,8 triliun untuk mendapatkan jasa pemain berusia 25 tahun tersebut. Nilai transfer itu sekaligus menjadi rekor baru dalam sejarah transfer sepak bola Inggris.
Kedatangan Fernandez juga membuat total belanja Manchester City pada bursa transfer kali ini mencapai 458 juta poundsterling atau sekitar Rp10,9 triliun.
Angka tersebut melewati rekor pengeluaran Liverpool pada musim sebelumnya. Saat itu, Liverpool menghabiskan sekitar 415 juta poundsterling atau Rp9,9 triliun, termasuk ketika mendatangkan Alexander Isak.
Perjalanan di Chelsea
Keputusan Enzo Fernandez untuk meninggalkan Chelsea dan bergabung dengan Manchester City datang setelah dirinya melewati sejumlah situasi sulit selama berada di Stamford Bridge.
Sebelum transfer tersebut benar-benar terealisasi, Fernandez bahkan menyampaikan surat perpisahan kepada para pendukung Chelsea melalui media sosial.
Dalam pesan tersebut, gelandang Argentina itu mengakui bahwa meninggalkan Chelsea bukan keputusan yang mudah secara emosional.
Aku ingin kalian tahu bahwa ini bukanlah hari-hari yang mudah bagiku,”
tulis Fernandez dalam surat terbuka kepada Chelsea dikutip dari BBC Sport, Rabu 2 September 2026.
Ia juga menyebutkan bahwa dirinya sedang tidak dalam kondisi yang baik.
Menulis ini juga tidak mudah. Sejujurnya, saya sedang tidak dalam kondisi yang baik,”
ungkapnya.
Fernandez mengungkapkan bahwa sejak pertama kali mengenakan seragam Chelsea, dirinya memiliki ambisi besar untuk membawa klub meraih sebanyak mungkin trofi.
Sejak saat saya tiba di Chelsea, saya menjadi terobsesi dengan kemenangan dan membawa klub ini meraih setiap trofi yang pantas didapatkan dalam sejarahnya,”
tambahnya.
Kesuksesan Bersama Chelsea
Selama memperkuat Chelsea, Fernandez merasakan berbagai macam pengalaman. Tidak hanya kemenangan dan perayaan gelar, tetapi juga periode sulit yang menguras emosi.
Hal tersebut turut disampaikan Fernandez dalam surat perpisahannya kepada klub London tersebut.
Kami menderita, kami menangis, saya sering marah, tetapi kami juga merayakan gelar dan kemenangan yang tak terlupakan. Bersama, melalui masa-masa indah dan masa-masa sulit,”
ungkapnya.
Kini, Fernandez harus membuka lembaran baru bersama Manchester City. Kepindahannya juga mempertemukannya kembali dengan Enzo Maresca yang sebelumnya pernah bekerja sama dengannya.
Reuni dengan Enzo
Setelah resmi diperkenalkan sebagai pemain Manchester City, Enzo Fernandez langsung berbicara mengenai ambisinya bersama klub barunya.
Ia menegaskan kesiapannya memberikan kontribusi maksimal dan membantu Manchester City mempertahankan tradisi meraih trofi. Fernandez juga menilai Manchester City memiliki kualitas luar biasa di hampir seluruh sektor.
Saya sangat senang berada di sini, dan saya siap menghadapi tantangan untuk membantu City terus memenangkan trofi. Ini adalah klub yang dibangun untuk meraih kesuksesan,”
tegas gelandang asal Argentina itu.
Menurutnya, keberadaan pemain-pemain berkualitas di Manchester City menjadi kesempatan baginya untuk terus berkembang sebagai pesepak bola.
Jika Anda melihat seluruh skuad, City memiliki kualitas di setiap area. Saya ingin belajar dari rekan-rekan setim baru saya dan menjadi pemain yang lebih baik,”
ucap Enzo.
Fernandez memastikan kepindahannya ke Manchester City tidak akan mengubah etos kerja yang selama ini ditunjukkannya di lapangan.
Ia berjanji akan memberikan seluruh kemampuannya untuk membantu The Citizens mengejar target pada musim ini.
Saya memberikan segalanya dan saya bisa berjanji kepada Manchester City bahwa itu akan berlanjut sekarang setelah saya berada di sini,”
tambah pemain Argentina tersebut.




















