Lewati ke konten

OWRITE | Berita Terkini di Indonesia dan Belahan Dunia

Your Reading Dose, Right Here

Politik

Bukan MBG, Rocky Gerung Bongkar Biang Elektabilitas Prabowo Merosot

Hasil temuan survei terbaru SMRC menunjukkan elektabilitas Presiden RI Prabowo Subianto merosot. Rocky Gerung merespons.

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo.
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). DPR menggelar rapat paripurna dengan agenda antara lain penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal oleh Presiden Prabowo. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/app/kye)

Pengamat politik Rocky Gerung angkat bicara perihal hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang menunjukkan elektabilitas Presiden RI Prabowo Subianto merosot.

Menurut Rocky, merosotnya elektabilitas Prabowo bukan dipicu polemik program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tapi, melainkan karena dinilai masih tersandera perjanjian politik dengan partai-partai pendukungnya.

(Faktor utama yang menyebabkan elektabilitas Presiden Prabowo menurun?) Tersandera perjanjian politik dengan partai-partai pendukung,”

kata Rocky kepada Owrite, Senin, 3 Agustus 2026.

Adapun, survei SMRC mencatat elektabilitas Prabowo mengalami penurunan dibandingkan hasil survei sebelumnya. Temuan itu memicu berbagai spekulasi mengenai penyebab melemahnya dukungan publik terhadap Presiden, termasuk dugaan bahwa sejumlah program unggulan pemerintah menjadi faktor yang memengaruhi persepsi masyarakat.

Iklan

Namun, Rocky memiliki pandangan berbeda. Ia menilai akar persoalan justru berada pada dinamika politik yang membatasi ruang gerak Presiden.

Rocky membantah anggapan bahwa polemik pelaksanaan program MBG jadi penyebab turunnya elektabilitas Prabowo.

Tidak (MBG),”

ujarnya.

Menurut Rocky, program Koperasi Desa Merah Putih juga bukan faktor yang berkontribusi terhadap penurunan elektabilitas Presiden.

Tidak (Kopdes),”

tutur Rocky.

Sebelumnya, hasil survei dari lembaga SMRC mencatat penurunan elektabilitas Presiden Prabowo yang tergolong signifikan dalam sembilan bulan terakhir.

Penurunan itu erat kaitannya dengan penurunan tingkat kepuasan publik (approval rating) terhadap kinerja pemerintah pusat.

Data SMRC menunjukkan angka kepuasan publik atas kinerja Prabowo merosot dari 81,2% pada survei November 2025 menjadi 51,1% pada Juli 2026.

Penurunan elektabilitas Prabowo berhubungan langsung dengan persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi, dinamika politik, penegakan hukum, serta pelaksanaan program-program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Mandiri Pangan (KDMP) yang dinilai publik memburuk,”

kata Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, belum lama ini.

Iklan

Topik terkait

Penulis dan penyunting

  • Reporter

    Rika Pangesti adalah reporter di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu megapolitan dan berita nasional. Berlatar pendidikan Magister Ilmu

  • Asisten Redaktur

    Hardani Triyoga adalah jurnalis di OWRITE yang berfokus pada peliputan isu nasional, politik, peristiwa, dan dinamika perkotaan.