Arema FC mengawali kiprah Super League 2026/2027 dengan hasil impresif. Bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat sore, 4 September 2026, Singo Edan sukses menghancurkan Isenmulang Kalteng FC dengan skor 4-0.
Kemenangan tersebut sudah mulai terlihat sejak menit-menit awal. Arema FC tampil agresif dan mampu menciptakan sejumlah peluang untuk menekan pertahanan tim tamu.
Arema FC hanya membutuhkan enam menit untuk mencetak gol pertama. Alfarizi menjadi pemain yang membawa Singo Edan unggul 1-0. Bek kiri Arema tersebut memanfaatkan umpan dari Gabriel Silva untuk membangun serangan dari sisi lapangan.
Setelah melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti, Alfarizi menerima sodoran Gabriel Silva. Ia kemudian melepaskan tembakan menggunakan kaki kanan.
Bola melambung dan melaju deras menuju gawang Isenmulang. Kiper Jefri Wibowo tidak mampu menghentikan tembakan tersebut sehingga Arema FC unggul lebih dahulu.
Tekanan Arema FC berlanjut. Hanya delapan menit setelah gol pembuka, tuan rumah berhasil menggandakan keunggulan. Kali ini giliran bek tengah asal Brasil, Diego Landis, yang mencatatkan namanya di papan skor.
Gol tersebut lahir melalui skema sepak pojok. Gustavo Franca bertugas mengeksekusi bola mati dan mengarahkannya ke tiang dekat. Diego Landis menyambut umpan tersebut dengan tandukan keras yang tidak mampu dihentikan Jefri Wibowo.
Skor pun berubah menjadi 2-0 untuk keunggulan Arema FC.
Isenmulang Kesulitan
Tertinggal dua gol membuat Isenmulang Kalteng FC berusaha meningkatkan intensitas serangan. Makan Konate dan rekan-rekan mencoba mencari celah di pertahanan Arema FC. Namun, upaya tersebut belum mampu menghasilkan ancaman serius ke gawang tuan rumah.
Justru Arema FC kembali memberikan tekanan menjelang babak pertama berakhir. Pada masa tambahan waktu, Singo Edan berhasil mencetak gol ketiga melalui Marcos Vinicius.
Gol ketiga Arema FC kembali berasal dari sepak pojok Gustavo Franca. Bola yang dikirim Franca disambut Alfarizi dengan sundulan dan diarahkan ke tiang jauh.
Marcos Vinicius kemudian berada di posisi yang tepat untuk menyambar bola hasil sundulan tersebut. Ia dengan mudah melakukan sontekan yang membuat gawang Isenmulang kembali bergetar. Arema FC pun menutup babak pertama dengan keunggulan tiga gol tanpa balas.
Memasuki babak kedua, Arema FC tetap mempertahankan permainan agresif. Diego Landis kembali hampir mencetak gol pada menit ke-53. Bek tengah tersebut melepaskan sundulan dari area tiang jauh yang mengarah ke gawang.
Namun, kali ini Jefri Wibowo tampil sigap. Penjaga gawang Isenmulang tersebut berhasil menggagalkan peluang Landis. Alfarizi yang sudah mencetak satu gol juga kembali mendapatkan kesempatan untuk menambah koleksi golnya.
Pada menit ke-78, ia memperoleh peluang melalui sundulan dari jarak dekat. Sayangnya bagi Arema, bola hasil sundulannya masih melayang tipis di atas mistar gawang Isenmulang. Singo Edan akhirnya mendapatkan gol keempat beberapa menit kemudian
Mauro Zijlstra Lengkapi Pesta Gol
Menit ke-85, Arema FC berhasil memperlebar keunggulan menjadi 4-0. Kemelut terjadi di depan gawang Isenmulang. Dalam situasi tersebut, Mauro Zijlstra mampu memanfaatkan dengan baik untuk mencetak gol keempat Arema FC.
Keunggulan empat gol membuat posisi Singo Edan semakin nyaman hingga pertandingan memasuki menit-menit akhir. Isenmulang sebenarnya sempat mencetak gol hiburan pada menit ke-88.
Vinicius Baiano berhasil memasukkan bola ke gawang Arema FC. Namun, selebrasi tim tamu tidak berlangsung lama. Wasit menganulir gol tersebut karena Vinicius Baiano telah berada dalam posisi offside sebelum gol terjadi.
Tidak ada gol tambahan setelah itu. Hingga peluit panjang dibunyikan, Arema FC tetap unggul 4-0 atas Isenmulang Kalteng FC. Hasil tersebut menjadi awal yang sangat positif bagi Singo Edan dalam perjalanan mereka di Super League 2026/2027.
Susunan Pemain
Arema FC: Muhammad Adi Satryo; Walisson Maia, Diego Landis, Johan Alfarizi, Achmad Maulana Syarif, Betinho, Alfeandra Dewangga, Careca, Gustavo Franca, Gabriel Silva, Marcos Vinicius.
Isenmulang Kalteng FC: Jefri Wibowo; Ardi Ramdani , Douglas Cruz, Galuh Aryanata, Gufroni Al Ma’ruf, Leo Lelis, Brayen Pondaag, Makan Konate, Modou Manneh, Sergio Mendonca, Vinícius Baiano.























